MENU Sabtu, 12 Sep 2026
x

Perkuat Mitigasi Karhutla di Sintang, Tim Penyuluhan Mabes TNI Dorong Intersep Hulu Berbasis Komunitas

waktu baca 2 menit
Senin, 31 Agu 2026 18:37 5 Redaksi Abn

Analisasibernews.com, SINTANG – Dalam upaya memitigasi risiko bencana ekologis, Tim Penyuluhan Mabes TNI menggelar kegiatan penyuluhan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Aula Kantor Desa Argo Mulyo, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang pada Senin, ( 31/8/2026 ). Forum strategis ini diinisiasi untuk menggeser paradigma penanganan karhutla dari pola reaktif menjadi preventif yang berbasis partisipasi aktif masyarakat lokal.

INGIN BERLANGGANAN BERITA TERKINI?
Ikuti Saluran WhatsApp AnalisasiberNews.com — Semua Berita Langsung di HP Anda
IKUTI SEKARANG

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kolonel Tum Firganzah, S.T., M.T. (Staf Ahli Koopsau) selaku Ketua Kelompok 9, dengan didampingi Kapten Arh Murianto, S.T., M.M. selaku tim penyuluh.

Turut hadir dalam forum tersebut:
Gini Sartono, S.Kom, M.A.P. (Kasitrantib Kecamatan Ketungau Tengah) beserta anggota.

Serma Rahadi (Babinsa) beserta tiga anggota koramil.

Personel Bhabinkamtibmas Polsek Ketungau Tengah.

Daryulis (Sekretaris Desa Argo Mulyo) dan Luli (Bendahara Desa).

Para kepala dusun (Kadus), anggota Linmas, serta tokoh masyarakat Desa Argo Mulyo.

Rekonstruksi Paradigma dan Deteksi Dini
Dalam paparannya, Kolonel Tum Firganzah menegaskan bahwa tanggung jawab proteksi lingkungan tidak bisa dibebankan secara eksklusif kepada petugas struktural.

Penyuluhan ini didesain secara komprehensif untuk merekonstruksi pemahaman publik mengenai eskalasi bahaya api di musim kemarau. Komunitas lokal diharapkan mampu mengeliminasi aktivitas pemicu kebakaran sekaligus membangun sistem deteksi dini (early warning system) berbasis pelaporan cepat.

“Konsep preventif harus berakar dari masyarakat. Kita tidak boleh terjebak dalam pola penanganan reaktif saat api sudah meluas. Jika teridentifikasi adanya indikasi titik api, segera formulasikan laporan ke aparatur desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, maupun instansi vertikal terkait agar dapat diredam secara instan,” cetus Kolonel Firganzah.

Analisis Taktis dan Prinsip Intersep Hulu
Berdasarkan analisis taktis ketiadaan hujan, akumulasi biomassa yang mengering jika dikombinasikan dengan dinamika angin kencang dapat memicu lompatan api (spot fire) berskala besar dalam waktu singkat, meskipun awalnya hanya bersumber dari percikan kecil.
Oleh karena itu, Mabes TNI menekankan pentingnya efisiensi sumber daya melalui pencegahan sejak dini.

“Prinsip utamanya adalah intersep hulu—bagaimana kita memitigasi agar api tidak pernah muncul. Rekayasa pemadaman pasca-kebakaran menguras energi, waktu, dan instrumen logistik yang besar. Sinergi preventif jauh lebih rasional dan efisien,” tambahnya.

Melalui forum edukasi ini, masyarakat Argo Mulyo dibekali dengan pemahaman holistik mengenai tata kelola lingkungan berkelanjutan, peningkatan indeks kewaspadaan, serta standardisasi komunikasi darurat demi menjaga stabilitas ekosistem di wilayah perbatasan. ( Wid )

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Media AnalisasiberNews.com
Saksikan siaran langsung dan video pilihan Media AnalisasiberNews.com secara langsung melalui kanal YouTube kami.
LIVE STREAMING

🇮🇩 JARINGAN REDAKSI SE-INDONESIA

ANALISASIBERNEWS.COM • Portal Berita Online (Media Siber)

