

SIARAN PERS
PENGAMAT KEBIJAKAN PUBLIK
ANALISASIBERNEWS.COM I BANDUNG,jabar,Agustus 2026
Saya sebagai Pengamat Kebijakan Publik mencermati proses penunjukan Direktur Utama Perumda Tirtawening Kota Bandung yang berujung pada nama *Rizky Megiantoro*. Berdasarkan fakta dan regulasi,saya menilai keputusan ini berpotensi menjadi *blunder tata kelola dan politik*
Bagi pemerintahan Bapak Muhammad Farhan.
I.*DASAR EVIDENSI & ARGUMENTASI AKADEMIS*

1.*Pelanggaran Prinsip Meritokrasi & Profesionalisme BUMD*
Sesuai *PP No. 54 Tahun 3017 tentang BUMD dan SK Mendagri,salah satunya syarat mutlak Dirut BUMD adalah memiliki pengalaman minimal 5- 6 tahun di bidang terkait.
*Fakta*: Rizkiy Mediantoro memiliki rekam jejak sebagai pengusaha di bidang perhotelan dan olahraga. Tidak ada rekam jejak manajerial di sektor air minum.
Pertanyaan kritis:
Bagaimana sertifikasi ahli madya manajemen air minum bisa diperoleh dalam waktu singkat tanpa memenuhi masa kerja minimal 6 tahun ?
Ini mencederai prinsip good Corporate Governance .
2.*Kontraksi dengan Komitmen Publik Wali Kota*
Pada 17 Juni 2025 saat merombak direksi , Bapak Farhan secara tegas menyatakan : performa dan kinerja nyata jauh lebih penting dibandingkan kedekatan personal atau latar belakang politik”.
Beliau juga menugaskan Dewasa untuk memastikan seleksi dilakukan berdasarkan kompetensi dan integritas,bukan kepentingan politik”.
Penunjukan Figur yang memiliki kedekatan politik historis sebagai Ketua Bapilu NasDem 2024 justru menimbulkan persepsi “politik balas Budi” dan membatalkan komitmen tersebut.
3.*Risiko Reputasi dan Hukum*
Kita baru saja keluar daribkasus 17 kerabat pejabat PDAM yang jadi sorotan.
Publik masih trauma .Jika proses ini dipaksakan , maka :
a. *RISIKO hukum*: Keputusan dapat digugat ke PTUN karena cacat prosedur
b. *Risiko Politik*: Narasi transaksional ” akan mematikan semangat #BANDUNGKOLABURASI
yang sedang dibangun
c. *Risiko Layanan*:
Tirtawening adalah urat nadi air bersih 2.5 juta warga Bandung.Salah urus { krisis layanan.
II.*TANPARAN TUSUKAN*”
*UNTUK PEMERINTAH FARHAN*
Pak Farhan, dengan hormat jangan biarkan 100 hari kerja baik Anda ternodahanya karena 1 keputusan yang berbau akomodasi politik.
Anda terpilih karena janji perubahan dan profesionalisme .Jangan tukar itu dengan loyalitas sempit.
Ingat ‘ *BUMD bukan kue untuk dibagi ,BUMD adalah amanah untuk diurus*.
Jika benar ingin penyegaran organisasi untuk hadapi tugas berat “, maka tunjukanlah orang terbaik, bukan orang terdekat.
Rakyat Bandung butuh air yang mengalir ,bukan air mata karena kebijakan yang salah arah.
III.*TUNTUTAN*
1. *Audit Ilang Pansel*:
Buka secara transparan nilai dan rekam jejak 27 peserta seleksi.
2.*Tunda SK*: Jangan keluarkan SK pengangkatan sebelum semua persyaratan administratif dan teknis terpenuhi secara sah.
3.*Libatkan Akademisi & DPRD*: Bentuk Tim Independen untuk menguji kelayakan calon.
*Penutup*
*Saya tidak anti kader partai menjabat .Saya anti pada proses yang tidak adil .
Biarkan Tirtawening menjadi bukti bahwa di Bandung, * Kompetensi> Kedekatan.
Demikian pertanyaan ini saya sampaikan demi Bandung yang lebih baik .
*Hormat saya*
*R.WEMPY SYAMKARYA, S.H
M.H.
Pengamat Kebijakan Publik dan Politik
Ketua Dewan Penasehat Analisaber Nasional


Tidak ada komentar