AnalisasiberNews.com
SERANG, BANTEN — Pembangunan rekontruksi jalan poros desa di Kampung Cipacung RT/RW 02/01, Desa Sanding, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten, menjadi sorotan setelah ditemukan sejumlah dugaan persoalan pada kualitas pekerjaan fisik di lapangan.
Berdasarkan hasil pantauan dan penelusuran awak media AnalisasiberNews.com, Minggu (12/7/2026), terdapat sejumlah temuan awal yang diduga menunjukkan adanya ketidaksesuaian pada pekerjaan rabat beton tersebut.
Dalam pantauan di lokasi, ditemukan beberapa bagian badan jalan yang mengalami keretakan, baik secara vertikal maupun horizontal. Selain itu, hasil pengukuran sementara menggunakan meteran menunjukkan ketebalan beton yang diduga hanya sekitar 9 sentimeter.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan dari masyarakat terkait kualitas pekerjaan serta pengawasan selama proses pembangunan berlangsung.
Selain persoalan fisik bangunan, minimnya pengawasan dari pihak Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) juga menjadi sorotan agar pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan standar teknis dan ketentuan yang berlaku.
Kepala Desa Sanding Berikan Penjelasan
Saat dikonfirmasi awak media, Kepala Desa Sanding, Rosid, membenarkan bahwa pekerjaan pembangunan jalan tersebut telah selesai beberapa hari sebelumnya.
Terkait adanya temuan keretakan pada badan jalan, Rosid menyampaikan bahwa kondisi tersebut diduga dipengaruhi faktor cuaca.
“Pekerjaan tersebut sudah selesai dua hari yang lalu. Terkait kondisi yang ditemukan, kemungkinan karena faktor cuaca. Kami juga sudah berupaya semaksimal mungkin,” ujar Rosid.
Diminta Evaluasi dan Pengawasan Lebih Maksimal
Menanggapi kondisi tersebut, sejumlah pihak yang melakukan fungsi kontrol sosial meminta agar pemerintah daerah melalui instansi terkait melakukan evaluasi terhadap pekerjaan tersebut.
Mereka mendorong Dinas terkait, Inspektorat Kabupaten Serang, serta aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan pengecekan apabila ditemukan indikasi ketidaksesuaian dalam pelaksanaan pembangunan.
Menurut mereka, pembangunan yang menggunakan anggaran negara maupun anggaran desa harus dilaksanakan secara transparan, berkualitas, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Pengawasan harus diperkuat agar pembangunan infrastruktur benar-benar sesuai dengan perencanaan dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ujar salah satu pihak yang melakukan fungsi kontrol sosial.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada hasil pemeriksaan resmi dari instansi teknis terkait mengenai kualitas pekerjaan rabat beton tersebut.
SERANG, BANTEN — AnalisasiberNews.com
Penulis: Masturo
Catatan Redaksi:
Pemberitaan ini disusun berdasarkan hasil pantauan lapangan, informasi narasumber, serta temuan awal yang diperoleh wartawan. Redaksi AnalisasiberNews.com menggunakan prinsip praduga tak bersalah dan tidak menyimpulkan adanya pelanggaran sebelum terdapat hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.
Redaksi tetap membuka ruang klarifikasi dan hak jawab kepada seluruh pihak yang disebutkan maupun pihak terkait lainnya sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

