BITUNG, MANADO.| AnalisasiberNews.com– Dalam rangka memperkuat nilai-nilai bela negara, meningkatkan wawasan kemaritiman, serta membentuk karakter disiplin dan kepemimpinan generasi muda, Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal) melalui Satuan Pendidikan (Satdik) 4 Kodiklatal menyelenggarakan kegiatan “Rekreasi Edukasi Bela Negara, Dunia Kemaritiman dan TNI Angkatan Laut” bagi siswa Diklat SPPI KDKMP dan KNMP Tahun 2026.
Kegiatan edukasi tersebut dipimpin langsung oleh Dansatdik 4 Kodiklatal Kolonel Laut (P) Rafael Dwinatu A.P., S.T., M.Tr.Hanla, dengan mengajak para siswa mengunjungi KRI Bima Suci, kapal latih kebanggaan TNI Angkatan Laut yang tengah melaksanakan tugas operasi Muhibah Diplomasi Duta Bangsa dan Latihan Praktik Kartika Jala Krida Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL).
Kunjungan berlangsung di Dermaga Samuel Lamuya Satrol Kodaeral VIII/Manado, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Jumat (17/7/2026). Kehadiran para siswa di kapal layar tiang tinggi tersebut menjadi pengalaman berharga untuk mengenal lebih dekat dunia kemaritiman Indonesia sekaligus memahami peran strategis TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan wilayah laut Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan karakter yang bertujuan menanamkan nilai-nilai bela negara, cinta tanah air, nasionalisme, kedisiplinan, kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Melalui pendekatan edukasi langsung di lingkungan kapal perang TNI AL, para siswa memperoleh pemahaman nyata mengenai kehidupan prajurit, budaya organisasi militer, serta pentingnya laut sebagai bagian vital dari kekuatan dan masa depan Indonesia.
Dalam pelaksanaan kegiatan, para siswa berkesempatan mengenal berbagai bagian kapal, mulai dari ruang kelas, anjungan kapal, hingga area geladak KRI Bima Suci. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan mengajukan berbagai pertanyaan kepada prajurit KRI Bima Suci mengenai sistem kehidupan di kapal, tugas pelayaran, pembinaan taruna AAL, hingga pengalaman pelaksanaan Muhibah Diplomasi Duta Bangsa yang telah membawa nama Indonesia ke berbagai penjuru dunia.
Melalui kunjungan edukatif ini, para siswa memperoleh gambaran mengenai pentingnya kekuatan maritim bagi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Selain itu, mereka juga mendapatkan pengetahuan tentang peran TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan laut, mendukung diplomasi pertahanan, serta memperkenalkan budaya Indonesia di tingkat internasional.
Diklat SPPI KDKMP dan KNMP Tahun 2026 merupakan salah satu Program Prioritas Strategis Nasional yang menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Saat ini, Satdik 4 Kodiklatal menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi 231 siswa SPPI, yang mencakup materi Diklat Bela Negara dan Diklat Manajerial Koperasi.
Dalam program pendidikan tersebut, para siswa tidak hanya diberikan pembekalan kemampuan teknis dan manajerial, tetapi juga dibentuk agar memiliki karakter unggul, jiwa kepemimpinan, rasa tanggung jawab sosial, serta semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan nasional.
Sebagai bagian dari institusi pendidikan TNI Angkatan Laut, Satdik 4 Kodiklatal terus berkomitmen mencetak sumber daya manusia yang profesional, disiplin, berintegritas, dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan, baik bagi calon prajurit TNI AL maupun masyarakat umum, seperti pelajar, mahasiswa, pegawai, dan karyawan.
Melalui kegiatan Rekreasi Edukasi Bela Negara, Dunia Kemaritiman dan TNI Angkatan Laut di KRI Bima Suci, Satdik 4 Kodiklatal berharap para siswa mampu memahami pentingnya nilai persatuan, kedisiplinan, kepemimpinan, serta peran strategis generasi muda dalam menjaga dan membangun bangsa Indonesia.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata sinergi TNI Angkatan Laut dalam mendukung pembangunan karakter bangsa melalui pendidikan, pembinaan wawasan kebangsaan, serta pengenalan dunia kemaritiman kepada masyarakat.
Dengan adanya kegiatan edukatif seperti ini, diharapkan lahir generasi muda Indonesia yang memiliki semangat bela negara, mencintai tanah air, memahami potensi maritim Indonesia, serta siap memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara.
Sumber: Dispen Kodiklatal
(Wid)

