KEMIRI, Tangerang,| AnalisasiberNews.com – Upaya membangun kedekatan antara aparat kepolisian dan masyarakat terus diperkuat melalui pendekatan humanis.

Salah satunya diwujudkan melalui program “Ngariung” yang digagas dalam Commander Wish Kapolresta Tangerang.
Kegiatan ini kembali digelar oleh jajaran Polsek Mauk di Kampung Sukadiri RT 10/04, Desa Patramanggala, Kecamatan Kemiri, pada Senin (27/4/2026) pukul 14.00 WIB.

Program yang mengusung konsep “ngobrol sembari jaga kampung” tersebut dilaksanakan oleh
Bhabinkamtibmas Desa Patramanggala, Aipda Suhendra, dengan melibatkan warga setempat dalam suasana santai, terbuka, dan penuh keakraban. Kegiatan ini menjadi ruang interaksi langsung tanpa sekat formalitas antara polisi dan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Aipda Suhendra tampak duduk bersama warga, berdiskusi ringan mengenai berbagai persoalan lingkungan. Warga diberikan kesempatan menyampaikan aspirasi, keluhan, hingga informasi terkait kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah mereka.
Pendekatan dialogis ini dinilai efektif dalam menggali informasi secara langsung sekaligus membangun rasa percaya masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Selain mendengarkan, Bhabinkamtibmas juga menyisipkan pesan-pesan kamtibmas secara persuasif. Imbauan terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, serta memperkuat peran aktif masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan tidak menggurui.
Kapolsek Mauk, AKP I Nyoman Nariana, S.M., S.Pd., menegaskan bahwa program Ngariung merupakan salah satu strategi Polri dalam membangun komunikasi yang lebih efektif dan menyentuh langsung masyarakat di tingkat akar rumput.
“Melalui kegiatan Ngariung, kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Ini bukan sekadar program, tetapi bentuk komitmen kami untuk menciptakan hubungan yang harmonis, saling menghormati, dan memperkuat sinergi dalam menjaga kamtibmas,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan, mulai dari meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri, terbukanya akses informasi dari warga, hingga terciptanya suasana lingkungan yang lebih aman dan kondusif.
Ke depan, Polsek Mauk berkomitmen untuk terus menggelar program serupa secara bergilir di seluruh desa dalam wilayah hukumnya. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat pola pelayanan kepolisian yang humanis, responsif, serta semakin dekat dengan masyarakat.
Dengan pendekatan sederhana namun penuh makna, program Ngariung menjadi bukti nyata bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama antara polisi dan masyarakat. Kolaborasi inilah yang menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.
(Yudi Sayuti)
Tidak ada komentar