Ketua Fraksi DPRD Kabupaten Bandung H.Asep Ikhsan S.E.,S.Pd.,M.M.,Tokoh Pendidikan Juga Pendiri YPPGMI Wirakarya dan STIKINDO Wirautama Ciparay.
KABUPATEN BANDUNG JAWA BARAT – AnalisaSiberNews.com — Kamis,20 Agustus 2026 – Di tengah gejolak ekonomi global dan nasional yang dirasakan semakin berat oleh masyarakat, khususnya di Kabupaten Bandung, perhatian terhadap kualitas sumber daya manusia menjadi semakin mendesak dan strategis. Sosok tokoh pendidikan sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Bandung, H. Asep Ikhsan, S.E., S.Pd., M.M., tampil menegaskan bahwa pendidikan yang berkualitas dan penguatan keterampilan masyarakat adalah tameng paling kokoh untuk melewati masa sulit ini.
Dikenal luas sebagai figur yang menyatukan dunia pendidikan dan pengabdian di lembaga legislatif, H. Asep Ikhsan adalah pendiri Yayasan Pendidikan Pembangunan Generasi Muda Indonesia (YPPGMI) Wirakarya Ciparay, sebuah lembaga yang berfokus pada pengembangan pendidikan karakter dan kecerdasan bagi generasi muda di wilayah Ciparay dan sekitarnya. Tak hanya itu, ia juga merupakan pendiri Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia (STKINDO) Wirautama Ciparay, perguruan tinggi yang berkomitmen mencetak tenaga-tenaga kesehatan yang tidak hanya berkompeten secara akademis, tetapi juga beretika luhur dan siap mengabdi bagi masyarakat luas.
Di ranah kenegaraan, H. Asep Ikhsan dipercaya menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPRD Kabupaten Bandung, sekaligus anggota Komisi D yang membidangi urusan pendidikan, pemuda, olahraga, dan pariwisata, mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) 6. Posisi ini membuatnya memiliki pemahaman yang menyeluruh tentang hubungan erat antara kebijakan publik, kemajuan pendidikan, dan kesejahteraan rakyat.
Menanggapi tekanan ekonomi yang saat ini dirasakan masyarakat, mulai dari naiknya harga kebutuhan pokok, tergerusnya daya beli, hingga semakin ketatnya persaingan di dunia kerja, H. Asep Ikhsan menyampaikan pandangan mendalamnya:
“Kita harus jujur dan terbuka: kondisi ekonomi saat ini memang tidak mudah. Banyak masyarakat merasa berat, biaya hidup terus meningkat, sementara kesempatan kerja belum sepenuhnya memadai. Namun, di masa sulit seperti inilah kita tidak boleh kehilangan arah atau sekadar menunggu bantuan semata. Kita harus memperkuat fondasi dari dalam diri kita sendiri, yaitu pendidikan dan keterampilan. Orang yang berilmu, berkarakter, dan memiliki keahlian yang dibutuhkan masyarakat tidak akan mudah tergoyahkan oleh gejolak ekonomi. Itulah sebabnya kami membangun YPPGMI dan STKINDO — bukan sekadar memberi gelar, melainkan membekali anak-anak kita dengan kemampuan untuk mandiri, menciptakan peluang, dan menjadi solusi bagi lingkungannya sendiri. Jika SDM kita kuat, kita bisa bangkit dari krisis ini dengan kekuatan sendiri, bukan bergantung pada keadaan. Krisis ini harus dijadikan momentum untuk semakin bersemangat belajar dan berkarya, bukan menyerah.”
H. Asep Ikhsan menambahkan, bidang kesehatan adalah salah satu sektor yang senantiasa dibutuhkan di segala kondisi ekonomi. Oleh karena itu, mencetak tenaga kesehatan yang andal dan berakhlak melalui STKINDO Wirautama sekaligus memperkuat fondasi pendidikan umum lewat YPPGMI Wirakarya menjadi langkah nyata untuk menjawab tantangan masa depan.
Sebagai wakil rakyat, ia juga bertekad terus mendorong kebijakan pemerintah daerah yang berpihak pada perluasan akses pendidikan berkualitas, peningkatan keterampilan kerja, dan penguatan pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bandung. Sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat, menurutnya, adalah kunci agar dampak krisis ekonomi dapat diredam sejak dari tingkat paling bawah.
Dengan kepemimpinan yang menyatukan visi pendidikan, kesehatan, dan kepedulian terhadap kondisi ekonomi rakyat, H. Asep Ikhsan berharap langkah yang telah dirintis ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta membangun Kabupaten Bandung yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga kokoh dalam moral dan mandiri dalam kualitas sumber daya manusianya.
Jurnalis: Ajunaedi..AnalisaSiberNews.com
Tidak ada komentar