

TIGARAKSA, KABUPATEN TANGERANG | AnalisasiberNews.com – Kapolsek Tigaraksa AKP Iwan Wahyudi, S.H., bersama jajaran personel Polsek Tigaraksa melaksanakan kegiatan Shalat Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Besar Ismatul Hasanah, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana jajaran Polsek Tigaraksa untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang harmonis dengan tokoh agama dan masyarakat di wilayah hukum Polsek Tigaraksa.
Kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat melalui kegiatan keagamaan diharapkan dapat memperkuat hubungan antara Polri dengan masyarakat serta menciptakan komunikasi yang lebih terbuka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Tigaraksa AKP Iwan Wahyudi, S.H., bersama personel Polsek Tigaraksa turut melaksanakan ibadah Shalat Jumat bersama jamaah Masjid Besar Ismatul Hasanah.

Selain melaksanakan ibadah, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk bersilaturahmi dengan tokoh agama KH Encep Subandi serta para jamaah yang hadir.
Silaturahmi dengan tokoh agama dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang baik antara kepolisian dan masyarakat. Komunikasi yang terjalin secara langsung diharapkan dapat menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai pesan positif terkait keamanan dan ketertiban lingkungan.
Kehadiran polisi dalam kegiatan masyarakat juga menjadi bentuk komitmen untuk terus membangun kedekatan dengan warga.
Program Shalat Jumat Keliling yang dilaksanakan jajaran Polsek Tigaraksa tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, personel kepolisian dapat berinteraksi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jamaah secara lebih dekat.
Hubungan yang baik antara kepolisian dengan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

