x
PROFIL RESMI

PERWAKILAN REDAKSI PROVINSI JAMBI

MEDIA ANALISASIBERNEWS.COM

CEPAT • AKURAT • BERIMBANG
JARINGAN REDAKSI DAERAH

Profil Resmi Perwakilan Redaksi Media AnalisasiberNews.com Provinsi Jambi

Media AnalisasiberNews.com terus memperkuat jaringan perwakilan redaksi di berbagai wilayah Indonesia untuk mendukung penyampaian informasi yang cepat, akurat, berimbang, dan profesional kepada masyarakat.

KEPALA PERWAKILAN WILAYAH KAMALUDIN Provinsi Jambi
WAKIL KEPALA PERWAKILAN WILAYAH MADNUR Provinsi Jambi

Lima Terduga Pelaku Pengeroyokan dan Dugaan Kekerasan Seksual di Panongan Ditangkap Polresta Tangerang

waktu baca 9 menit
Senin, 10 Agu 2026 15:49 27 siberadmin

KABUPATEN TANGERANG | AnalisasiberNews.com – Polresta Tangerang mengungkap kasus dugaan pengeroyokan, perampasan kemerdekaan, serta dugaan kekerasan seksual yang dialami seorang pria berinisial PG (25) di Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

INGIN BERLANGGANAN BERITA TERKINI?
Ikuti Saluran WhatsApp AnalisasiberNews.com — Semua Berita Langsung di HP Anda
IKUTI SEKARANG

Dalam pengungkapan perkara tersebut, aparat kepolisian berhasil mengamankan lima orang pria yang diduga terlibat dalam rangkaian peristiwa kekerasan terhadap korban. Kelima terduga pelaku masing-masing berinisial EDD (24), SD (21), ML (22), AD (31), dan D (21).

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil dari serangkaian penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh Satreskrim Polresta Tangerang setelah menerima laporan terkait dugaan tindak kekerasan yang dialami korban.

● IKLAN
ANALISASIBERNEWS.COM Cepat, Akurat dan Berimbang
Video Promosi Resmi AnalisasiberNews.com

Perkara tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar pada Senin, 10 Agustus 2026.

Menurut Kapolresta Tangerang, peristiwa itu diduga terjadi sejak Selasa malam, 28 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB hingga Rabu dini hari, 29 Juli 2026.

“Perkara ini terjadi pada Selasa, 28 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB hingga Rabu, 29 Juli 2026, dini hari,” kata Indra Waspada.

Bermula dari Keinginan Korban untuk Berhenti Bekerja

Kapolresta menjelaskan, berdasarkan hasil penyidikan sementara, korban PG diketahui baru bekerja pada sebuah usaha koperasi atau bank keliling yang dikelola oleh salah satu tersangka berinisial EDD.

Korban mulai bekerja sejak 25 Juli 2026. Namun, tidak lama setelah itu, korban memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya.

Keputusan tersebut kemudian disampaikan langsung oleh korban kepada EDD. Saat itu, korban mendatangi EDD untuk menyampaikan maksud dan keinginannya mengundurkan diri dari pekerjaan.

Namun, menurut keterangan yang diperoleh penyidik, EDD meminta korban untuk menunggu kedatangan seorang pengawas yang diketahui berinisial SD.

Sekitar pukul 23.00 WIB, SD kemudian datang. Korban kembali menyampaikan bahwa dirinya ingin berhenti dan tidak melanjutkan pekerjaan tersebut.

“Namun, permintaan tersebut justru menimbulkan persoalan,” ujar Indra Waspada.

Dari hasil pemeriksaan sementara, para terduga pelaku diduga merasa tidak menerima keputusan korban untuk berhenti bekerja.

Selain itu, muncul dugaan kecurigaan bahwa korban akan meninggalkan pekerjaan tersebut untuk kemudian membuka usaha serupa.

Para tersangka juga diduga mencurigai korban akan mengambil atau menarik konsumen yang selama ini menjadi bagian dari wilayah usaha mereka.

“Selanjutnya, EDD mengumpulkan tersangka SD, ML, AD, dan D untuk membicarakan persoalan tersebut,” kata Indra Waspada.

