x

Tabrakan KA di Bekasi Timur, Evakuasi Dramatis Masih Berlangsung hingga Dini Hari

waktu baca 2 menit
Selasa, 28 Apr 2026 01:50 113 siberadmin

BEKASI AnalisasiberNews.com — Insiden kecelakaan kereta api terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) malam, melibatkan rangkaian KRL Commuter Line dan kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek. Peristiwa ini memicu kepanikan dan operasi evakuasi besar-besaran yang berlangsung hingga Selasa dini hari.

Berdasarkan informasi awal, kecelakaan diduga bermula dari gangguan di perlintasan sebidang, ketika sebuah kendaraan mengalami mogok sehingga menghambat laju KRL. Rangkaian KRL yang tertahan di jalur tersebut kemudian ditabrak dari arah belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek yang melaju di jalur yang sama.

Benturan keras tidak terhindarkan, mengakibatkan kerusakan signifikan pada bagian belakang KRL, khususnya gerbong khusus wanita. Struktur gerbong mengalami deformasi berat setelah dihantam lokomotif kereta jarak jauh, bahkan dilaporkan bagian depan lokomotif masuk cukup dalam ke badan gerbong.

Situasi di lokasi kejadian sempat mencekam. Sejumlah penumpang dilaporkan mengalami luka-luka, sementara beberapa lainnya terjebak di dalam rangkaian yang ringsek. Para korban luka langsung dievakuasi ke area aman, termasuk fasilitas sekitar stasiun, sebelum dirujuk ke layanan medis terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa hingga sekitar pukul 01.00 WIB, masih terdapat korban yang belum berhasil dikeluarkan dari dalam gerbong.

“Masih ada sekitar enam hingga tujuh penumpang yang terjepit. Proses evakuasi membutuhkan kehati-hatian tinggi karena kondisi rangkaian yang rusak parah,” ujarnya.

Tim gabungan yang terdiri dari petugas PT KAI, tenaga medis, serta unsur penyelamat terus melakukan upaya evakuasi secara intensif. Proses penyelamatan dilakukan dengan menggunakan peralatan khusus, termasuk pemotongan bagian gerbong yang mengalami kerusakan berat guna membuka akses menuju korban yang terjebak.

Operasi evakuasi berlangsung dalam tekanan waktu, mengingat kondisi korban yang membutuhkan pertolongan segera. Petugas juga memastikan keamanan lokasi untuk mencegah risiko tambahan selama proses penyelamatan.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi serta memberikan ruang bagi petugas dalam menangani situasi di lapangan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang serta koordinasi sistem operasional perkeretaapian guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

( Redaksi AnalisasiberNews.com)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x📢 KIRIM INFORMASI & IKLAN ANDA SEKARANG! Punya berita, laporan, atau ingin pasang iklan? Tim redaksi kami siap menerima dan menindaklanjuti informasi Anda. 📲 WhatsApp Redaksi: 0821-1477-4427 ⚡ Cepat • Akurat • Terpercaya Suara Anda, Informasi untuk Publik