

KABUPATEN BANDUNG JAWA BARAT – AnalisaSiberNews.com — Anggota DPRD Kabupaten Bandung sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat, H. Asep Ikhsan S.E., S.Pd., M.M., yang juga menjabat di Komisi D Daerah Pemilihan (Dapil) 6, melaksanakan kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat dalam rangka Masa Reses III Tahun Sidang 2025–2026, Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berpusat di wilayah Kecamatan Ciparay, salah satu wilayah dalam Dapil 6 yang mencakup Ciparay, Baleendah, Pacet, dan Kertasari, berlangsung hangat dengan kehadiran Kepala Desa Magungharja serta ratusan warga setempat.
Dalam dialog langsung dengan masyarakat, berbagai usulan pembangunan disampaikan warga, mulai dari peningkatan akses pendidikan, penguatan ekonomi kerakyatan, hingga perbaikan fasilitas umum. Poin yang paling banyak disampaikan berkaitan dengan ketersediaan lembaga pendidikan yang mampu mencetak lulusan siap kerja dan berdaya saing tinggi.
H. Asep Ikhsan menyambut positif seluruh aspirasi yang masuk. Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur saja tidak cukup jika tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
«Kita bisa membangun jalan dan jembatan seindah apa pun, namun jika manusianya tidak siap, tidak terdidik, dan tidak memiliki keterampilan, maka kemajuan yang kita harapkan akan berjalan lambat. SDM unggul adalah kunci utama agar Kabupaten Bandung mampu bersaing, bukan hanya di tingkat nasional, tetapi juga menghadapi tantangan global.» papar Asep Ikhsan di hadapan warga.

Ia juga menyoroti peran strategis lembaga pendidikan kejuruan di wilayahnya, termasuk SMK Wirakarya 1 dan SMK Wirakarya 2, serta Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia (STKINDO) Wirautama Ciparay yang didirikannya. Menurutnya, kedua jalur pendidikan ini harus terus didukung dan ditingkatkan kualitasnya agar mampu melahirkan tenaga profesional yang tidak hanya cakap, tetapi juga beretika dan berakhlak mulia.
«Pendidikan vokasi dan bidang kesehatan adalah dua pilar penting yang harus terus kita perkuat. Dunia kerja membutuhkan tenaga yang siap pakai, terampil, dan memiliki kompetensi yang diakui. Ini bukan sekadar program, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan anak-anak kita.» tegasnya.
Terkait seluruh usulan yang disampaikan warga, Ketua Fraksi Demokrat ini berjanji akan mengawal setiap aspirasi tersebut melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran daerah. Ia menegaskan bahwa hasil reses tidak boleh berhenti menjadi catatan semata, melainkan harus diterjemahkan ke dalam program nyata yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
«Setiap usulan yang masuk melalui E-Pokir maupun dialog langsung akan kami perjuangkan sesuai dengan kewenangan dan aturan yang berlaku. Reses ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata dari demokrasi yang mendengarkan suara rakyat. Semoga Kabupaten Bandung semakin maju, berdaya saing, dan sejahtera untuk seluruh warganya.» pungkas H. Asep Ikhsan.
Jurnalis : Ajunaedi.AnalisaSiberNews.com


Tidak ada komentar