x
Hotline News

Di Tengah Dunia yang Sibuk Mengejar Ambisi, Yogie dan Susi Memilih Menyatukan Hati

waktu baca 2 menit
Senin, 25 Mei 2026 17:49 36 Aziz Redaksi Jabar

ANALISASIBERNEWS.COM
SOLOKAN JERUK — Di saat banyak orang sibuk mengejar gemerlap dunia dan berlomba menjadi paling hebat, Yogie dan Susi justru memilih jalan yang paling sederhana namun paling berat: membangun rumah tangga.

Minggu, 25 Mei 2026, Kampung Tanggeung RT 02/RW 14, Desa Langensari, Kecamatan Solokan Jeruk, menjadi saksi bahwa cinta tak selalu harus mewah untuk terlihat indah. Di bawah dekorasi bunga dan dedaunan hijau yang menenangkan mata, dua insan berdiri berdampingan, bukan sekadar untuk berfoto di pelaminan, tetapi untuk berjanji saling bertahan menghadapi kerasnya kehidupan.

Yogie tampil gagah, Susi tampak anggun dalam balutan busana adat yang elegan. Namun yang paling mencuri perhatian bukan pakaian ataupun dekorasinya — melainkan tatapan keduanya yang seolah berkata, “Mulai hari ini, dunia boleh tidak baik-baik saja, tapi kita harus tetap saling menjaga.”

Suasana haru menyelimuti acara. Tawa keluarga bercampur doa-doa yang diam-diam dipanjatkan para tamu. Sebab semua orang tahu, pernikahan bukan sekadar tentang hari bahagia, tetapi tentang kesiapan bertahan saat bahagia itu diuji keadaan.

Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Jawa Barat Media Analisasibernews, Saepulloh, turut menyampaikan ucapan dan doa terbaik bagi kedua mempelai.

> “Kami keluarga besar Media Analisasibernews Jawa Barat mengucapkan selamat menempuh hidup baru kepada Yogie dan Susi. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, dipenuhi keberkahan, diberikan rezeki yang halal, serta selalu kuat menghadapi setiap ujian kehidupan bersama,” ujar Saepulloh.

Di tengah zaman yang sering membuat hubungan terasa mudah retak hanya karena ego dan gengsi, pernikahan Yogie dan Susi seperti pengingat kecil bahwa cinta sejati bukan soal siapa paling sempurna, melainkan siapa yang tetap memilih bertahan meski mengetahui pasangannya penuh kekurangan.

Hari itu bukan hanya tentang pesta. Bukan sekadar musik, foto, atau ucapan selamat. Tetapi tentang dua hati yang berani berkata kepada dunia:

“Kalau nanti badai datang, kami ingin tetap pulang ke orang yang sama.”

Selamat berbahagia Yogie dan Susi. Semoga langkah kalian selalu dipenuhi keberkahan, rumah yang hangat, cinta yang panjang umur, dan kebersamaan yang tidak mudah runtuh oleh keadaan. 💗

Kaperwil jabar
Saepulloh

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x