

PANGANDARAN – AnalisaSiberNews.com – 1 September 2026 — Sebuah video pendek yang beredar luas di media sosial menyoroti dua isu yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat luas: peristiwa jembatan yang baru saja diresmikan langsung ambruk, serta keresahan soal biaya balik nama tanah warisan yang sering disebut masyarakat sebagai “pajak warisan penjajah”. Video tersebut telah ditonton lebih dari 130 ribu kali dan memicu ribuan tanggapan dari warganet.
Peristiwa jembatan yang baru diresmikan lalu langsung ambruk mengingatkan pada kejadian di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Minggu, 30 Agustus 2026. Jembatan Gantung Pongpet “Merah Putih” yang dibangun melalui program padat karya itu runtuh tak lama setelah diresmikan, saat dilintasi oleh puluhan warga secara bersamaan.
Keterangan di lapangan menunjukkan jembatan tersebut dirancang untuk menopang beban maksimal sekitar 2 ton, namun saat itu dilintasi oleh sekitar 40 hingga 50 orang sekaligus — jauh melebihi kapasitas yang direncanakan. Akibatnya, tali penahan jembatan terlepas dan struktur ambruk. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini memicu kekhawatiran masyarakat terhadap kualitas dan pengawasan pembangunan infrastruktur.
Dandim Pangandaran telah meminta maaf atas kejadian tersebut dan berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh proses pembangunan jembatan di wilayahnya ke depannya.

Sementara itu, istilah “pajak warisan penjajah” yang juga muncul dalam video mencerminkan keresahan masyarakat terhadap biaya yang harus dibayar saat mengurus balik nama sertifikat tanah warisan. Perlu diluruskan bahwa Indonesia tidak mengenal pajak warisan secara khusus. Yang berlaku adalah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), yaitu pajak daerah yang dipungut saat terjadi peralihan hak atas tanah.
Tarif BPHTB ditetapkan maksimal 5 persen dari nilai tanah, namun ada pengecualian dan keringanan, khususnya untuk ahli waris dalam garis keturunan lurus seperti anak dan orang tua, dengan nilai tidak kena pajak minimal Rp300 juta. Meskipun demikian, banyak masyarakat merasa biaya yang dibebani tetap memberatkan, sehingga muncul harapan akan adanya kebijakan yang lebih meringankan bagi warga yang mengurus tanah warisan keluarga.
Kedua isu yang muncul dalam video tersebut — kualitas infrastruktur dan biaya perizinan tanah — menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya soal membangun fisik, tetapi juga memastikan mutu, keamanan, serta keadilan birokrasi yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Harapan publik sederhana: setiap infrastruktur yang dibangun harus aman dan tahan lama, serta biaya-biaya administratif yang dikenakan kepada masyarakat harus transparan, wajar, dan tidak memberatkan.
Jurnalis: Ajunaedi AnalisaSiberNews.com.

ANALISASIBERNEWS.COM • Portal Berita Online (Media Siber)

Portal Berita Online (Media Siber)
Cepat • Akurat • Berimbang • Independen • Profesional • Terpercaya
PT. ANALISASIBER MEDIA NUSANTARA
Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia
AHU-0023456.AH.01.01.Tahun 2026
KBLI 63122
Portal Web dan Platform Digital
KBLI 73100
Periklanan
Seluruh wartawan AnalisasiberNews.com merupakan bagian dari struktur redaksi PT. Analisasiber Media Nusantara dan menjalankan tugas jurnalistik berdasarkan ketentuan perusahaan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Jl. Raya Rancalabuh, Kampung Gabusan RT 014/RW 003, Desa Rancalabuh, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Banten 15530.
AnalisasiberNews.com • Media Online • Informasi Publik • Jurnalistik Profesional

Media AnalisasiberNews.com membuka kesempatan kerja sama publikasi bagi instansi, perusahaan, organisasi, UMKM, komunitas, dan masyarakat umum.
Jangkau pembaca melalui berbagai pilihan layanan iklan, advertorial, liputan, dan kerja sama media yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.
Promosikan produk, jasa, program, kegiatan, perusahaan, maupun instansi melalui banner pada area strategis website.
Publikasi artikel untuk memperkenalkan profil, produk, jasa, program, kegiatan, maupun informasi perusahaan kepada pembaca.
Layanan peliputan kegiatan dan publikasi melalui Media AnalisasiberNews.com sesuai kebutuhan mitra.
Perluas jangkauan informasi melalui kanal media sosial resmi Media AnalisasiberNews.com.
Paket kerja sama dapat disusun secara fleksibel berdasarkan kebutuhan publikasi dan promosi mitra.
Kami terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama publikasi yang profesional, transparan, dan saling menguntungkan.
Untuk mendapatkan informasi mengenai harga, ukuran banner, posisi iklan, durasi tayang, paket advertorial, liputan, dan kerja sama media.
✉ HUBUNGI REDAKSISetiap materi iklan dan publikasi akan melalui proses pemeriksaan sesuai ketentuan dan kebijakan redaksi. Materi yang bertentangan dengan hukum, etika jurnalistik, atau kebijakan media dapat ditolak.

Tidak ada komentar