

SIARAN PERS KAJIAN PUBLIK
ANALISASIBERNEWS.COM
*Koordinasi, Integritas, Sinkronisasi, Simplifikasi.Itu Obatnya*”
*BANDUNG, 6 AGUSTUS 2026*

Warga Bandung lagi resah!
Di Ciroyom ,1000 pedagang galau karena sengketa lahan.
Di Jalan Riau ,10 pohon tumbang demi Videotron milyaran.
Dua kasus ,satu penyakit :
*PEMERINTAHAN KOTA BANDUNG LUPA KOORDINASI!*
Sebagai Pengamat Kebijakan Publik, kami menyatakan dengan tegas :
*Ini bukan salah pedagang .Ini bukan salah pohon .Ini salah sistem*!
I.*FAKTA PAHIT DI LAPANGAN*
1.*CIROYOM*: Pasar mau disterilkan padahal putusan pengadilan belum ada .
Pedagang jadi korban .PAD kota terancam.
2.*JALAN RIAU*: Pohon ditebang .Yang disegel bekasnya”. Videotronnya masih berdiri gagah.
Dendanya receh dibanding untungnya.
3.*PENYAKIT SAMA*: OPD jalan sendiri – sendiri.Data tidak nyambung .Tindakan tidak sinkron.
II*BEDAH AKADEMIS: KENAPA BISA KACAU?
Karena Pemkot melanggar 4 hukum dasar manajemen pemerintahan:
1.*UU No.23/2014*: Urusan pasar &’TTH itu wajib Pemkot. Wali Kota penanggung jawab.
2.*UU No. 30/2014*: Negara dilarang rugikan warga kalau sengketa belum inkrah.
3.*UU No.32/2009 : Tebang pohon di ruang publik harusxizin + ganti 1: 10 .
4.*Perda No.15/2011*:
Videotron liar wajib di bongkar,bukan cuma didenda.
*Kesimpulan Akademis*:
Kalau hukum ditegakkan setengah – setengah ,maka yang kuat makin menang .yang kecil makin tertindas.Itu namanya
*Krisis Kepercayaan Publik*.
III.*SOLUSI NAMPOL UNTUK
WALI KOTA . MUHAMMAD FARHAN: PAKAI ILNLMU KISS”
*Bapak Wali, rakyat tidak butuh janji, Rakyat butuh aksi*.
Pakai *Ilmu KISS*biar Bandung sembuh:
*K- KOORDINASI: SATU MEJA ,SATU KOMANDO*”
Bubarkan ego sektoral!! Bentuk Tim Krisis Aset Publik di pimpin Sekda.Isinya Perumda, BPN, DLH, DPRD .Rapat tiap ada kasus besar. Jangan sampai ada lagi OPD bilang ” itu bukan urusan saya”.
I*INTEGRITAS : SATU DATA, SATU KEBENARAN”
Stop data ngumpet Bikin 1 Dashboard Scan QR di Pasar Ciroyom langsung ketahuan siapa pemilik, statusnya apa .
Scan QR di Videotron jalan Riau langsung ketahuan izinya ada atau bodong .Biar publik bisa ngawasin .
S – *SINKRONISASI : HUKUM HARUS TEPAT SASARAN*”..
Kalau salahnya Videotron,ya segel Videotronnya!
Kalau salahnya tebang pohon , ya suruh tanam 100 pohon ! Jangan hukum kiranya .Tegaskan atas : *Pelanggaran Besar Sanksi Besar*.Biar ada efek jera.
S*- SIMPLIFIKASI ;” LAYANI RAKYAT,JANGAN DIPERSULIT
Bikin 1 aplikasi pengaduan .warga lapor pohon tumbang 3 hari harus beresmWarga lapor pasar resah ,7 hari harus ada RDP.Birokrasi dipotong.
Pelayanandipercepat
IV *PESAN UNTUK PUBLIK KOTA BANDUNG*
Warga Bandung,ini kota kita !
Jangandiam kalau pohon ditebang.
Jangan diam kalau pedagang digusur.
Kawal terus karena “*Bandung UTAMA* itu buka dibangun pakai Senen, tapi dibagun pakai *KEADILAN *
V.PENUTUP
*Pak Wali Farhan,
UJIAN sisah datang , Ciroyom dan Jalan Riau adalah barometernya!
Buktikan Bandung UTAMA bukan cuma slogan di baliho.
.Buktikan dengan *KISS*.karena kota yang hebat,lahir dari pemerintah yang sederhana tapi tegas .
KOORDINASI KUAT!
DATA TERBUKA!
HUKUM TEGAS!
LAYANAN MUDAH!
ITU BARU BANDUNG JUARA!
#Selamaykan Bandung
#PakaiIlmuKISS
#WakiKotaFaranTegas
#RakyatBandungMengawasi.
*Pengamat Kebijakan Publik & Politik*,
*R. WEMPY SYAMKARYA,S.H.M.H.,
*Dewan Penasehat,Analisa Siber Nasional*


Tidak ada komentar