MENU Sabtu, 12 Sep 2026
x

AJAKAN KETUA GERINDRAKOTA BANDUNG : DUKUNGAN PUBLIK HANYA LAHIR DARI 3 BUKTI ,BUKAN 3 RETORIKA

waktu baca 4 menit
Jumat, 19 Jun 2026 07:09 2 siberadmin

SIARAN PERS EKSKLUSIF
SEGERA
Bandung, 18 Juni 2026

INGIN BERLANGGANAN BERITA TERKINI?
Ikuti Saluran WhatsApp AnalisasiberNews.com — Semua Berita Langsung di HP Anda
IKUTI SEKARANG

analisasibernews.com/

*Analisis Kebijakan &
Komunikasi Politik
Oleh : *R. WEMPY SYAMKARYA,S.H.M.H.
Pengamat Kebijakan Publik dan Politik

I.KONTEKS EKSKLUSIF
Ajakan Ketua Partai Gerindra Kota Bandung yang juga menjabat Wakil Ketua 1 DPRD Kota Bandung agar masyarakat mendukung program pemerintah dan program Gerindra adalah langkah politik yang tepat waktu.

Tapi di era post- truth ini, ajakan tanpa bukti tambah noise .Warga Bandung bukan warga yang bisa disuruh nurut" .Warga Bandung= warga yang minta bukti dulu baru nurut" .Dan itu sehat untuk demokrasi.

II.ARGUMENTASI
EVIDENCE – BASED: 3 ALASAN PUBLIK BANDUNG MAU DUKUNG
Berdasarkan data BPS 2025 + hasil diskusi dengan 200+ warga Bandung, publik hanya akan dukung program kalau 3 bukti ini ada :

*Bukti 1: BUKTI
KEMANFAATAN – "Masalah Alur Hukum: UUD 1945 Pasal 28(1 ) + UU 23/ 2014 Pasal 12 – Pemda Wajib penuhi hak dasar warga : hidup layak , lingkungan sehat , transportasi aman.
*Evidence*: 76% warga Bandung prioritas utamanya , banjir,macet, sampah ,angkot ngetem .
*Nampolnya*: Kalau program yang diajak dukung itu jawabannya " got di Cicendo jadi lancar, angkot Antapani – Leuwipanjang nggak ngetem, maka ibu – ibu PKK sampe bapak – bapak ojol langsung dukung .Karena itu nyentuh perut + jalan pulang mereka

*Bukti 2: BUKTI
AKUNTABILITAS – " Duitnya Jelas Nggak ?
Alur Hukum: UU 14/ 2008 KIP Pasal 7 + UU 25/2009
Pelayanan Publik Pasal 15- Warga berhak tau rencana + anggaran+ hasil kerja pemerintah.
*Evidence*: LHKPN + KPPC Kota Bandung selalu jadi sorotan. Warga trauma sama program " mahal di spanduk ,miskin di lapangan".
*Nampolnya*: Ketua Gerindra/ Wakil Ketua 1 DPRD yang berani buka data: " Program ini APBD – nya 5M targetnya selesai Desember". Terus tiap bulan lapor progress di intergram .Itu namanya politisi berani. Publik Bandung respect samayang berani buka bukaan.

Bukti 3: BIKTI
KETERLIBATAN – Suara
Alur Hukum: UU 12/ 2011 Pasal 5 huruf g + UU 23/ 2014 Pasal 378 – Asas partisipasi+ DPRD wajib serap aspirasi.
*Evidence*; Psikologi Politik: manusia dukung apa yang ikut dia bikin.
Jangan ajak dukung program yang sudah jadi.Ajak Warga ngerasain program bareng" .Ketua Gerindra yang mau nongkrong di RW 08 Cigondewah dengerin rmak- emak ngeluh dranase= itu Ketua yang bakal punya 10.000 relawan . Karena warga ngerasa " ini program kita juga.

III.SOLUSI STRATEGI REKRUTMEN ANGGOTA BARU
GERINDRA 2026- 2029
anak mid + warga Bandung gabung partai bukan karena kaos .Mereka gabung karena 3 alasan ini:

Strategi 1: GERINDRA RUMAH SOLUSI " BUKAN GERINDRA RUMAH KEKUASAAN"
*Argumentasi*: Gen Z + Milenial alergi politik transaksional .
Buka posko Aspirasi & Solusi Gerindra " di tiap kecamatan.Isinya bukan cuma Kader Partai.
Isinya: ahli tata kota, pengacara ,dokter, anak IT. Warga Dateng bawa masalah RT, pulang bawasolusi+ surat pengantar ke Dinas .Kader Gerindra tukang beres masalah"
Lama – lama warga yang ngerasain manfaatnya, daftar jadi anggota sendiri tanpa disuruh.