Korban Diduga Mengalami Kekerasan Secara Bersama-sama

Setelah para tersangka berkumpul, diduga terjadi tindakan kekerasan terhadap korban.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, korban diduga mengalami pemukulan hingga terjatuh.

Setelah korban berada dalam posisi terjatuh, para tersangka diduga kembali melakukan tindakan kekerasan secara bersama-sama.

Korban disebut mengalami pemukulan, penendangan, serta tindakan kekerasan lainnya.

Peristiwa tersebut diduga berlangsung dalam waktu yang cukup lama dan menyebabkan korban mengalami penderitaan baik secara fisik maupun psikis.

Penyidik masih terus mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk peran masing-masing orang yang diamankan dalam perkara tersebut.

Kapolresta menegaskan, setiap dugaan perbuatan dan keterlibatan para tersangka akan didalami berdasarkan alat bukti, keterangan saksi, keterangan korban, serta hasil pemeriksaan lainnya.

“Selain melakukan kekerasan fisik, dalam perkara ini terdapat pula dugaan kekerasan seksual terhadap korban,” ujarnya.

Dugaan Kekerasan Seksual dan Rekaman Menggunakan Telepon Seluler

Selain dugaan pengeroyokan, penyidik juga menemukan adanya dugaan tindak kekerasan seksual dalam perkara tersebut.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, salah seorang tersangka diduga memaksa korban melakukan tindakan seksual tertentu.

Peristiwa tersebut kemudian diduga direkam menggunakan telepon seluler.

Rekaman tersebut selanjutnya diduga dikirimkan ke dalam sebuah grup komunikasi yang berisi anggota atau karyawan dari usaha yang dikelola oleh salah satu tersangka.

Penyidik masih mendalami dugaan perekaman serta penyebaran rekaman tersebut.

Pendalaman dilakukan untuk mengetahui secara utuh siapa yang melakukan perekaman, siapa yang menyebarkan, kepada siapa rekaman dikirimkan, serta bagaimana keterlibatan masing-masing pihak dalam perkara tersebut.

Kepolisian menegaskan bahwa seluruh proses penanganan perkara dilakukan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Identitas korban juga perlu dilindungi demi menjaga hak, keamanan, dan kondisi psikologis korban.

Dalam perkara yang berkaitan dengan dugaan kekerasan seksual, perlindungan terhadap korban menjadi salah satu aspek penting dalam proses penegakan hukum.

Korban Berhasil Melarikan Diri Melalui Jendela

Setelah rangkaian tindakan kekerasan tersebut berlangsung selama beberapa jam, para tersangka kemudian beristirahat.

Situasi tersebut diduga menjadi kesempatan bagi korban untuk menyelamatkan diri.

Sekitar pukul 05.00 WIB, korban melihat adanya peluang untuk keluar dari tempat kejadian.

Korban kemudian berhasil melarikan diri melalui sebuah jendela yang diketahui tidak terkunci.

Setelah berhasil menyelamatkan diri, peristiwa tersebut akhirnya dilaporkan kepada pihak kepolisian melalui kuasa hukum korban.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polresta Tangerang.

Penyidik melakukan serangkaian tindakan penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap secara menyeluruh peristiwa yang terjadi.

Langkah-langkah yang dilakukan antara lain mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa sejumlah saksi, meminta keterangan korban, serta melakukan pemeriksaan medis dan visum et repertum.

Seluruh hasil pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari proses pembuktian dalam penanganan perkara.

Lima Terduga Pelaku Sempat Meninggalkan Kabupaten Tangerang

Setelah mengetahui perbuatannya berpotensi dilaporkan kepada pihak kepolisian, kelima terduga pelaku diduga meninggalkan wilayah Kabupaten Tangerang.

Dalam proses pelacakan, polisi memperoleh informasi mengenai perpindahan para tersangka dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

Kelima tersangka disebut sempat melarikan diri menuju wilayah Bandung.

Dari wilayah tersebut, mereka kemudian berpindah ke kawasan Ujung Berung.

Tidak berhenti di sana, pada 4 Agustus 2026, kelima tersangka kembali berpindah dan melarikan diri menuju wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Perpindahan lokasi tersebut tidak menghentikan upaya kepolisian untuk melakukan pencarian.