🇮🇩 PROVINSI BANTEN
Kaperwil Banten
Supriyadi / Balon
Wakaperwil Banten
Rohmat
Kabid Investigasi
Jumadi (Leo)
Wartawan Provinsi Banten
Abdul Rohim Muhamad (Nana) Wisnu Azi Febrian
Kabupaten Tangerang — Kepala Biro
Sukendro
Wartawan Kabupaten Tangerang
Suryadin Dayat Hasan Muhamad Rohim / Bewok Karman Aliudin Bondan Samran Azizah Duni Umiyanti Ahmad Rosadi
Kota Tangerang — Kepala Biro
Yusniah
Kabupaten Pandeglang — Kepala Biro
Iwan
Wakil Kepala Biro
Armin
Wartawan Kabupaten Pandeglang
Salbari Mulyadi
🇮🇩 PROVINSI JAWA BARAT
Kaperwil Jawa Barat
Ajun Junaedi
Wakaperwil Jawa Barat
Asep Saepulloh
Wartawan Provinsi Jawa Barat
Boy Manahan Simanjuntak Wawan Purnawan Suparman
Kota Bandung — Kepala Biro
Susi Widia Ningsih
Kabupaten Bandung — Kepala Biro
Saliy
Wakil Kepala Biro
Marwan Wandjani
Wartawan Kabupaten Bandung
Dea Permana Usep Yudi Sutomo
Kabupaten Garut
Misbah
Kabupaten Purwakarta — Kepala Biro
Masih Dalam Proses Pengisian
Wakil Kepala Biro
Hendra Cipta
Kabupaten Indramayu — Kepala Biro
C. Whita
Wakil Kepala Biro
Sutarno Heriyanto
Wartawan Investigasi
Muhamad Muhidin
Wartawan Kabupaten Indramayu
Kasja Ihkwan Bin Kasim
🇮🇩 PROVINSI JAWA TENGAH
Kaperwil Jawa Tengah
Faozi
Wakaperwil Jawa Tengah
Hendine Hartono, S.H.
Sekretaris Provinsi Jawa Tengah
Ujang Haris
Wartawan Provinsi Jawa Tengah
Suhamadi
🇮🇩 PROVINSI JAWA TIMUR
Kaperwil Jawa Timur
Ernita Mangestuti
Wartawan Kabupaten Jombang
M. Faisol
🇮🇩 PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Kaperwil Kalimantan Barat
Samsani
Wakaperwil
Masih Dalam Proses Pengisian
Wartawan Provinsi Kalimantan Barat
Suhai Batul Aslamiyah
🇮🇩 PROVINSI SUMATERA UTARA
Kaperwil Sumatera Utara
M. Syahril Tarigan
Wakaperwil Sumatera Utara
Paulus Limbong
Kepala Biro Deli Serdang
Fendri Tarigan, S.Pd.
Wartawan Kabupaten Deli Serdang
Rudi Sinaga
🇮🇩 PROVINSI JAMBI
Kaperwil Jambi
Masih Dalam Proses Pengisian
Kabiro / Kontributor / Wartawan
Masih Dalam Proses Pengisian
Kabiro Kabupaten Muaro
Kamaludin
🇮🇩 PROVINSI LAMPUNG
Kaperwil Lampung
Tomi
Kabiro / Kontributor / Wartawan
Masih Dalam Proses Pengisian
🇮🇩 PROVINSI DKI JAKARTA
Kaperwil DKI Jakarta Barat
M. Rais
Wakaperwil DKI Jakarta Barat
Hermansyah
Wartawan DKI Jakarta Barat
Herawati Dawan Ervina Winski Silham Cahyadi Gunawan Felix Yassar Haslim Ari Safrudin
Komitmen Jaringan Redaksi
Seluruh jajaran redaksi, Kaperwil, Wakaperwil, Kepala Biro, wartawan, reporter, kontributor dan jaringan AnalisasiberNews.com wajib menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, independen, akurat, berimbang dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik, Pedoman Media Siber serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
TRENDING POST
Memuat berita terbaru...
LAINNYA
x
x
MEDIA INFORMASI & BERITA ONLINE

RATE IKLAN &
KERJA SAMA PUBLIKASI

Media AnalisasiberNews.com membuka kesempatan kerja sama publikasi bagi instansi, perusahaan, organisasi, UMKM, komunitas, dan masyarakat umum.

Promosikan Informasi Anda

Jangkau pembaca melalui berbagai pilihan layanan iklan, advertorial, liputan, dan kerja sama media yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

PILIHAN LAYANAN
01

BANNER IKLAN WEBSITE

Promosikan produk, jasa, program, kegiatan, perusahaan, maupun instansi melalui banner pada area strategis website.

  • Banner promosi
  • Banner instansi
  • Banner produk & jasa
  • Promosi kegiatan
RATE Hubungi Redaksi
03

LIPUTAN & PUBLIKASI

Layanan peliputan kegiatan dan publikasi melalui Media AnalisasiberNews.com sesuai kebutuhan mitra.

  • Kegiatan instansi
  • Event & acara
  • Kegiatan perusahaan
  • Kegiatan sosial
RATE Hubungi Redaksi
04

PROMOSI MEDIA SOSIAL

Perluas jangkauan informasi melalui kanal media sosial resmi Media AnalisasiberNews.com.

  • Promosi konten
  • Publikasi kegiatan
  • Kampanye informasi
  • Promosi produk & jasa
RATE Hubungi Redaksi
05

PAKET KERJA SAMA MEDIA

Paket kerja sama dapat disusun secara fleksibel berdasarkan kebutuhan publikasi dan promosi mitra.

  • Publikasi website
  • Banner iklan
  • Advertorial
  • Liputan kegiatan
  • Media sosial
RATE Konsultasi Redaksi
KERJA SAMA MEDIA

Bangun Publikasi Bersama Kami

Kami terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama publikasi yang profesional, transparan, dan saling menguntungkan.

✓ Publikasi website
✓ Banner iklan
✓ Advertorial
✓ Liputan kegiatan
✓ Publikasi media sosial
✓ Paket kerja sama media
INFORMASI & PEMESANAN

Hubungi Tim Redaksi

Untuk mendapatkan informasi mengenai harga, ukuran banner, posisi iklan, durasi tayang, paket advertorial, liputan, dan kerja sama media.

✉ HUBUNGI REDAKSI
redaksianalisasibernews@gmail.com
CATATAN REDAKSI

Setiap materi iklan dan publikasi akan melalui proses pemeriksaan sesuai ketentuan dan kebijakan redaksi. Materi yang bertentangan dengan hukum, etika jurnalistik, atau kebijakan media dapat ditolak.