

MINAHASA UTARA – AnalisSiberNews.dom – Jum’at,14/8/26 – Dalam rangka mengonstruksi semangat nasionalisme sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026, Pemerintah Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara, menggelar Lomba Pawai Lampion yang memukau. Agenda yang diikuti oleh ratusan siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kecamatan Dimembe ini dipusatkan di Balai Desa Matungkas, Jumat (14/08/2026).
Eksibisi kreatif ini diikuti oleh 9 tim delegasi dengan total estimasi massa mencapai 300 peserta, yang mengintegrasikan para pelajar, guru pendamping, serta elemen masyarakat. Visualisasi malam yang benderang tersebut secara resmi dilepas oleh Camat Dimembe, Ansye Dengah, S.Sos., M.I.P., didampingi Danramil 1310-04/Dimembe Kapten Inf Lucas Lahama, Wakapolsek Dimembe Ipda Stenly Malope, serta Kepala Puskesmas Tatelu dr. Rio Nainggolan. Mengambil titik start dari Balai Desa Matungkas, iring-iringan pawai bergerak tertib menuju garis finish di Kantor Kecamatan Dimembe.
Hadirnya Danramil 1310-04/Dimembe Kodim 1310/Bitung, Kapten Inf Lucas Lahama, di lokasi acara menjadi representasi nyata dari komitmen TNI dalam mendukung stimulus positif di wilayah binaan. Kehadiran ini sekaligus menjadi instrumen motivasi bagi generasi muda untuk mengaktualisasikan nilai-nilai kebangsaan secara kreatif.
Sepanjang rute, para peserta memamerkan ragam formasi lampion eksotik berbalut atraksi yang sarat akan pesan patriotisme.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Sekolah Dasar (SD) Laikit sukses mengamankan predikat Juara 1, disusul oleh SMP Dimembe di posisi Juara 2, dan SD Inpres Matungkas yang mengunci posisi Juara 3.
Di sela kegiatan, Danramil 1310-04/Dimembe, Kapten Inf Lucas Lahama, menegaskan bahwa manifestasi perayaan kemerdekaan melalui jalur edukasi visual seperti ini sangat krusial dalam membentuk paradigma berpikir generasi muda.
“Lomba Pawai Lampion ini merupakan media instruksional yang sangat taktis bagi para pelajar. Tidak sekadar memeriahkan hari kemerdekaan, esensi utama dari kegiatan ini adalah menanamkan doktrin persatuan, kolektivitas, orisinalitas ide, serta rasa kepemilikan terhadap bangsa sejak usia dini,” ujar Danramil.
Ia juga mengimbau seluruh elemen pelajar untuk mentransformasikan momentum HUT ke-81 RI ini sebagai pemantik akselerasi dalam belajar, mengukir prestasi, dan membentuk karakter yang berbasis pada wawasan kebangsaan.
Pada kesempatan terpisah, Komandan Kodim (Dandim) 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made DJ, turut memberikan apresiasi tinggi atas inisiasi responsif yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kecamatan Dimembe.
“Sinergitas yang solid antara jajaran kecamatan, kepanitiaan, tenaga pendidik, orang tua, hingga determinasi para peserta adalah kunci suksesnya acara ini. Komposisi estetika dan kedisiplinan yang ditampilkan malam ini merupakan representasi konkret dari bagaimana generasi muda seharusnya mengisi ruang kemerdekaan,” tutur Dandim.
Letkol Inf Dewa Made DJ juga menggarisbawahi bahwa perayaan kemerdekaan tidak boleh terjebak dalam batas seremonial belaka, melainkan harus dikonversi menjadi momentum rekonstruksi karakter bangsa (nation and character building).
“Anak-anak kita adalah suksesor masa depan. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban kolektif kita untuk menyediakan ruang inkubasi bagi mereka agar terus berkarya, berkompetisi secara sehat, dan mendalami esensi integrasi sosial serta cinta tanah air,” tegasnya.
Mengusung spirit kemerdekaan yang inklusif, Lomba Pawai Lampion se-Kecamatan Dimembe ini berhasil terlaksana dengan aman, tertib, dan kondusif. Acara ini menjadi indikator valid atas tingginya antusiasme masyarakat dalam menyongsong gerbang usia baru Republik Indonesia.
Turut hadir mengawal jalannya acara, Hukum Tua Matungkas Novieta Tangkudung, Babinsa Desa Matungkas Sertu Masudi, segenap perangkat Desa Matungkas, serta jajaran tokoh masyarakat setempat.
( Wid )


Tidak ada komentar