Petugas terus melakukan pengembangan informasi dan koordinasi hingga akhirnya keberadaan kelima tersangka berhasil diketahui.

“Kami kemudian mengamankan kelima tersangka pada Kamis, 6 Agustus 2026, di wilayah Pemalang,” terang Indra Waspada.

Setelah diamankan, kelima orang tersebut kemudian menjalani proses pemeriksaan oleh penyidik untuk mendalami dugaan keterlibatan dan peran masing-masing dalam perkara tersebut.

Motif Diduga Berawal dari Perselisihan Pekerjaan

Berdasarkan pemeriksaan sementara, motif awal tindakan kekerasan diduga berawal dari ketidakterimaan para tersangka terhadap keputusan korban untuk berhenti bekerja.

Para tersangka diduga mencurigai korban akan membuka usaha yang serupa setelah keluar dari tempat kerja.

Selain itu, terdapat dugaan kekhawatiran bahwa korban akan mengambil konsumen yang selama ini menjadi bagian dari wilayah usaha mereka.

Namun demikian, penyidik masih terus mendalami apakah terdapat motif lain di balik rangkaian tindakan yang diduga dilakukan terhadap korban.

Pemeriksaan terhadap para tersangka dan saksi terus dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lengkap mengenai kronologi serta motif sebenarnya.

Polisi juga mendalami apakah dugaan tindak kekerasan tersebut dilakukan secara spontan atau sebelumnya terdapat pembicaraan maupun kesepakatan di antara para pihak.

Pendalaman tersebut penting untuk menentukan konstruksi hukum secara utuh dan memastikan setiap pihak mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan tingkat keterlibatan masing-masing.

Dugaan Aksi Serupa terhadap Karyawan Lain

Dalam perkembangan penyidikan, polisi juga menemukan informasi bahwa tersangka EDD diduga pernah melakukan tindakan serupa terhadap karyawan lain yang hendak mengundurkan diri dari pekerjaan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, setidaknya terdapat dugaan dua kali kejadian sebelumnya yang memiliki pola hampir serupa.

Kapolresta Tangerang menjelaskan, setiap terjadi aksi tersebut, tersangka EDD diduga melakukan perekaman menggunakan telepon seluler.

Rekaman itu kemudian diduga disebarkan ke dalam grup komunikasi WhatsApp yang berisi para karyawan.

Dugaan penyebaran rekaman tersebut, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, diduga dilakukan sebagai upaya untuk membuat takut karyawan lain agar tidak melakukan tindakan yang sama.

Informasi tersebut kini menjadi salah satu bagian yang masih terus didalami oleh penyidik.

Kepolisian akan memastikan apakah terdapat korban lain, kapan peristiwa tersebut terjadi, serta apakah terdapat laporan atau bukti yang dapat memperkuat dugaan tersebut.

Jika ditemukan adanya korban lain atau bukti tambahan, tidak menutup kemungkinan penyidik akan melakukan pengembangan perkara sesuai dengan hasil penyidikan.

Masyarakat yang memiliki informasi atau mengetahui adanya peristiwa serupa juga diharapkan dapat memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.

Polisi Terapkan Sejumlah Pasal

Dalam perkara ini, penyidik menerapkan sejumlah ketentuan pidana terhadap para tersangka sesuai dengan dugaan perbuatan yang sedang disidik.

Para tersangka dipersangkakan dengan ketentuan pidana terkait pengeroyokan, perampasan kemerdekaan seseorang, serta dugaan tindak pidana kekerasan seksual.

Adapun pasal yang diterapkan oleh penyidik sebagaimana disampaikan dalam konferensi pers adalah Pasal 262 KUHP dan/atau Pasal 446 KUHP dan/atau Pasal 6 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan/atau Pasal 414 KUHP.

“Ancaman pidana dalam perkara ini maksimal sembilan tahun penjara, sesuai dengan pasal yang diterapkan terhadap perbuatan masing-masing tersangka,” kata Indra Waspada.

Meski demikian, proses penyidikan belum berhenti.

Penyidik masih terus melakukan pendalaman terhadap seluruh rangkaian peristiwa.

Setiap bukti, keterangan saksi, hasil pemeriksaan medis, serta barang bukti yang telah diamankan akan dianalisis untuk memperkuat konstruksi perkara.

