

ANALISASIBERNEWS.COM I KABUPATEN BANDUNG JAWA BARAT – Rabu, 12 Agustus 2026,Kepala Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Hadian Supriatna, S.P., menuangkan pandangan mendalamnya tentang makna politik dan pentingnya menjunjung etika dalam sebuah tulisan berjudul “Politik sebagai Jalan Pengabdian, Etika sebagai Penjaga Martabat.
Dalam tulisannya, Hadian menegaskan bahwa politik sejatinya bukan sekadar perebutan kekuasaan, melainkan sarana konstitusional untuk mewujudkan cita-cita bernegara: melindungi segenap bangsa, memajukan kesejahteraan umum, serta mencerdaskan kehidupan masyarakat.
“Tanpa etika, politik akan kehilangan ruhnya. Ia hanya menjadi panggung sandiwara yang melelahkan dengan janji-janji, namun sunyi tanggung jawab,” tulisnya.
Lebih jauh, Hadian menyoroti makna politik di tingkat desa yang jauh lebih sederhana dan dekat dengan kehidupan warga. Menurutnya, politik di desa bukan selalu soal pemilu atau kampanye, melainkan hadir dalam musyawarah warga, pembangunan jalan lingkungan, pengelolaan bantuan sosial, hingga keberpihakan pada petani dan pelaku usaha kecil.

“Desa adalah ruang pertama tempat negara benar-benar dirasakan oleh rakyat. Maka politik desa seharusnya berwatak pelayanan. Kepala desa dan perangkatnya bukan penguasa, melainkan pengemban amanah masyarakat,” ujarnya, mengingat budaya Sunda yang menjunjung nilai silih asih, silih asah, silih asuh.
Ia menekankan etika sebagai fondasi utama pemerintahan desa. Etika melahirkan kejujuran dalam pengelolaan anggaran, keadilan dalam pelayanan, serta keterbukaan dalam pembangunan. “Tanpa etika, jabatan hanya simbol; dengan etika, jabatan berubah menjadi kepercayaan,” tegasnya.
Hadian juga mengingatkan agar kontestasi politik tidak merusak persaudaraan warga. “Jangan sampai persaingan sesaat merusak persaudaraan yang telah terbangun puluhan tahun. Desa kuat karena gotong royongnya, bukan karena kompetisinya,” ucapnya.
Di akhir tulisannya, ia menegaskan bahwa politik terbaik adalah yang membumi, dekat dengan rakyat, menjunjung adat, dan setia pada Pancasila. “Politik adalah cara terbaik untuk berbakti selama dijalankan dengan nurani. Tanpa etika, politik hanya panggung; dengan etika, politik menjadi ibadah pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkas Hadian.
Narasumber : Kepala Desa Cibiru Wetan Hadian Supriatna S.P. Jurnalis : Ajunaedi.


Tidak ada komentar