TANGERANG, AnalisasiberNews.com — Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas 393 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 01-JKB asal Kota Tangerang. Pelepasan berlangsung di Masjid Raya Al-A’zhom, Selasa (21/4/2026) malam.

Momentum ini menjadi tonggak penting dalam penyelenggaraan ibadah haji di Provinsi Banten. Untuk pertama kalinya, jemaah haji diberangkatkan melalui Asrama Haji Cipondoh, tanpa harus melalui embarkasi Pondok Gede seperti tahun-tahun sebelumnya.
Dalam sambutannya, Andra Soni menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan kepada jemaah haji, khususnya asal Banten.
“Ini merupakan kali pertama sejak saya menjabat, jemaah haji Banten tidak lagi diberangkatkan dari Pondok Gede, melainkan langsung dari Cipondoh, Kota Tangerang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Asrama Haji Cipondoh ke depan akan difungsikan sebagai pusat embarkasi dan debarkasi jemaah haji Provinsi Banten. Dengan adanya fasilitas tersebut, jemaah tidak perlu lagi melakukan perjalanan ke luar daerah, sehingga proses keberangkatan menjadi lebih efisien dan nyaman.
Menurutnya, pembangunan fasilitas ini tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kota Tangerang, termasuk hibah lahan yang kini telah dimanfaatkan, meskipun masih dalam tahap penyempurnaan.

Pemerintah Provinsi Banten, lanjut Andra, akan terus berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota guna meningkatkan kualitas fasilitas embarkasi agar mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“Saya mendoakan seluruh jemaah haji asal Banten senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah haji,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyampaikan bahwa sebelumnya jemaah haji asal Kota Tangerang harus melalui proses panjang, yakni dari Masjid Al-A’zhom menuju Pondok Gede, lalu kembali ke Bandara Soekarno-Hatta.
“Alhamdulillah, tahun ini berkat dukungan Pemprov Banten, jemaah bisa langsung berangkat dari embarkasi Banten, sehingga lebih efisien dan nyaman,” ungkapnya.
Sachrudin juga berpesan kepada seluruh jemaah untuk menjaga niat ibadah serta kondisi kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
“Jaga niat dengan baik, serta kesehatan dan kebugaran agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan lancar,” pesannya.
Di sisi lain, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Banten, Samsudin, menjelaskan bahwa berdasarkan Keputusan Menteri Nomor 69 Tahun 2026, jemaah haji Banten kini resmi diberangkatkan melalui Asrama Haji Banten atau Grand El-Hajj.

Dari lokasi tersebut, jemaah akan langsung menuju Bandara Soekarno-Hatta tanpa harus transit ke Pondok Gede. Selain itu, pada tahun ini jemaah juga mendapatkan fasilitas fast track (Makkah Route), yang memungkinkan proses keimigrasian dilakukan lebih cepat tanpa antre di bandara Arab Saudi.
Samsudin merinci, jumlah jemaah haji Provinsi Banten tahun 2026 mencapai 9.124 orang yang terbagi dalam 24 kelompok terbang (kloter) dengan dukungan 149 petugas haji. Khusus Kloter 01-JKB yang dilepas hari ini berjumlah 393 jemaah asal Kota Tangerang.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, baik pemerintah daerah maupun para petugas yang terlibat sejak proses keberangkatan hingga kepulangan jemaah.
Sumber: PWGK
Editor: Yudi Sayuti, S.T.
Tidak ada komentar