Asas Praduga Tak Bersalah Tetap Dikedomankan

Kepolisian menegaskan bahwa seluruh orang yang telah diamankan dalam perkara ini akan menjalani proses hukum sesuai dengan prosedur dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Status hukum setiap orang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan proses hukum yang berlaku.

Dalam pemberitaan perkara pidana, asas praduga tak bersalah tetap harus dikedepankan.

Para tersangka memiliki hak untuk mendapatkan proses hukum yang adil, sementara korban juga memiliki hak atas perlindungan dan kepastian hukum.

Karena itu, informasi mengenai perkembangan perkara perlu disampaikan secara hati-hati berdasarkan fakta dan keterangan resmi yang diperoleh dari aparat penegak hukum.

Kepolisian meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, terutama apabila informasi tersebut berkaitan dengan identitas korban atau materi sensitif yang dapat merugikan korban.

Penyebaran konten atau rekaman yang berkaitan dengan dugaan kekerasan seksual juga dapat menimbulkan dampak serius terhadap korban.

Masyarakat diimbau untuk menyerahkan proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

Polisi Masih Terus Melakukan Pendalaman

Hingga saat ini, Satreskrim Polresta Tangerang masih terus mendalami perkara tersebut.

Penyidik berupaya mengungkap secara lengkap kronologi peristiwa, motif, peran masing-masing tersangka, serta kemungkinan adanya pihak lain yang mengetahui atau terlibat.

Polisi juga terus mengumpulkan alat bukti dan memeriksa berbagai pihak yang dianggap memiliki keterkaitan dengan perkara.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa proses hukum berjalan secara objektif dan berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kapolresta Tangerang menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menangani setiap laporan tindak pidana secara profesional dan sesuai dengan hukum.

Perkara ini sekaligus menjadi pengingat bahwa persoalan pekerjaan atau perselisihan pribadi tidak boleh diselesaikan dengan tindakan kekerasan.

Setiap warga negara memiliki hak untuk menentukan pilihan pekerjaan dan mengambil keputusan dalam hidupnya tanpa harus menjadi korban intimidasi, kekerasan, atau tindakan lain yang bertentangan dengan hukum.

Kepolisian pun memastikan penyidikan akan terus berjalan hingga seluruh rangkaian peristiwa terungkap secara lengkap.

Perkara ini masih dalam tahap penyidikan. Informasi mengenai dugaan tindak pidana, motif, dan peran para tersangka dapat berkembang sesuai dengan hasil pemeriksaan dan proses hukum selanjutnya.


Sumber: Humas Polresta Tangerang

Pawarta : Tim 3Ndo Biro Kab.Tangerang

Editor : Redaksi

Bagikan Berita

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Media AnalisasiberNews.com
Saksikan siaran langsung dan video pilihan Media AnalisasiberNews.com secara langsung melalui kanal YouTube kami.
LIVE STREAMING

BERITA LUAR

Berita Dunia Terkini

Update berita internasional terbaru

● UPDATE
Memuat berita dunia...

Kebijakan Privasi

Kebijakan mengenai pengelolaan informasi dan privasi pengguna Media AnalisasiberNews.com

1. Pendahuluan

Media AnalisasiberNews.com menghargai privasi pengunjung dan berupaya menjaga informasi yang diberikan atau dikumpulkan melalui penggunaan situs secara wajar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kebijakan Privasi ini menjelaskan secara umum jenis informasi yang dapat dikumpulkan, bagaimana informasi tersebut digunakan, serta pilihan yang tersedia bagi pengguna ketika mengakses Media AnalisasiberNews.com.

2. Informasi yang Dapat Dikumpulkan

Dalam kondisi tertentu, situs dapat memperoleh informasi yang diberikan langsung oleh pengguna maupun informasi teknis yang tercatat secara otomatis ketika pengguna mengakses situs.

  • Nama atau identitas yang diberikan secara sukarela.
  • Alamat email apabila pengguna menghubungi redaksi.
  • Nomor kontak apabila pengguna memilih menghubungi redaksi melalui WhatsApp.
  • Informasi teknis seperti jenis perangkat, browser, sistem operasi dan data penggunaan situs yang dapat dicatat oleh layanan teknis atau analitik.