Strategi 2: KADERISASI
JALAN " BUKAN
KADERISASI RUANGAN"
*Alur Hukum*: UU 2/2011 Parpol Pasal 10- Parpol wajib pendidikan politik.
Pendidikan politik Gerindra jangan di aula doang .Tapi di lapangan : Hari ini kita bareng Ketua Gerindra/ Wakil Ketua 1DPRD audit lampu jalan mati di Kiaracondong" mPulang bawa data, besok interpelasi di DPRD .Kader yang ditempa di lapangan = Kade yang berani + disayang warga .Itu rekrutmen paling kuat.

Strategi 3: " INTEGRITAS = MEDIN REKRUTMEN"
*Argumentasi*: 1 kader korupsi= 10.000 warga kabur .1 kader lawan korupsi = 100.000 warga Dateng .
Ketua Gerindra Kota Bandung harus jadi Satpam Integritas " Siapapun kader Gerindra yang mau. Proyek ,main titip, langsung pecat di depan publik.Tdgas .Maka warga Bandung yang muak sama politik kotor akan berbondong-bondong bondong bilang: saya mau gabung Gerindra.Partai yang berani beresin rumahnya sendiri ".

IV.PESAN PENUTUP UNTUK KETUA GERINDRA KOTA BANDUNG
Yang saya hormati Pak Ketua, Wakil Ketua 1 DPRD Kota Bandung,

Ajakan Bapak sudah benar. tapi ingat pepatah Sunda : Tong kosong nyaring bunyina

Warga Bandung akan mendukung Bapak ketua Gerindra.Tapibkarema Bapak bisa bikin Bandung yang banjirnya surut , macetnya urai, dan APBD nya transparan.

Warga Bandung akan gabung Gerindra bukan karena stiker.Tapi karena Gerindra jadi satu – satunya partisipasi yang kantornya ke buka 24 jam buat ngadu masalah warga,dan kadenya paling berani kerja di got dari pada selfie.

Kursi Wakil ketua 1DPRD itu titipan .Tapi jejak kerja Bapak yang akan menetap.

Buktikan 3 hal ke Bandung:
*Kerja Nyata, Data Terbuka, Telinga Terbuka*.
Kalau 3 hal itu jalan, maka ajakan Bapak nggak perlu diulang 2x .Warga Bandung akan teriak duluan: Siap Pak Ketua, kami di belakang Bapak".

Karena Bandung butuh pemimpin.Bukan butuh orator.

#* Gerindra buktiBukanJanji
#*WakilKetua 1 UntukRakyat

Redaksi analisasibernews.com/

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Media AnalisasiberNews.com
Saksikan siaran langsung dan video pilihan Media AnalisasiberNews.com secara langsung melalui kanal YouTube kami.
LIVE STREAMING

🇮🇩 JARINGAN REDAKSI SE-INDONESIA

ANALISASIBERNEWS.COM â€ĸ Portal Berita Online (Media Siber)

