MEDIA ANALISASIBERNEWS.COM
Media AnalisasiberNews.com terus memperkuat jaringan perwakilan redaksi di berbagai wilayah Indonesia untuk mendukung penyampaian informasi yang cepat, akurat, berimbang, dan profesional kepada masyarakat.

buk Pakam || Analisasibernews.com Antonius Tarigan, S.Sos., M.AP, di lantik menjadi Camat STM Hilir. Pelantikan tersebut di selenggarakan di Aula cendana Kantor Bupati Deli serdang. Pelantikan tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, S.S., pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Antonius Tarigan menempuh pendidikan sarjana di bidang Ilmu Sosial (S.Sos.) dan melanjutkan ke jenjang pascasarjana dengan meraih gelar Magister Administrasi Publik (M.AP). Latar belakang pendidikannya menjadi bekal kuat dalam memahami tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Antonius memulai langkah awalnya di lingkungan pemerintahan Kabupaten Deli Serdang. Ia memulai dari jenjang staf, perlahan namun konsisten meningkatkan kompetensi dan tanggung jawabnya di berbagai unit kerja Pemkab Deli Serdang. Setiap penugasan dijalankan dengan prinsip: dekat dengan masyarakat, solutif, dan transparan.
Dipercaya Menjadi Camat Kutalimbaru
Setelah melewati berbagai proses penugasan dan peningkatan kapasitas, Antonius Tarigan dipercaya menjabat sebagai Camat Kutalimbaru. Selama masa jabatannya, ia aktif mendorong pembangunan partisipatif melalui Musrenbang, memperkuat sinergi dengan seluruh unsur Forkopimcam, kepala desa, serta tokoh masyarakat.
Berbagai program pembangunan di Kutalimbaru berjalan dengan dukungan penuh masyarakat, mulai dari peresmian RTLH, rehabilitasi sekolah, hingga pelayanan kesehatan terpadu yang digagas Pemkab Deli Serdang.
Dilantik Menjadi Camat STM Hilir
Pada Kamis, 22 Oktober 2026, terjadi pergantian pimpinan di dua kecamatan di wilayah Deli Serdang. Antonius Tarigan secara resmi dilantik menjadi Camat STM Hilir, menggantikan Sandi Sihombing yang kini menjabat sebagai Camat Kutalimbaru.
“Menjadi Camat bukanlah soal kedudukan, melainkan kepercayaan dan tanggung jawab. Dimanapun ditempatkan, tugas saya tetap sama: hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, dan mempercepat pelayanan yang tidak berbelit-belit. Kepercayaan ini saya terima dengan kerendahan hati. Saya berkomitmen untuk melanjutkan apa yang baik, dan memperbaiki apa yang perlu ditingkatkan di Kecamatan STM Hilir.”
Masyarakat STM Hilir menyambut positif kehadiran Camat yang baru. Warga berharap Antonius Tarigan dapat memperkuat sinergi dengan seluruh kepala desa, tokoh masyarakat, dan lembaga kemasyarakatan yang ada di wilayah STM Hilir.
“Kami siap mendukung Bapak Camat. Semoga kedepan pembangunan di STM Hilir semakin terarah dan merata hingga ke desa-desa,” ujar salah satu tokoh masyarakat Desa Gunung Rintih, Kecamatan STM Hilir.
Perjalanan karir Antonius Tarigan menunjukkan bahwa konsistensi, integritas, dan kedekatan dengan masyarakat adalah fondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan di tingkat kecamatan. Semoga di amanah yang baru, Antonius Tarigan dapat membawa pembangunan yang semakin inklusif dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat STM Hilir.
Wakil ketua LSM GMAS Sumut. P. Limbong, berkomentar pada pelantikan Antonius Tarigan sebagai camat Stm Hilir,oleh wabup ,Lom Lom Suwondo, ,menggantikan Sandy Sihombing.
Jejak Antonius Tarigan tidak di ragukan lagi dalam menata kelola administrasi maupun perancang kemajuan wilayah,dengan konsep pembangunan jangka menengah.
Saat menjabat sebagai Camat Gunung Meriah, Antonius Tarigan, S.Sos., M.AP., merancang dan menggagas konsep pembangunan jangka menengah yang diberi nama DESIKA — akronim dari Deli Serdang, Simalungun, dan Karo. Konsep ini dipublikasikan pada Juni 2024 melalui kerjasama lintas kabupaten untuk membangun kawasan strategis penyangga KSPN Danau Toba.
“Meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat berlandaskan keunggulan kompetitif wilayah.” Sebut Antonius Tarigan
Konsep ini dirancang sebagai kerangka pembangunan jangka menengah dengan fokus utama pengembangan Pariwisata terpadu dengan menjadikan kawasan Gunung Meriah. STM Hulu. Dolok Silau. Barus Jahe sebagai jalur transit dan rest area kepariwisataan menuju KSPN Danau Toba.
Sektor unggulan dari programnya yakni pertanian, perikanan, dan kekayaan alam yang melimpah di kawasan tersebut
Selain itu membangun struktur ekonomi yang kokoh berlandaskan keunggulan kompetitif masing-masing desa jugaerupakan bagian terpenting.
Monitoring ke 12 desa di Kecamatan Gunung Meriah untuk mengumpulkan data potensi dan kebutuhan masing-masing desa. Konsep penataan kawasan berbasis kebijakan tata ruang yang berwawasan lingkungan dengan melibatkan tim perencana, arsitek, kepala desa, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan dalam perencanaan.
Mengangkat kearifan lokal seperti Pesta Rebu-Rebu sebagai bagian dari identitas dan daya tarik wisata budaya guna mewujudkan masyarakat yang religius, rukun, dan bersatu dalam kebhinekaan sebagai fondasi pembangunan.
Penulis. Paulus Limbong.
Editor L Hasibuan.

Tidak ada komentar