3. Penggunaan Informasi

Informasi yang diberikan pengguna dapat digunakan untuk merespons pertanyaan, menindaklanjuti komunikasi, mengelola layanan situs dan meningkatkan kualitas pelayanan redaksi.

4. Komunikasi dengan Redaksi

Apabila pengguna menghubungi redaksi melalui email, WhatsApp atau saluran komunikasi lainnya, informasi yang disampaikan dapat digunakan untuk menanggapi permintaan atau keperluan komunikasi tersebut.

5. Keamanan Informasi

Redaksi berupaya menerapkan langkah yang wajar untuk menjaga informasi yang berada dalam pengelolaannya. Namun, tidak ada sistem internet yang dapat dijamin sepenuhnya bebas dari risiko keamanan.

6. Berbagi Informasi

Media AnalisasiberNews.com tidak bermaksud menjual informasi pribadi pengguna. Informasi dapat diproses atau tersedia bagi penyedia layanan teknis apabila diperlukan untuk menjalankan fungsi situs.

7. Cookie

Situs dapat menggunakan cookie atau teknologi serupa untuk membantu menjalankan fungsi tertentu, mengingat preferensi pengguna, memahami penggunaan situs atau mendukung layanan pihak ketiga.

Pengguna dapat mengatur atau membatasi cookie melalui pengaturan browser yang digunakan. Beberapa fungsi situs mungkin tidak bekerja secara optimal apabila cookie dinonaktifkan.

8. Statistik dan Analitik

Media AnalisasiberNews.com dapat menggunakan layanan statistik atau analitik untuk memahami jumlah kunjungan, halaman yang diakses, sumber lalu lintas dan informasi teknis lainnya.

Data statistik tersebut digunakan untuk membantu pengembangan dan peningkatan kualitas situs serta pengalaman pengguna.

9. Iklan dan Layanan Pihak Ketiga

Situs dapat menampilkan iklan dari jaringan periklanan pihak ketiga, termasuk layanan Google atau penyedia periklanan lainnya apabila layanan tersebut digunakan.

Penyedia layanan pihak ketiga dapat menggunakan cookie, teknologi serupa atau informasi teknis tertentu sesuai dengan kebijakan privasi mereka masing-masing.

Kehadiran iklan pada situs tidak berarti Media AnalisasiberNews.com mengendalikan seluruh praktik pengumpulan data yang dilakukan oleh penyedia iklan.

10. Tautan ke Situs Eksternal

Artikel atau halaman Media AnalisasiberNews.com dapat memuat tautan menuju situs pihak ketiga.

Setelah pengguna meninggalkan situs ini dan mengakses situs pihak ketiga, pengelolaan data mengikuti kebijakan privasi masing-masing situs tersebut.

11. Perlindungan Data Pribadi

Media AnalisasiberNews.com berupaya menangani data pribadi secara bertanggung jawab dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pengguna disarankan untuk tidak mengirimkan data pribadi yang tidak diperlukan melalui kolom komentar, formulir, email atau saluran komunikasi publik.

12. Komentar dan Konten Pengguna

Apabila situs menyediakan fitur komentar atau bentuk interaksi pengguna lainnya, informasi yang dipublikasikan oleh pengguna dapat terlihat oleh pihak lain.

Pengguna bertanggung jawab memastikan bahwa informasi yang mereka publikasikan tidak melanggar hak pihak lain, hukum atau ketentuan platform.

13. Hak Pengguna

Pengguna dapat menghubungi redaksi untuk meminta informasi mengenai komunikasi atau data yang secara langsung diberikan kepada redaksi, sepanjang permintaan tersebut dapat dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Redaksi dapat meminta informasi tambahan untuk memastikan identitas pemohon apabila diperlukan demi keamanan dan perlindungan data.

14. Perubahan Kebijakan Privasi

Kebijakan Privasi ini dapat diperbarui dari waktu ke waktu untuk menyesuaikan perubahan layanan, teknologi, praktik pengelolaan situs atau ketentuan hukum yang berlaku.

Pengguna disarankan memeriksa halaman ini secara berkala untuk mengetahui perubahan yang mungkin dilakukan.

