

Deliserdang |AnalisaSiberNews.com — Momentum awal untuk membangun kesadaran generasi muda dalam mengelola keuangan sejak dini diwujudkan melalui kegiatan Gebyar Hari Indonesia Menabung yang digelar di SMP Negeri 1 Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman para pelajar mengenai pentingnya kebiasaan menabung, literasi keuangan, serta akses terhadap layanan keuangan yang aman dan bermanfaat.

Gebyar Hari Indonesia Menabung di SMPN 1 Tanjung Morawa dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan. Di antaranya Asisten II Bidang Pemerintahan, Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Deliserdang, Drs. Hendra Wijaya, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang, Samsuar Sinaga, Kepala OJK Sumatera Utara, Yopi Iskandar, serta Kepala Bagian Sekretariat Daerah Kabupaten Deliserdang, Drs. Shahlan.
Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan dukungan terhadap upaya membangun budaya menabung di lingkungan pendidikan. Para siswa tidak hanya didorong untuk menyisihkan uang, tetapi juga diberikan pemahaman bahwa kemampuan mengelola keuangan merupakan bekal penting dalam merencanakan masa depan.
Kepala SMPN 1 Tanjung Morawa, Bambang Suarsono, dalam sambutannya menegaskan bahwa kebiasaan menabung perlu ditanamkan kepada setiap siswa sejak usia dini.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan proses belajar mengajar di dalam kelas. Sekolah juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan siswa dalam mengambil keputusan yang baik, termasuk dalam mengelola keuangan pribadi.

“Kebiasaan menabung perlu ditanamkan sejak dini kepada setiap siswa dan siswi. Dengan membiasakan diri menyisihkan uang, anak-anak dapat belajar disiplin, bertanggung jawab, dan mempersiapkan kebutuhan masa depan,” ujar Bambang Suarsono.
Ia menjelaskan, peringatan Hari Indonesia Menabung merupakan momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya literasi dan inklusi keuangan.
Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diharapkan dapat memahami cara mengelola uang secara lebih bijak. Kebiasaan sederhana seperti menyisihkan sebagian uang saku dinilai dapat menjadi langkah awal dalam membangun pola pikir keuangan yang sehat.
Di tengah perkembangan zaman dan semakin mudahnya masyarakat mengakses berbagai produk serta layanan keuangan, kemampuan memahami pengelolaan keuangan menjadi semakin penting.
Para siswa sebagai generasi penerus perlu diberikan pemahaman sejak dini mengenai perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, pentingnya menyusun prioritas, serta manfaat menyimpan uang secara aman.
Bambang Suarsono menyampaikan bahwa kegiatan Gebyar Hari Indonesia Menabung menjadi sarana edukasi yang bermanfaat bagi para siswa.
Menurutnya, budaya menabung bukan sekadar menyimpan uang dalam jumlah besar. Yang lebih utama adalah membangun kebiasaan secara konsisten.
“Dari kebiasaan kecil, jika dilakukan terus-menerus, akan membentuk karakter disiplin. Anak-anak perlu memahami bahwa masa depan dapat dipersiapkan mulai dari langkah sederhana yang dilakukan hari ini,” ungkapnya.
Literasi keuangan di lingkungan sekolah juga diharapkan dapat membantu siswa menjadi lebih bijaksana dalam menggunakan uang dan memahami pentingnya perencanaan.
Dalam sambutannya, Bambang Suarsono juga menyinggung dasar kebijakan yang mendukung gerakan menabung di Indonesia.
Peringatan Hari Indonesia Menabung menjadi bagian dari upaya mendorong budaya menabung di tengah masyarakat. Selain itu, program edukasi dan percepatan kepemilikan rekening bagi pelajar menjadi salah satu langkah dalam memperluas akses layanan keuangan kepada generasi muda.
Kebijakan tersebut diharapkan dapat mendorong para siswa untuk mengenal sistem keuangan formal sejak usia sekolah.
Program kepemilikan rekening bagi pelajar juga memiliki tujuan yang lebih luas, yakni membangun kebiasaan menyimpan uang secara aman serta meningkatkan pemahaman terhadap layanan perbankan dan keuangan.
Bagi dunia pendidikan, program tersebut menjadi peluang untuk mengintegrasikan pendidikan karakter dengan literasi keuangan.
Kehadiran unsur Pemerintah Kabupaten Deliserdang, Dinas Pendidikan, dan Otoritas Jasa Keuangan Sumatera Utara memberikan semangat tersendiri bagi keluarga besar SMPN 1 Tanjung Morawa.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan lembaga pengawas sektor jasa keuangan dinilai penting untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai literasi keuangan.
Para siswa menjadi salah satu kelompok yang strategis untuk mendapatkan edukasi tersebut. Sebab, kebiasaan yang dibangun pada masa sekolah dapat memberikan pengaruh terhadap pola kehidupan mereka pada masa mendatang.
Melalui kegiatan seperti Gebyar Hari Indonesia Menabung, siswa diharapkan tidak hanya mengenal istilah menabung, tetapi memahami tujuan dan manfaatnya.
Menabung dapat membantu seseorang mempersiapkan kebutuhan pendidikan, menghadapi kebutuhan mendesak, serta merencanakan berbagai tujuan pada masa depan.
Suasana kegiatan semakin bermakna pada akhir acara. Sejumlah siswa dan siswi berprestasi mendapatkan penghargaan yang diserahkan secara simbolis.
Penyerahan penghargaan dilakukan oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Deliserdang bersama jajaran Dinas Pendidikan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang telah diraih para peserta didik.
Pemberian penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan semangat belajar dan mengembangkan kemampuan di berbagai bidang.
Prestasi, disiplin, dan kemampuan mengelola masa depan merupakan nilai-nilai yang saling berkaitan. Seorang pelajar yang memiliki semangat belajar dan kemampuan merencanakan masa depannya diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang mandiri dan bertanggung jawab.
Kegiatan Gebyar Hari Indonesia Menabung di SMPN 1 Tanjung Morawa menjadi pengingat bahwa membangun masa depan tidak selalu harus dimulai dengan langkah besar.
Kebiasaan sederhana, seperti menyisihkan sebagian uang secara rutin, dapat menjadi awal dari pembentukan karakter yang lebih disiplin dan bertanggung jawab.
Dengan dukungan sekolah, orang tua, pemerintah, serta lembaga terkait, pendidikan literasi keuangan diharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak pelajar.
SMPN 1 Tanjung Morawa melalui kegiatan tersebut turut mengambil bagian dalam membangun kesadaran generasi muda agar lebih siap menghadapi masa depan.
Momentum Hari Indonesia Menabung bukan hanya sebuah kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ajakan untuk membangun budaya positif di kalangan pelajar.
Menabung hari ini merupakan salah satu langkah kecil untuk merencanakan hari esok yang lebih baik.
Dari Deliserdang, Sumatera Utara
AnalisaSiberNews.com
Paulus Limbong melaporkan.


Tidak ada komentar