x
Hotline News

Dwi, Akuntan SPPG Margamukti 2: Ahli Neraca yang Diam-Diam Bikin Stabilitas Mental Kantor Goyah!

waktu baca 2 menit
Senin, 25 Mei 2026 21:17 42 Aziz Redaksi Jabar

ANALISASIBERNEWS.COM

Kab bandung — Dunia akuntansi selama ini sering dicap dingin, penuh angka, minim warna, dan identik dengan wajah tegang mengejar laporan bulanan. Tapi stigma itu runtuh perlahan di SPPG Margamukti 2. Penyebabnya bukan audit, bukan bonus tahunan, melainkan satu nama yang kini mulai jadi legenda internal: Dwi.

Ya, Dwi. Sosok akuntan yang konon mampu membuat debit dan kredit kalah menarik dibanding senyum tipisnya di balik meja kerja.

Di tengah suasana kantor MBG yang dipenuhi map laporan, kalkulator, dan suara printer yang lebih sering ngadat daripada lancar, hadirnya Dwi seperti plot twist yang tidak pernah diprediksi siapa pun. Parasnya tenang, pembawaannya kalem, tapi efeknya ke lingkungan kerja? Chaos terselubung.

Belakangan ini, fenomena aneh mulai terdeteksi. Bagian keuangan mendadak jadi tempat paling ramai. Relawan yang biasanya alergi urusan administrasi kini mendadak rajin datang. Ada yang pura-pura salah setor berkas, ada yang tiga kali bolak-balik cuma buat “memastikan data”, bahkan ada yang tiba-tiba merasa laporan minggu lalu perlu dicek ulang… untuk keenam kalinya.

Publik internal tentu mulai curiga.

“Kayaknya ada yang tidak beres dengan sistem keuangan,” celetuk salah satu relawan sambil tersenyum tipis. Setelah ditelusuri, ternyata bukan sistemnya yang bermasalah. Fokus manusianya saja yang mendadak buyar.

Ironisnya, Dwi sendiri tetap bekerja biasa. Tenang. Profesional. Sibuk menghitung angka tanpa sadar kalau setengah isi kantor diam-diam sedang menghitung peluang buat sekadar diajak ngobrol dua menit lebih lama.

Di Margamukti 2, Dwi bukan cuma penjaga laporan keuangan. Ia sudah berubah jadi semacam “aset non-anggaran” yang keberadaannya menjaga moral relawan tetap hidup. Ketika tenaga mulai habis, target menumpuk, dan suasana mulai kusam, satu sapaan darinya bisa mengisi ulang semangat lebih cepat daripada charger 120 watt.

Kalau semangat kerja bisa masuk laporan neraca, kemungkinan besar kolom keuntungan terbesar SPPG Margamukti 2 bukan ada di angka kas, tapi di keberadaan seorang Dwi.

Karena terkadang, yang membuat kantor tetap berjalan bukan cuma sistem dan aturan. Tapi juga seseorang yang diam-diam membuat semua orang betah berlama-lama di sana.

Dan Margamukti 2 tampaknya sudah menemukan itu. 😎🔥

Redaksi Analisasibernews
Aziz

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x