MANILA | AnalisasiberNews.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan peran strategisnya di tingkat internasional dalam Konferensi ASEANAPOL ke-44 yang berlangsung di Manila Marriott Hotel, Filipina, Kamis (23/7/2026). Pada hari kedua pelaksanaan konferensi, delegasi Polri berhasil mencatatkan sejumlah capaian penting, mulai dari penguatan kerja sama penegakan hukum lintas negara hingga kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi ASEANAPOL ke-45 Tahun 2027.
Delegasi Polri dipimpin oleh Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil., didampingi Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri Irjen Pol. Amur Chandra Juli Buana. Kehadiran delegasi Indonesia dalam forum tersebut menegaskan komitmen Polri dalam memperkuat kerja sama internasional guna menghadapi berbagai tantangan keamanan yang terus berkembang.
Dalam sidang pleno pembukaan, delegasi Indonesia memperoleh kepercayaan sebagai Vice Chairperson Konferensi ASEANAPOL ke-44. Penunjukan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas peran aktif Polri dalam memperkuat sinergi antar-kepolisian negara anggota ASEAN dalam menjaga stabilitas keamanan kawasan.
Pada kesempatan yang sama, Polri juga secara resmi menyampaikan kesiapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Konferensi ASEANAPOL ke-45 pada tahun 2027. Kepercayaan tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu aktor penting dalam kerja sama kepolisian regional.
Konferensi ASEANAPOL merupakan forum tahunan yang mempertemukan pimpinan kepolisian dari negara-negara anggota ASEAN untuk membahas berbagai isu keamanan lintas negara, memperkuat koordinasi operasional, serta meningkatkan efektivitas penegakan hukum melalui kerja sama yang lebih erat.
Dalam forum tersebut, para peserta menyepakati sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan kolaborasi operasional, antara lain melalui pertukaran informasi dan intelijen, pelaksanaan investigasi bersama, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan koordinasi dalam menghadapi berbagai bentuk kejahatan transnasional.
Fokus kerja sama diarahkan pada penanganan berbagai ancaman yang semakin kompleks, seperti kejahatan siber, penyalahgunaan narkotika, perdagangan orang (human trafficking), tindak pidana berbasis teknologi, hingga berbagai bentuk kejahatan lintas batas yang memanfaatkan perkembangan teknologi digital.
Di sela-sela agenda utama konferensi, delegasi Polri juga melaksanakan sejumlah pertemuan bilateral strategis dengan Australian Federal Police (AFP) dan Hong Kong Police Force (HKPF). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kerja sama sekaligus membahas berbagai tantangan penegakan hukum yang dihadapi secara bersama.
Dalam pertemuan bilateral tersebut, kedua belah pihak berkomitmen meningkatkan kolaborasi dalam penanggulangan penipuan daring (online scam), penyalahgunaan aset kripto (cryptocurrency), serta berbagai bentuk kejahatan siber yang kini semakin berkembang dan melibatkan jaringan lintas negara.
Selain memperkuat pertukaran informasi dan intelijen, kerja sama tersebut juga mencakup peningkatan kapasitas personel melalui pelatihan bersama, berbagi pengalaman, serta pengembangan kemampuan investigasi digital guna menghadapi tantangan kejahatan modern.
Keikutsertaan aktif Polri dalam Konferensi ASEANAPOL ke-44 mencerminkan komitmen institusi untuk terus memperluas jaringan kerja sama internasional dalam rangka menjaga keamanan kawasan, memperkuat penegakan hukum, serta meningkatkan kemampuan menghadapi dinamika ancaman global.
Melalui sinergi dengan berbagai lembaga kepolisian dunia, Polri berharap mampu meningkatkan efektivitas penanganan kejahatan transnasional sekaligus memberikan perlindungan yang lebih optimal kepada masyarakat. Langkah tersebut juga sejalan dengan transformasi Polri menuju institusi yang semakin profesional, modern, transparan, dan dipercaya masyarakat.
Dengan berbagai capaian yang diraih di Manila, Polri semakin menegaskan posisinya sebagai mitra strategis dalam kerja sama kepolisian internasional sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas keamanan kawasan ASEAN dan menghadapi berbagai tantangan keamanan global di masa depan.
Sumber: Divisi Hubungan Internasional Polri.
Penulis: Wid.

