KABUPATEN TANGERANG | AnalisasiberNews.com – Sebuah usaha jasa penyewaan Korsel (Kursi dan Perlengkapan Hajatan) yang berlokasi di Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, resmi memulai operasionalnya dengan menggelar kegiatan doa bersama (tawasul) dan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk rasa syukur sekaligus memohon keberkahan atas usaha yang baru dirintis.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh kekeluargaan tersebut dihadiri oleh keluarga besar pemilik usaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, para tetangga, serta sejumlah tamu undangan. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tawasul, doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim di sekitar lokasi usaha.
Pemilik usaha menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas dimulainya operasional usaha yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi sumber rezeki yang halal dan penuh keberkahan.
“Usaha ini kami awali dengan doa bersama dan berbagi kepada anak-anak yatim sebagai bentuk ikhtiar agar usaha yang dijalankan diberikan kelancaran, keberkahan, serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Selain sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan santunan juga menjadi wujud kepedulian sosial kepada sesama. Pemilik usaha berharap kegiatan berbagi tersebut tidak hanya dilakukan pada saat pembukaan usaha, tetapi dapat menjadi agenda rutin apabila usaha berkembang dengan baik.
Usaha penyewaan korsel ini menyediakan berbagai kebutuhan perlengkapan untuk acara masyarakat, seperti kursi, meja, tenda, perlengkapan pesta, hingga kebutuhan kegiatan hajatan, pengajian, syukuran, dan berbagai acara lainnya. Kehadirannya diharapkan dapat mempermudah masyarakat Kecamatan Kresek dan sekitarnya dalam memperoleh layanan penyewaan perlengkapan acara dengan harga yang terjangkau dan pelayanan yang profesional.
Tokoh masyarakat yang hadir turut memberikan apresiasi atas inisiatif pemilik usaha yang memilih mengawali kegiatan usahanya dengan doa bersama dan santunan anak yatim. Menurutnya, nilai-nilai kepedulian sosial seperti ini patut menjadi teladan bagi para pelaku usaha lainnya.
“Kami mendoakan semoga usaha ini semakin maju, berkembang, membuka lapangan pekerjaan, dan menjadi usaha yang membawa manfaat bagi masyarakat luas,” ujar salah seorang tokoh masyarakat.
Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh keakraban. Setelah doa bersama dan santunan selesai dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama para tamu undangan sebagai bentuk mempererat tali silaturahmi antara pemilik usaha dengan masyarakat sekitar.
Momentum pembukaan usaha tersebut menjadi bukti bahwa memulai sebuah usaha tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga dapat diawali dengan nilai-nilai spiritual, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Diharapkan langkah tersebut menjadi awal yang baik bagi perjalanan usaha sehingga mampu tumbuh, berkembang, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
Penulis : Nurhaedi Nedi
Editor : Redaksi AnalisasiberNews

