

Analisasibernews.com, SANGGAU – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sanggau, AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H., memimpin langsung jalannya Apel Jam Pimpinan di halaman Markas Komando (Mako) Polres Sanggau pada Selasa pagi. Agenda strategis ini difungsikan sebagai ruang evaluasi komprehensif sekaligus penguatan komitmen operasional bagi seluruh personel guna mengeskalasi disiplin, profesionalisme, dan kesiapsiagaan pelayanan publik. Selasa, ( 18/8/2026 ).
Dalam arahannya, AKBP Kadek Ary Mahardika mengawali dengan seruan syukur atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan dalam menunaikan tugas konstitusional. Ia secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran atas keberhasilan mengamankan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang berlangsung kondusif di wilayah hukum Kabupaten Sanggau.
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel atas dedikasi yang ditunjukkan, sehingga agenda nasional kemarin berjalan aman dan tertib. Namun, capaian ini bukan titik akhir. Keberhasilan ini harus dipertahankan secara konsisten melalui peningkatan disiplin, tanggung jawab pribadi, dan kapabilitas taktis di lini tugas masing-masing,” ujar AKBP Kadek Ary Mahardika.
Doktrin Profesionalisme dan Penguatan Aspek Administratif :
Kapolres Sanggau menegaskan bahwa pemahaman mendalam terhadap tugas pokok dan fungsi (tupoksi) merupakan fondasi mutlak bagi setiap insan Korps Bhayangkara. Penguasaan tupoksi dinilai menjadi kunci utama dalam pengambilan keputusan yang cepat, tepat, dan terukur saat menghadapi dinamika eskalasi di lapangan.

“Profesionalisme Polri berakar dari pemahaman tugas yang matang, yang kemudian diaktualisasikan lewat tanggung jawab penuh. Tidak boleh ada personel yang gamang atau tidak memahami tanggung jawab sektoralnya,” tegas Kapolres.
Di sisi lain, akuntabilitas pelayanan publik turut menjadi sorotan utama. Berdasarkan hasil inspeksi mendadak sebelumnya, Kapolres menginstruksikan penertiban administrasi, khususnya pengisian buku mutasi di ruang pelayanan. Setiap kepala satuan fungsi kini diwajibkan melakukan pemeriksaan berkala dan membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk pengawasan melekat (waskat) yang berjenjang.
Sikap Tampang sebagai Representasi Wibawa Institusi :
Aspek disiplin internal tidak luput dari perhatian. Kapolres memberikan koreksi tegas terhadap sikap tampang dan kerapian sebagian kecil personel, termasuk penggunaan aksesori non-regulasi seperti gelang dan kalung, serta ketidakrapian rambut.
Bagi AKBP Kadek Ary, performa visual anggota adalah cerminan langsung dari kredibilitas institusi di mata masyarakat.
“Penampilan, kerapian, dan kepatuhan atributif bukan sekadar estetika, melainkan manifestasi dari kesiapan mental dan penghormatan seorang anggota Polri terhadap seragam yang dikenakannya,” imbuhnya.
Ia juga melayangkan peringatan keras terkait zero-tolerance terhadap pelanggaran disiplin maupun Kode Etik Profesi Polri (KEPP). Setiap bentuk deviasi perilaku dipastikan akan dijatuhi sanksi tegas sesuai regulasi internal yang berlaku demi menjaga marwah dan kebersihan organisasi.
Rencana Taktis Pengamanan Agenda Daerah :
Menyongsong agenda terdekat di wilayah Sanggau, yakni Pameran Pembangunan, Kapolres bergerak cepat dengan menginstruksikan Kabag Ops untuk segera mematangkan pola pengamanan dan manajemen risiko. Skema tersebut dirancang untuk menjamin rasa aman dan kenyamanan maksimal bagi masyarakat penikmat pameran.
Paralel dengan langkah tersebut, Kasat Intelkam diperintahkan untuk segera mengaktivasi sistem “Sabuk Kamtibmas”—sebuah langkah mitigasi intelijen dini guna memetakan potensi kerawanan dan gangguan keamanan di area publik.
Menutup arahannya, AKBP Kadek Ary Mahardika menekankan pentingnya soliditas internal, koordinasi lintas fungsi, serta manajemen kesehatan fisik bagi setiap personel di tengah padatnya agenda pengabdian.
“Mari kita jaga kesehatan dan soliditas. Kita bergerak dalam satu kesatuan sistem (one system) yang utuh. Tugas kita adalah memberikan pelayanan dan memastikan Kabupaten Sanggau tetap berada dalam koridor aman, damai, dan produktif,” pungkasnya.( Wid )


Tidak ada komentar