BANDUNG JAWA BARAT + AnalisaSiberNews.com – Kamis, 27 Agustus 2026 — Dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, SDN Neglasari 01 menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung penuh khidmat dan penuh kehangatan di lingkungan sekolah, Kamis. Acara dihadiri seluruh siswa-siswi, para guru, serta orang tua wali murid.
Mengusung konsep ceramah yang unik dan dekat dengan dunia anak-anak, sekolah menghadirkan tokoh agama Al Mukarom Ustadz Ginanjar Dede Amung Sutarya. Beliau menyampaikan materi dengan gaya penyampaian khas tokoh pewayangan Kang Cepot — putra pertama Semar Badranaya — yang lucu, jenaka, namun sarat makna, sehingga pesan-pesan kebaikan mudah diterima dan dipahami oleh para siswa.
Dalam penyampaiannya, Ustadz Ginanjar menyampaikan inti sari kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat bagi seluruh alam. Beliau menanamkan empat sifat utama Rasulullah SAW yang patut diteladani setiap muslim, yaitu:
– Siddiq (Jujur) — selalu berkata benar dalam segala hal
– Amanah (Dapat Dipercaya) — menjaga titipan dan kepercayaan orang lain
– Tabligh (Menyampaikan) — menyebarkan kebaikan dan ilmu kepada sesama
– Fathonah (Cerdas) — memiliki akal yang cerdas dan bijaksana dalam bertindak
“Kang Cepot mengajarkan, walaupun kita sederhana, asal jujur, amanah, menyampaikan kebaikan, dan cerdas, maka kita akan dicintai semua orang — persis seperti sifat Nabi kita Muhammad SAW,” ujarnya disambut tawa dan antusiasme para siswa.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Neglasari 01, Agus Cucun, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar tradisi, melainkan momen untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah sejak usia dini.
“Kami berharap, melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya mengenal kisah Nabi, tetapi menanamkan sifat Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah dalam keseharian mereka — di rumah, di sekolah, maupun di masyarakat. Semoga kelak mereka tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, cerdas, dan bermanfaat bagi nusa bangsa,” tegas Agus Cucun.
Acara berlangsung dengan penuh keakraban, ditutup dengan doa bersama dan harapan agar semangat kasih sayang serta keteladanan Nabi Muhammad SAW senantiasa tumbuh di hati seluruh warga sekolah.
Ajunaedi
Tidak ada komentar