PEKALONGAN, JAWA TENGAH,| AnalisasiberNews.com — Kondisi aliran sungai di sekitar wilayah Tegalrejo, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, menjadi perhatian warga. Sebagian badan sungai terlihat dipenuhi tanaman enceng gondok yang tumbuh cukup lebat hingga menutupi permukaan air.

Dari kejauhan, permukaan sungai tampak berubah menjadi hijau pekat akibat hamparan enceng gondok yang semakin meluas. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menghambat kelancaran aliran air apabila tidak segera mendapatkan penanganan.
Keberadaan enceng gondok yang memenuhi sebagian badan sungai bukan hanya menyangkut persoalan estetika lingkungan. Warga mengkhawatirkan pertumbuhan tanaman tersebut dapat menyebabkan penyempitan jalur aliran air dan berpotensi menimbulkan penyumbatan, terutama ketika debit air meningkat.
Warga Khawatir Aliran Sungai Tidak Lancar
Bagi masyarakat Tegalrejo, kondisi sungai tersebut menjadi persoalan yang perlu mendapatkan perhatian. Sungai dan saluran air merupakan bagian penting dari sistem lingkungan permukiman, sehingga kebersihan dan kelancaran alirannya perlu dijaga bersama.
Warga menyebut keberadaan enceng gondok yang semakin meluas mulai mengganggu kondisi lingkungan sekitar. Apabila pertumbuhan tanaman tersebut tidak dikendalikan, dikhawatirkan dapat memperburuk kualitas lingkungan serta menciptakan kondisi yang kurang sehat.
Selain itu, tumpukan tanaman air yang terlalu padat juga dikhawatirkan dapat menghambat sirkulasi air dan memperlambat aliran sungai.
Air Mulai Menggenang dan Mengeluarkan Bau
Kekhawatiran warga semakin bertambah karena di sejumlah titik terlihat kondisi air yang cenderung menggenang. Bahkan, pada beberapa bagian, air tampak lebih gelap dan disebut mengeluarkan bau yang kurang sedap.
Kondisi tersebut menjadi perhatian masyarakat karena genangan air dan lingkungan sungai yang tidak terawat berpotensi menimbulkan berbagai persoalan lingkungan apabila dibiarkan dalam waktu lama.
Warga berharap persoalan tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait, terutama Pemerintah Kota Pekalongan dan dinas yang membidangi lingkungan hidup serta pengelolaan sumber daya air.
Warga Berharap Ada Penanganan Serius
Di tengah kondisi tersebut, masyarakat Tegalrejo tetap menunjukkan ketabahan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Namun, mereka berharap persoalan lingkungan yang terjadi di sekitar sungai tidak dianggap sebagai masalah kecil.
Menurut kekhawatiran warga, persoalan enceng gondok bukan semata-mata mengenai keberadaan tumbuhan liar. Pertumbuhan yang semakin meluas dinilai perlu diantisipasi karena dikhawatirkan dapat mengganggu aliran sungai.
Warga juga berharap pemerintah melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi sungai, termasuk melihat tingkat pertumbuhan enceng gondok, kondisi kualitas air, serta kapasitas aliran sungai.
Langkah pembersihan dan pemeliharaan secara berkala dinilai penting agar fungsi sungai tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Antisipasi Sebelum Terjadi Masalah Lebih Besar
Masyarakat berharap penanganan dapat dilakukan secara preventif sebelum kondisi semakin parah, khususnya ketika memasuki periode dengan curah hujan tinggi.
Apabila aliran sungai tersumbat atau kapasitas alirannya berkurang, warga khawatir air tidak dapat mengalir dengan optimal sehingga berpotensi meningkatkan risiko genangan di lingkungan sekitar.
Karena itu, warga meminta pemerintah dan instansi terkait tidak hanya melakukan pembersihan ketika kondisi sudah parah, tetapi juga melakukan pemantauan dan pemeliharaan sungai secara berkala.
Masyarakat Tegalrejo berharap perhatian pemerintah dapat segera diwujudkan melalui langkah konkret demi menjaga kebersihan lingkungan, kelancaran aliran sungai, serta mengantisipasi potensi genangan yang dapat mengganggu aktivitas warga.
Penulis: Ujang Haris
AnalisasiberNews.com
Tidak ada komentar