

SOREANG KAB.BANDUNG JAWA BARAT – AnalisaSiberNews.com – DPRD Kabupaten Bandung menggelar Rapat Paripurna di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bandung, Komplek Perkantoran Pemkab Bandung, Kamis (13/8/2026). Sidang ini menghasilkan kesepakatan atas Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027 serta Perubahan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2026, sekaligus pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Kesehatan.
Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauzi, dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna, Wakil Ketua dan Anggota DPRD, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, serta unsur Forkopimda.
Dalam kesempatan itu, Venny Noveny S.S., Anggota DPRD Kabupaten Bandung Komisi B Daerah Pemilihan 3 Fraksi Partai Demokrat, turut hadir dan menyambut baik kesepakatan yang dicapai. Ia menekankan pentingnya menjaga prinsip efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas di tengah tantangan fiskal daerah.
Venny Noveny di kesempatan paparannya,ia katakan ” Kesepakatan KUA-PPAS ini adalah fondasi utama sebelum masuk ke pembahasan APBD secara utuh. Di tengah keterbatasan fiskal akibat pengurangan transfer ke daerah, kita harus semakin cermat memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar dialokasikan untuk prioritas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar formalitas administrasi.”

Venny menambahkan, sebagai anggota Komisi B yang membidangi perekonomian, keuangan, perindustrian dan perdagangan, pihaknya akan terus mengawal agar arah kebijakan anggaran mendorong penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah, serta pelayanan publik yang berkualitas.
“Selain anggaran, kami juga menyambut baik disepakatinya tahap pembahasan Raperda Penyelenggaraan Kesehatan. Regulasi yang lahir harus matang, bermanfaat nyata, dan mampu menjawab kebutuhan warga akan layanan kesehatan yang merata dan terjangkau. Jangan sampai peraturan hanya menjadi aturan di atas kertas.” tegas Venny Noveny
Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam paparannya mengapresiasi sinergitas yang terjalin. Ia menegaskan agar anggaran diarahkan pada program yang berdampak nyata bagi masyarakat, mencakup pelayanan publik, infrastruktur, peningkatan SDM, penguatan ekonomi, serta penyelesaian persoalan strategis daerah.
Seluruh kesepakatan ditandatangani bersama antara Pemerintah Kabupaten Bandung dan Pimpinan DPRD Kabupaten Bandung, untuk selanjutnya ditindaklanjuti ke tahap penyusunan rancangan APBD dan Raperda terkait.
Jurnalis: Ajunaedi.


Tidak ada komentar