

ANALISASIBERNEWS.COM I Bandung, 26 Agustus 2026 — Keluarga Ananda Giandra Suherman, melalui Neng Rojiah (Teh Jiah), Ketua YASTAHIM Kabupaten Bandung, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bapak Zidney, dr. Krishna Pradananta, Sp.B.FINACS, selaku dokter pada Poli Bedah Umum RSUD Welas Asih, beserta seluruh jajaran tenaga kesehatan dan manajemen RSUD Welas Asih atas pelayanan serta penanganan medis yang telah diberikan kepada Ananda Giandra Suherman.
Berdasarkan dokumen pelayanan yang diterima keluarga, Ananda Giandra Suherman mendapatkan pelayanan di Poli Bedah Umum RSUD Welas Asih pada 26 Agustus 2026, dengan dokter pemeriksa dr. Krishna Pradananta, Sp.B.FINACS.
Dalam dokumen pelayanan tersebut tercantum keterangan “Perbaikan” dan “Ad Bonam”. Keterangan tersebut disampaikan sebagaimana tercantum dalam dokumen pelayanan dan tidak dimaksudkan sebagai penilaian medis tambahan di luar hasil pemeriksaan dokter.
Adapun dokumen pelayanan juga memuat informasi mengenai obat dan dosis. Karena sebagian tulisan pada dokumen tidak terbaca secara utuh, rincian obat maupun dosis tidak diuraikan lebih lanjut dalam pemberitaan untuk menjaga ketepatan informasi medis.

Neng Rojiah (Teh Jiah) menyampaikan penghargaan atas profesionalisme, kesigapan, perhatian, serta kepedulian yang diberikan dokter dan jajaran tenaga kesehatan selama proses pelayanan dan penanganan medis.
«“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Zidney, dr. Krishna Pradananta, dan seluruh jajaran RSUD Welas Asih yang telah menangani Ananda Giandra Suherman dengan penuh perhatian dan profesional. Semoga seluruh kebaikan, ketulusan, dan pengabdian para tenaga kesehatan mendapat balasan terbaik dari Allah SWT.”»
Selain kepada tenaga kesehatan, apresiasi juga disampaikan kepada Jihan serta Zidney Fahmidyan, S.H., yang turut memberikan perhatian dan membantu proses komunikasi serta memediasi pihak-pihak terkait dalam penanganan persoalan yang berkaitan dengan Ananda Giandra Suherman.
Keluarga menyampaikan penghargaan atas upaya mediasi yang dilakukan dengan mengedepankan komunikasi, musyawarah, dan penyelesaian secara kondusif.
«“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Jihan dan khususnya kepada Pak Zidney Fahmidyan, S.H., yang telah membantu memediasi dan membuka ruang komunikasi dengan baik. Bagi kami, kehadiran pihak yang mau membantu menjembatani komunikasi sangat berarti bagi keluarga. Semoga segala ikhtiar dan niat baik tersebut menjadi kebaikan bagi semua pihak.”»
Menurut keluarga, pelayanan kesehatan bukan hanya berkaitan dengan tindakan medis, tetapi juga mencakup komunikasi, kepedulian, rasa aman, serta dukungan kepada pasien dan keluarga.
Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghormatan keluarga kepada para tenaga kesehatan maupun pihak-pihak yang telah membantu proses penanganan dan komunikasi, dengan tetap mengedepankan kepentingan pasien.
Keluarga berharap semangat profesionalisme, pelayanan yang humanis, serta komunikasi yang baik dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Sumber:
Neng Rojiah (Teh Jiah)
Ketua YASTAHIM Kabupaten Bandung
Editor I red


Tidak ada komentar