Karena itu, komunikasi antara aparat kepolisian dengan masyarakat perlu terus dibangun dan dipelihara.
Kegiatan Jumling menjadi salah satu bentuk pendekatan yang dilakukan Polsek Tigaraksa untuk memperkuat hubungan tersebut.
Tokoh agama memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Selain menjadi panutan bagi jamaah dan lingkungan sekitarnya, tokoh agama juga dapat menjadi mitra kepolisian dalam menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat.
Dalam kegiatan di Masjid Besar Ismatul Hasanah, Kapolsek Tigaraksa bersama personel bersilaturahmi dengan KH Encep Subandi.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan sinergitas antara kepolisian dengan tokoh agama.
Kerja sama yang baik antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap terciptanya suasana lingkungan yang aman, damai, dan nyaman.
Sinergitas tersebut juga penting dalam membangun kesadaran masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Dalam kegiatan Shalat Jumat Keliling, jajaran Polsek Tigaraksa juga menjadikan kesempatan tersebut sebagai sarana untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat.
Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga kondisi lingkungan agar tetap aman dan kondusif.
Partisipasi masyarakat dapat dilakukan melalui berbagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, termasuk membangun komunikasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan situasi yang membutuhkan perhatian.
Melalui komunikasi dan kerja sama yang baik, berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan masyarakat dapat diantisipasi bersama.
Hal tersebut sejalan dengan upaya Polsek Tigaraksa untuk terus hadir di tengah masyarakat dan membangun hubungan yang positif dengan berbagai elemen masyarakat.
Kapolsek Tigaraksa AKP Iwan Wahyudi, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan Shalat Jumat Keliling akan terus menjadi salah satu sarana untuk menjalin komunikasi secara langsung dengan masyarakat, khususnya tokoh agama dan tokoh masyarakat.
“Melalui kegiatan Shalat Jumat Keliling ini, kami ingin terus mempererat silaturahmi dengan para tokoh agama dan masyarakat. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujar AKP Iwan Wahyudi.
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Menurut Kapolsek, sinergitas antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kecamatan Tigaraksa.
Hubungan antara kepolisian dan tokoh agama menjadi salah satu bagian yang dapat mendukung terciptanya suasana masyarakat yang harmonis.
Tokoh agama memiliki kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan keagamaan dan sosial. Karena itu, komunikasi yang baik dengan tokoh agama dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkuat penyampaian pesan-pesan yang berkaitan dengan keamanan, ketertiban, dan kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan Shalat Jumat Keliling di Masjid Besar Ismatul Hasanah menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran jajaran Polsek Tigaraksa dalam membangun hubungan tersebut.
Kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan masyarakat diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih dekat dan terbuka antara aparat dengan warga.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan pengamanan atau penanganan perkara. Pendekatan melalui kegiatan sosial dan keagamaan juga menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang positif.
Melalui kegiatan Jumling, personel Polsek Tigaraksa dapat bertemu langsung dengan masyarakat dalam suasana yang lebih santai dan penuh kebersamaan.
Interaksi tersebut dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan kondisi keamanan lingkungan.
Komunikasi dua arah seperti ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan dan kerja sama antara masyarakat dengan kepolisian.
Dengan komunikasi yang terjalin secara baik, masyarakat dapat lebih mudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian ketika membutuhkan bantuan atau menemukan permasalahan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban.
Keamanan lingkungan akan lebih mudah diwujudkan apabila terdapat kerja sama antara aparat dan masyarakat.
Kepolisian memiliki tugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban, namun masyarakat juga memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang aman.
Kepedulian terhadap lingkungan, komunikasi antarmasyarakat, serta koordinasi dengan aparat keamanan merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga kamtibmas.
Karena itu, ajakan Kapolsek Tigaraksa kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan menjadi bagian penting dalam kegiatan Shalat Jumat Keliling tersebut.
Pesan tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan masing-masing.
Kehadiran jajaran Polsek Tigaraksa dalam kegiatan keagamaan di tengah masyarakat diharapkan memberikan dampak positif terhadap hubungan antara kepolisian dan warga.
Polisi dapat lebih dekat dengan masyarakat, sementara masyarakat juga memiliki ruang untuk berkomunikasi secara langsung dengan aparat.
Pendekatan tersebut penting untuk membangun hubungan yang saling mendukung dalam menciptakan keamanan.
Kegiatan keagamaan juga memberikan suasana yang positif karena mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam satu kegiatan.
Dalam konteks kamtibmas, hubungan yang harmonis antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat dapat menjadi salah satu modal penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Kegiatan Shalat Jumat Keliling yang dilaksanakan Kapolsek Tigaraksa bersama personel Polsek Tigaraksa di Masjid Besar Ismatul Hasanah berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dengan KH Encep Subandi serta para jamaah.
Melalui kegiatan tersebut, jajaran Polsek Tigaraksa menunjukkan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat.
Kehadiran tersebut tidak hanya dalam konteks menjaga keamanan, tetapi juga melalui komunikasi, silaturahmi, dan kegiatan positif bersama masyarakat.
Kegiatan Shalat Jumat Keliling menjadi salah satu bentuk pendekatan yang dilakukan Polsek Tigaraksa dalam membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat.
Melalui kegiatan serupa, komunikasi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat terus terjaga.
Sinergitas dengan tokoh agama juga menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan penuh kebersamaan.
Dengan adanya komunikasi yang baik, berbagai pihak dapat bersama-sama menjaga kondisi lingkungan agar tetap kondusif.
Polsek Tigaraksa juga berkomitmen untuk terus menjalankan tugas dengan mengedepankan pendekatan yang humanis serta membangun hubungan positif dengan seluruh elemen masyarakat.
Pelaksanaan Shalat Jumat Keliling oleh Kapolsek Tigaraksa AKP Iwan Wahyudi, S.H., bersama jajaran personel Polsek Tigaraksa di Masjid Besar Ismatul Hasanah, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, menjadi momentum penting dalam memperkuat silaturahmi antara kepolisian dengan tokoh agama dan masyarakat.
Selain menjalankan ibadah, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk membangun komunikasi sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat.
Sinergitas antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Polsek Tigaraksa menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi yang positif, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Tigaraksa.
Sumber: Humas Polsek Tigaraksa
Editor: Redaksi CyberNewsTV.co.id


Tidak ada komentar