MEDIA ANALISASIBERNEWS.COM
Media AnalisasiberNews.com terus memperkuat jaringan perwakilan redaksi di berbagai wilayah Indonesia untuk mendukung penyampaian informasi yang cepat, akurat, berimbang, dan profesional kepada masyarakat.

SIARAN PERS ANALISIS
UNTUK STABILITAS PEMERINTAHAN KBB
ANALISASIBERNEWS.COM
Bandung Barat , 9 September 2026
Dinamika 7 Fraksi DPRD KBB yang mendesak pergantian Sekda Ade Zakir, dengan catatan NasDem tidak ikut teken, adalah sinyal penting .Ini bukan sekedar “politik” Ini ujian tata kelola pemerintahan.
Kami menyerukan:
*Selesaikan dengan 3 prinsip: Hukum ,kinerja ,dan Kepentingan Rakyat*.
I.*EVIDEN ARGUMENTASI AKADEMIS: APA YANG SEDANG TERJADI*?
1.*Teori Principal- Agent*”
Rakyat = Principal.Bupati / Wakil Bupati dan DPRD = Agent .Sekda = Agent dari Bupati .
*Eviden*: Ketika 7 Fraksi” bersuara ,artinya ada persepsi Agent ” tidak bekerja optimal .Tapi suara terbanyak / otomatis benar.
2.*Teori Political Alignment*”
7 Fraksi vs 1 Fraksi NasDem menunjukan adanya ketidak – sejajaran politik” antara Eksekutif dan mayoritas Legislatif.
*Eviden*: Ini rawan deadlock anggaran ” jika tidak dikelola .
Tapi juga bisa jadi checks anda balance ” yang sehat.
3.*Teori Beureaucratic Neutrativ*”
Sekda adalah Jenderal ASN “. Tugasnya netral, profesional,melayani semua .
*Eviden*: Jika Sekda dipersepsikan partisan ,maka legitimasi birokrasi runtuh. Jika Sekda hanya jadi korban politik”, maka profesional ASN terancam.
II *ALUR HUKUM: APA KATA UUTENTANG SEKDA*?
1.*UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah*”
*Pasal 208*: Sekretaris Daerah diangkat dan diberhentikan oleh Bupati/ Wakil Bupati atas persetujuan Pimpinan DPRD.
*Makna Hukum*: Bupati punya kewenangan penuh DPRD hanya memberi pertimbangan / persetujuan.
Bukan menunjuk langsung .
2.*UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN*
*Pasal 19*: Pengangkatan dan pemberhentian JPT harus melalui lelang jabatan dan pertimbangan KASN .
*Makna Hukum*: Tidak bisa “copot ” Sekda tanpa alasan kinerja + prosedur .Harus ada : Penilaian Kinerja Rekomendasi Baperjakat ,da. kapan.
3.*PP No. 11 Tahun 2017 tentang Managemen PNS*
*Pasal 113*: PNS dapat diberhentikan karena’ : permintaan sendiri ,BUP , kinerja tidak memenuhi, pelanggaran disiplin.
*Makna Hukum*: Desakan politik ” saja tidak cukup sebagai dasar hukum pemberhentian.
4.*UU No. 9 Tahun 2015*
*Pasal 42*: DPRD mempunyai fungsi pengawasan.
*Makna Hukum*: DPRD berhak panggil , sidak , interpelasi kinerja Sekda.
Tapi tidak berhak memecat langsung.
*ALUR HUKUM YANG BENAR*:
Desakan DPRD – Rapat Dengar Pendapat- Audit Kinerja Sekda Oleh Baperjakat + Inspektorat – Rekomendasi Bupati Jika Layak,ajukan ke ASN – Keputusan Bupati.
III.4 REKOMENDASI SOLUSI UNTUK SEMUA PIHAK DI KBB”
Agar tidak gaduh dan pemerintahan tetap jalan:
1.*KEPADA 7 FRAKSI KBB
Jangan berhenti di surat desakan .*Buka data*.
Sebutkan secara terbuka :
Kinerja Sekda lemah dipoin A,B,C ” Gunakan fungsi pengawasan dan hak interpelasi.Jagan gunakan kekuatan jumlah ” untuk tekanan politik buta.
2.*KEPADA FRAKSI NASDEM KBB*
Posisi tidak ikut teken ” adalah hak politik .jelaskan rasionalnya. Ke publik :
Apakah karena data,atau karena pertimbangan lain .
Jangan biarkan publik berspekulasi.
3.*KEPADA BUPATI KBB*
Adad pemegang kewenangan.*Lakukan audit kinerja 100 Hari Sekda*.Jika memang buruk ,copot sesuai UU ASN .
Jika baik ,pertahankan dan jelaskan ke DPRD dengan data .Jangan ambil keputusan karena rekanan.
4.*KEPADA SEKDA ADE ZAKIR*
Buka diri untuk dievakuasi.
Hadir di DPRD .Jelaskan serapan anggaran, kendala birokrasi,dan capaian .
Buktikan profesionalisme ASN .Jabatan adalah amanah ,bukan hak.
IV.*PENUTUP: PESAN UNTUK KBB
*Warga KBB tidak peduli siapa Setidaknya .Warga peduli: *Apakah Pelayanan di kecamatan a lancar*?
*Apakah anggaran terserap ?
Apakah birokrasi tidak dipolitisasi*?
*Jangan sampai 3,5 juta warga KBB jadi korban konflik politik*.
Selesaikan di meja hukum da meja data . Bukan di jalanan. dan di media sosial.
*STABILITAS KBB LEBIH PENTING DARI EGO POLITIK SIAPAPUN*”
Hormat kami,
*R.WEMPY SYAMKARYA,S.H.M.H.”*
Pengamat Kebijakan Publik dan Politik
Dewan Penasehat Analisaber Nasional

Tidak ada komentar