MEDIA ANALISASIBERNEWS.COM
Media AnalisasiberNews.com terus memperkuat jaringan perwakilan redaksi di berbagai wilayah Indonesia untuk mendukung penyampaian informasi yang cepat, akurat, berimbang, dan profesional kepada masyarakat.

KABUPATEN BANDUNG, – AnalisaSiberNews.com – Senin (19/10/2026) — Polresta Bandung merilis secara resmi kasus tragis pembunuhan yang menimpa seorang remaja berinisial RR (15), warga Kampung Dungus Maung, Desa Cikuya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. Korban tewas di tangan ayah kandungnya sendiri, DR (37), pada Senin, 19 Oktober 2026, sekitar pukul 18.00 WIB.
Peristiwa berdarah bermula saat DR terlibat perdebatan hebat dengan istrinya, SS (33). Perselisihan terjadi terkait uang senilai Rp500.000 yang merupakan uang pangkal sekolah anak. Terungkap, uang tersebut ternyata telah habis digunakan oleh DR untuk bermain judi online.
Melihat ibunya diperlakukan kasar dalam pertengkaran tersebut, sang anak, RR, bergerak membela ibundanya. Korban sempat melontarkan kalimat teguran kepada ayahnya. Namun, ucapan spontan dari anak kandungnya itu justru memicu amarah DR yang meledak-ledak. Dalam keadaan emosi yang tidak terkontrol, DR melakukan tindakan kekerasan berat terhadap RR hingga mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat kejadian.
Kombes Pol Tri Suhartanto, Kapolresta Bandung, menjelaskan bahwa motif utama di balik kejadian ini adalah kemarahan tersangka DR yang tidak terima ditegur oleh anaknya sendiri.
“Pelaku atau tersangka yang merupakan ayahnya dari korban itu emosi, kemudian melakukan kekerasan terhadap korban sehingga korban meninggal dunia,” ujar Kombes Pol Tri Suhartanto dalam konferensi pers di Mapolresta Bandung, Jumat (23/10/2026).
Polisi juga menampilkan barang bukti di hadapan publik, di antaranya mangkuk pecah yang menjadi saksi bisu kejadian tersebut, serta sejumlah barang bukti lainnya yang dikemas dalam kantong plastik bukti. Tersangka telah diamankan dan kini proses hukum sedang berjalan.
Tragedi ini kembali menyoroti bahaya judi online yang tidak hanya menggerus keuangan keluarga, tetapi berujung pada kehancuran rumah tangga dan hilangnya nyawa seorang anak yang seharusnya masih menempuh pendidikan. Masyarakat diimbau untuk segera melapor jika mengetahui adanya anggota keluarga yang terjerat kecanduan judi, demi mencegah kejadian serupa terulang.
Semoga almarhum RR diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.(**) Ajn

Tidak ada komentar