

ANALISASIBERNEWS.COM I MANGGARAI BARAT, NTT — Gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026), membuat sejumlah warga dan wisatawan di Labuan Bajo harus dievakuasi dari lokasi yang terdampak.
Personel Kompi 1 Batalyon B Pelopor Labuan Bajo dikerahkan untuk melakukan patroli, pengecekan kondisi bangunan, sekaligus membantu masyarakat dan wisatawan yang membutuhkan pertolongan.
Komandan Kompi 1 Batalyon B Pelopor Labuan Bajo, IPTU Theodorus B. Boka, mengatakan pengerahan personel dilakukan sebagai tindak lanjut arahan pimpinan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan dampak bencana.
Patroli dilakukan di sejumlah lokasi, termasuk kawasan Hotel Jayakarta, Desa Gorontalo, Labuan Bajo. Dari pengecekan tersebut, petugas menemukan adanya kerusakan pada sejumlah bagian bangunan.

Personel Brimob juga membantu sejumlah wisatawan warga negara asing yang mencari anggota keluarganya setelah proses evakuasi. Sebagian wisatawan kemudian diarahkan menuju Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo untuk mendapatkan penanganan.
Berdasarkan keterangan IPTU Theodorus yang diberitakan RRI, terdapat tiga warga negara asing yang terdampak di kawasan Hotel Jayakarta. Dua di antaranya dilaporkan mengalami luka ringan akibat terkena material bangunan.
Pihak Brimob memastikan personel tetap disiagakan untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat maupun wisatawan yang terdampak bencana.
Kesiapsiagaan tersebut merupakan bagian dari upaya penanganan kebencanaan dan pelayanan kemanusiaan di wilayah Labuan Bajo.
Utamakan Verifikasi dan Privasi Korban
Dalam pemberitaan mengenai bencana, AnalisaSiberNews mengedepankan prinsip akurasi, keberimbangan, verifikasi, serta penghormatan terhadap privasi korban.
Redaksi tidak mencantumkan identitas pribadi maupun detail medis korban yang tidak memiliki kepentingan publik, serta tidak menampilkan visual yang dapat mengeksploitasi kondisi korban.
Sumber informasi: RRI.co.id, berdasarkan keterangan IPTU Theodorus B. Boka, Komandan Kompi 1 Batalyon B Pelopor Labuan Bajo.
Penulisan dan penyuntingan: Redaksi AnalisaSiberNews.


Tidak ada komentar