🇮🇩 PROVINSI BANTEN
Kaperwil Banten
Supriyadi / Balon
Wakaperwil Banten
Rohmat
Kabid Investigasi
Jumadi (Leo)
Wartawan Provinsi Banten
Abdul Rohim Muhamad (Nana) Wisnu Azi Febrian
Kabupaten Tangerang — Kepala Biro
Sukendro
Wartawan Kabupaten Tangerang
Suryadin Dayat Hasan Muhamad Rohim / Bewok Karman Aliudin Bondan Samran Azizah Duni Umiyanti Ahmad Rosadi
Kota Tangerang — Kepala Biro
Yusniah
Kabupaten Pandeglang — Kepala Biro
Iwan
Wakil Kepala Biro
Armin
Wartawan Kabupaten Pandeglang
Salbari Mulyadi
🇮🇩 PROVINSI JAWA BARAT
Kaperwil Jawa Barat
Ajun Junaedi
Wakaperwil Jawa Barat
Asep Saepulloh
Wartawan Provinsi Jawa Barat
Boy Manahan Simanjuntak Wawan Purnawan Suparman
Kota Bandung — Kepala Biro
Susi Widia Ningsih
Kabupaten Bandung — Kepala Biro
Saliy
Wakil Kepala Biro
Marwan Wandjani
Wartawan Kabupaten Bandung
Dea Permana Usep Yudi Sutomo
Kabupaten Garut
Misbah
Kabupaten Purwakarta — Kepala Biro
Masih Dalam Proses Pengisian
Wakil Kepala Biro
Hendra Cipta
Kabupaten Indramayu — Kepala Biro
C. Whita
Wakil Kepala Biro
Sutarno Heriyanto
Wartawan Investigasi
Muhamad Muhidin
Wartawan Kabupaten Indramayu
Kasja Ihkwan Bin Kasim
🇮🇩 PROVINSI JAWA TENGAH
Kaperwil Jawa Tengah
Faozi
Wakaperwil Jawa Tengah
Hendine Hartono, S.H.
Sekretaris Provinsi Jawa Tengah
Ujang Haris
Wartawan Provinsi Jawa Tengah
Suhamadi
🇮🇩 PROVINSI JAWA TIMUR
Kaperwil Jawa Timur
Ernita Mangestuti
Wartawan Kabupaten Jombang
M. Faisol
🇮🇩 PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Kaperwil Kalimantan Barat
Samsani
Wakaperwil
Masih Dalam Proses Pengisian
Wartawan Provinsi Kalimantan Barat
Suhai Batul Aslamiyah
🇮🇩 PROVINSI SUMATERA UTARA
Kaperwil Sumatera Utara
M. Syahril Tarigan
Wakaperwil Sumatera Utara
Paulus Limbong
Kepala Biro Deli Serdang
Fendri Tarigan, S.Pd.
Wartawan Kabupaten Deli Serdang
Rudi Sinaga
🇮🇩 PROVINSI JAMBI
Kaperwil Jambi
Masih Dalam Proses Pengisian
Kabiro / Kontributor / Wartawan
Masih Dalam Proses Pengisian
Kabiro Kabupaten Muaro
Kamaludin
🇮🇩 PROVINSI LAMPUNG
Kaperwil Lampung
Tomi
Kabiro / Kontributor / Wartawan
Masih Dalam Proses Pengisian
🇮🇩 PROVINSI DKI JAKARTA
Kaperwil DKI Jakarta Barat
M. Rais
Wakaperwil DKI Jakarta Barat
Hermansyah
Wartawan DKI Jakarta Barat
Herawati Dawan Ervina Winski Silham Cahyadi Gunawan Felix Yassar Haslim Ari Safrudin
Komitmen Jaringan Redaksi
Seluruh jajaran redaksi, Kaperwil, Wakaperwil, Kepala Biro, wartawan, reporter, kontributor dan jaringan AnalisasiberNews.com wajib menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, independen, akurat, berimbang dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik, Pedoman Media Siber serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
TRENDING POST
Memuat berita terbaru...
LAINNYA
x
x
MEDIA INFORMASI & BERITA ONLINE

RATE IKLAN &
KERJA SAMA PUBLIKASI

Media AnalisasiberNews.com membuka kesempatan kerja sama publikasi bagi instansi, perusahaan, organisasi, UMKM, komunitas, dan masyarakat umum.

★

Promosikan Informasi Anda

Jangkau pembaca melalui berbagai pilihan layanan iklan, advertorial, liputan, dan kerja sama media yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

PILIHAN LAYANAN
01
â–Ŗ

BANNER IKLAN WEBSITE

Promosikan produk, jasa, program, kegiatan, perusahaan, maupun instansi melalui banner pada area strategis website.

  • Banner promosi
  • Banner instansi
  • Banner produk & jasa
  • Promosi kegiatan
RATE Hubungi Redaksi
03
◆

LIPUTAN & PUBLIKASI

Layanan peliputan kegiatan dan publikasi melalui Media AnalisasiberNews.com sesuai kebutuhan mitra.

  • Kegiatan instansi
  • Event & acara
  • Kegiatan perusahaan
  • Kegiatan sosial
RATE Hubungi Redaksi
04
●

PROMOSI MEDIA SOSIAL

Perluas jangkauan informasi melalui kanal media sosial resmi Media AnalisasiberNews.com.

  • Promosi konten
  • Publikasi kegiatan
  • Kampanye informasi
  • Promosi produk & jasa
RATE Hubungi Redaksi
05
âœĻ

PAKET KERJA SAMA MEDIA

Paket kerja sama dapat disusun secara fleksibel berdasarkan kebutuhan publikasi dan promosi mitra.

  • Publikasi website
  • Banner iklan
  • Advertorial
  • Liputan kegiatan
  • Media sosial
RATE Konsultasi Redaksi
KERJA SAMA MEDIA

Bangun Publikasi Bersama Kami

Kami terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama publikasi yang profesional, transparan, dan saling menguntungkan.

✓ Publikasi website
✓ Banner iklan
✓ Advertorial
✓ Liputan kegiatan
✓ Publikasi media sosial
✓ Paket kerja sama media
✉
INFORMASI & PEMESANAN

Hubungi Tim Redaksi

Untuk mendapatkan informasi mengenai harga, ukuran banner, posisi iklan, durasi tayang, paket advertorial, liputan, dan kerja sama media.

✉ HUBUNGI REDAKSI
redaksianalisasibernews@gmail.com
CATATAN REDAKSI

Setiap materi iklan dan publikasi akan melalui proses pemeriksaan sesuai ketentuan dan kebijakan redaksi. Materi yang bertentangan dengan hukum, etika jurnalistik, atau kebijakan media dapat ditolak.