

NUSA TENGGARA TIMUR — AnalisaSinerNews.com – Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah perairan Timur Laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026, pukul 04.58 WIB. Gempa yang terjadi pada kedalaman 15 kilometer ini sempat memicu peringatan dini tsunami yang kemudian dicabut pada pukul 07.30 WIB hari yang sama. Gelombang setinggi hingga 0,94 meter tercatat di wilayah Maurole, Kabupaten Ende.
Hingga hari ini, Minggu 16 Agustus 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat ratusan kali gempa susulan dengan kekuatan bervariasi antara magnitudo 2,5 hingga 6,2. Proses penstabilan diperkirakan masih berlangsung dalam 2–3 minggu ke depan. Sementara itu, dampak kerusakan dan korban jiwa terus berkembang, dengan puluhan orang meninggal dunia dan ribuan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Menyusul musibah besar yang menimpa saudara-saudara kita di NTT, seluruh jajaran dan pengurus AnalisaSiberNews.com turut merasakan kesedihan yang mendalam dan menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya.
“Kami segenap keluarga besar AnalisaSiberNews.com menyampaikan doa terbaik untuk seluruh warga Nusa Tenggara Timur. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan bagi keluarga yang berduka. Semoga korban yang terluka lekas sembuh, dan seluruh warga yang terdampak senantiasa dilindungi serta segera dikembalikan ke keadaan yang lebih baik. Pray For NTT.” — Seluruh Jajaran dan Pengurus AnalisaSiberNews.com

AnalisaSiberNews.com juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan, menghindari bangunan yang mengalami kerusakan, dan senantiasa mengikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG serta instansi terkait. Semoga musibah ini segera berlalu dan NTT kembali pulih.
Sumber informasi: BMKG
Ajunaedi dan Seluruh Jajaran dan Pengurus AnalisaSiberNews.com.


Tidak ada komentar