Kabupaten Tangerang,| AnalisasiberNews.com – Proyek Perbaikan Saluran Air (Turap) di Jalan RW 031, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, dengan nilai anggaran Rp119.580.000 dari APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026, mendapat perhatian terkait pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Proyek yang dikerjakan oleh PT Safaa Mandiri Konstruksi dengan masa pelaksanaan 21 hari kalender tersebut menjadi sorotan setelah ditemukan penggunaan material semen dengan merek berbeda, yakni Semen Tiga Roda dan Semen Jempolan.
Perbedaan merek material tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaian bahan yang digunakan dengan spesifikasi teknis dan dokumen kontrak pekerjaan. Untuk memastikan hal tersebut, diperlukan pemeriksaan teknis dari pihak yang berwenang, termasuk pengecekan dokumen spesifikasi, material, serta kualitas hasil pekerjaan.

Selain persoalan material, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lokasi pekerjaan juga menjadi perhatian. Saat awak media melakukan pemantauan di lokasi pada Sabtu (18/07/2026), sejumlah pekerja terlihat belum menggunakan perlengkapan keselamatan kerja yang memadai. Sementara itu, pihak yang bertanggung jawab di lapangan belum terlihat berada di lokasi saat kunjungan tersebut.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan pekerjaan, mulai dari penggunaan material, proses pelaksanaan konstruksi, hingga penerapan standar keselamatan bagi para pekerja.

Daniel, Wakil Ketua Persatuan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Kabupaten Tangerang, meminta pihak terkait melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap proyek yang menggunakan anggaran daerah tersebut.
“Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian antara pekerjaan di lapangan dengan spesifikasi kontrak, tentu harus ada pemeriksaan dan tindak lanjut dari instansi terkait. Proyek yang menggunakan anggaran publik harus dipastikan memiliki kualitas sesuai dengan ketentuan,” ujar Daniel.
Menurutnya, pengawasan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik pekerjaan, tetapi juga memastikan mutu dan manfaat pembangunan bagi masyarakat.
“Jangan hanya melihat proyek selesai secara kasatmata, tetapi harus dipastikan kualitas pekerjaan sesuai dengan nilai anggaran yang dibayarkan,” katanya.
Atas adanya sorotan tersebut, Pemerintah Kecamatan Kelapa Dua, PPTK, serta instansi teknis terkait diharapkan melakukan verifikasi terhadap spesifikasi material, komposisi pekerjaan, volume pekerjaan, penerapan K3, dan kualitas konstruksi turap.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya meminta klarifikasi kepada PT Safaa Mandiri Konstruksi serta pihak terkait untuk mendapatkan penjelasan dan hak jawab.
(Mrl/Red)

