

KOTA MALANG – AnalisaSiberNews.com – Kota Malang mencatat sejarah sebagai wilayah pertama di Indonesia yang memutuskan menghentikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil sebagai respons tegas terhadap aspirasi yang disampaikan kalangan mahasiswa kepada lembaga perwakilan rakyat daerah.
Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menegaskan sikap kesepakatannya secara terbuka.
“Kami sepakat sepenuhnya untuk menghentikan penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis atau MBG di wilayah Kota Malang. Keputusan ini merupakan wujud tanggung jawab dan jawaban langsung kami terhadap harapan yang telah disampaikan oleh rekan-rekan mahasiswa,” ujar Amithya dalam pernyataannya yang disorot publik, Senin (7/9/2026).
Keputusan tersebut memicu beragam tanggapan dan perbincangan hangat di tengah masyarakat luas. Banyak warga mengemukakan usulan yang dianggap lebih mendesak: agar anggaran program yang nilainya mencapai ratusan triliun rupiah tersebut dialihkan fungsinya sepenuhnya.

Dana besar itu dinilai akan jauh lebih bermanfaat jika dimanfaatkan untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur dasar. Salah satu fokus utamanya adalah memperbaiki jalan-jalan di kawasan perkampungan yang hingga saat ini kondisinya masih rusak, berlubang, dan menyulitkan aktivitas warga.
Masyarakat menilai perubahan sasaran anggaran ini akan memberikan dampak yang nyata, terlihat secara langsung serta dirasakan manfaatnya oleh kepentingan umum secara menyeluruh, mengingat MBG sebelumnya juga menjadi sorotan nasional sebagai program berskala besar.(**) Ajn


Tidak ada komentar