15. Hubungi Kami

Apabila Anda memiliki pertanyaan mengenai Kebijakan Privasi ini atau ingin menyampaikan permintaan terkait informasi pribadi yang telah Anda berikan kepada redaksi, silakan menghubungi:

Media: Media AnalisasiberNews.com

Penerbit: PT.Analisasiber Media Nusantara

Email: redaksianalisasibernews@gmail.com

WhatsApp: 083176285168

Hubungi Redaksi

Untuk pertanyaan mengenai privasi, koreksi informasi atau komunikasi lainnya, silakan menghubungi redaksi.

HUBUNGI REDAKSI
Media AnalisasiberNews.com
Diterbitkan Oleh PT.Analisasiber Media Nusantara
Cepat, Akurat dan Berimbang.

INDEKS BERITA 2026

Arsip berita Media AnalisasiberNews.com berdasarkan bulan dan kategori.

- TOTAL BERITA 2026
🔎 Cari Arsip Berita
Arsip Berdasarkan Bulan
Memuat arsip berita...
Media AnalisasiberNews.com
Diterbitkan Oleh PT.Analisasiber Media Nusantara
Cepat, Akurat dan Berimbang.
PUSAT DOKUMENTASI MEDIA

Pusat Dokumentasi & Arsip Media

Pusat dokumentasi dan arsip Media AnalisasiberNews.com untuk menelusuri pemberitaan, kegiatan peliputan, dokumentasi media, press release dan informasi yang telah dipublikasikan.

Arsip Media

Gunakan pusat arsip ini untuk menemukan dokumentasi dan pemberitaan berdasarkan kebutuhan.

📰

Arsip Berita

Menelusuri artikel yang telah dipublikasikan melalui website media.

📸

Dokumentasi Foto

Dokumentasi visual yang digunakan dalam pemberitaan dan kegiatan media.

🎥

Dokumentasi Video

Kumpulan tautan video dan dokumentasi audiovisual yang tersedia.

📢

Press Release

Arsip siaran pers dan informasi resmi yang telah diterima atau dipublikasikan.

Arsip Pemberitaan

Cari berita berdasarkan kata kunci atau pilih kategori.

Memuat arsip berita...

Arsip Berdasarkan Tahun

Pilih tahun untuk membuka halaman arsip berita sesuai periode publikasi.

CATATAN ARSIP

Arsip pada halaman ini mengikuti data pemberitaan yang tersedia pada website Media AnalisasiberNews.com. Perubahan teknis pada website, pemindahan artikel, pembaruan URL, atau pengelolaan arsip dapat memengaruhi tampilan hasil pencarian.


Hak atas Materi:

Foto, video, dokumen dan materi lain yang ditampilkan dalam pemberitaan tetap tunduk pada hak penggunaan, sumber, dan ketentuan yang berlaku. Penggunaan ulang materi harus memperhatikan hak pemilik dan sumber.

Butuh Arsip atau Konfirmasi Berita?

Jika Anda membutuhkan bantuan menemukan pemberitaan, dokumentasi atau melakukan konfirmasi terhadap arsip media, silakan menghubungi redaksi.

💬 HUBUNGI REDAKSI
LAINNYA
x
x
INGIN BERLANGGANAN BERITA TERKINI?
Ikuti Saluran WhatsApp AnalisasiberNews.com — Semua Berita Langsung di HP Anda
IKUTI SEKARANG
error: Konten ini dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin atau memperbanyak artikel tanpa mencantumkan sumber Analisasibernews.com.
PROFIL RESMI

PERWAKILAN REDAKSI PROVINSI JAMBI

MEDIA ANALISASIBERNEWS.COM

CEPAT • AKURAT • BERIMBANG
JARINGAN REDAKSI DAERAH

Profil Resmi Perwakilan Redaksi Media AnalisasiberNews.com Provinsi Jambi

Media AnalisasiberNews.com terus memperkuat jaringan perwakilan redaksi di berbagai wilayah Indonesia untuk mendukung penyampaian informasi yang cepat, akurat, berimbang, dan profesional kepada masyarakat.

KEPALA PERWAKILAN WILAYAH KAMALUDIN Provinsi Jambi
WAKIL KEPALA PERWAKILAN WILAYAH MADNUR Provinsi Jambi