

ANALISASIBERNEWS.COM I KABUPATEN BANDUNG – JAWA BARAT – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, semangat penghormatan kepada para pahlawan dan tanggung jawab generasi penerus menjadi sorotan utama. Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Bandung Komisi D Daerah Pemilihan 6, H. Asep Ikhsan S.E., S.Pd., M.M., yang juga dikenal sebagai tokoh pendidikan serta pendiri Yayasan Pendidikan Pembangunan Generasi Muda Indonesia (YPPGMI) Wirakarya Ciparay dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia (STIKINDO) Wirautama Ciparay, menyampaikan pandangan mendalam terkait makna kemerdekaan dan peran generasi muda.
Menurut H. Asep Ikhsan, kemerdekaan yang kita nikmati saat ini bukanlah pemberian secara cuma-cuma, melainkan hasil tetesan darah, keringat, bahkan pengorbanan nyawa para pahlawan yang dengan teguh mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari segala ancaman dan gangguan. Oleh karena itu, mengenang jasa-jasa mereka tidak boleh hanya diucapkan saat peringatan hari kemerdekaan saja, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata setiap hari.
“Kita tidak bisa membalas pengorbanan para pahlawan, namun kita bisa menghormati dan mengenang mereka dengan cara menjaga persatuan, memelihara nilai-nilai luhur kebangsaan, serta membangun bangsa dengan kemampuan dan keahlian yang kita miliki. Sebagai pendiri lembaga pendidikan, saya yakin bahwa salah satu cara terbaik meneruskan cita-cita perjuangan mereka adalah dengan mencetak generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, cinta tanah air dan mampu membawa kemajuan bagi daerah maupun negara,” ujar H. Asep Ikhsan.
Lebih lanjut ia menjelaskan, di tengah arus perkembangan zaman yang semakin cepat dan persaingan global yang semakin ketat, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini berbeda dengan masa perjuangan dahulu. Jika para pahlawan berjuang dengan senjata untuk meraih dan mempertahankan kemerdekaan, maka generasi masa kini harus berjuang dengan ilmu pengetahuan, keterampilan, kreativitas dan inovasi untuk memajukan bangsa.

“Generasi muda harus menyadari bahwa mempertahankan NKRI saat ini bukan hanya dengan memegang senjata, melainkan dengan menjadi bagian dari solusi atas berbagai masalah bangsa, menguasai teknologi, mengembangkan potensi daerah, menjaga kerukunan antar sesama tanpa membedakan suku, agama maupun ras, serta tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang dapat merusak persatuan bangsa,” tambah H.Asep Ikhsan
H. Asep Ikhsan juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pendidik dan orang tua, untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air kepada generasi muda sejak dini. Sebab generasi muda adalah penerus tongkat estafet pembangunan, penentu arah masa depan bangsa dan negara, serta penjaga keutuhan NKRI di masa yang akan datang.
“Semoga peringatan kemerdekaan ke-81 ini dapat membangkitkan kembali semangat juang kita semua, khususnya generasi muda, untuk bertekad kuat membangun Indonesia yang lebih maju, adil, makmur dan bermartabat sebagai wujud nyata bakti kita kepada para pahlawan yang telah mendahului kita,” tutup H.Asep Ikhsan.Minggu,9 Agustus 2026.
Jurnalis: Ajunaedi//


Tidak ada komentar