PEKANBARU| AnalisasiberNews.com — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat di tengah persoalan kabut asap yang berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus langkah preventif, kader PMII Komisariat UIN Suska Riau menggelar aksi berbagi masker kepada masyarakat di depan gerbang UIN Suska Riau, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan tersebut dimulai sekitar pukul 17.00 WIB. Masker dibagikan kepada masyarakat dan pengguna jalan sebagai upaya membantu mengurangi risiko paparan asap serta partikel udara yang berpotensi mengganggu kesehatan.
Pimpinan PMII Komisariat UIN Suska Riau, Muhammad Amri Hasibuan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap persoalan sosial dan lingkungan yang dirasakan langsung masyarakat.
“Karhutla dan kabut asap bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut hak masyarakat untuk mendapatkan udara yang sehat. Melalui kegiatan sederhana ini, kami ingin membangun kesadaran publik sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa harus hadir memberikan manfaat di tengah masyarakat,” ucapnya.
Menurut Amri, persoalan Karhutla membutuhkan penanganan yang dilakukan secara berkelanjutan. Upaya tersebut tidak cukup hanya dilakukan ketika kebakaran dan kabut asap telah terjadi, tetapi juga harus diperkuat melalui pencegahan, pengawasan, penegakan hukum, serta kebijakan lingkungan yang konsisten.
Ia menilai mahasiswa memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekaligus mendorong pemerintah dan seluruh pihak terkait agar lebih serius dalam melakukan pencegahan Karhutla.
Masyarakat Apresiasi Gerakan Mahasiswa
Aksi berbagi masker tersebut mendapat respons positif dari masyarakat sekitar.
Kegiatan itu dinilai bermanfaat, terutama bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan di tengah kondisi udara yang terdampak asap.
Dalam aktivitas sehari-hari, masyarakat terkadang tidak selalu membawa perlengkapan perlindungan diri, termasuk masker. Kehadiran mahasiswa yang membagikan masker secara langsung dinilai dapat membantu masyarakat dalam menjaga diri dari paparan udara yang kurang baik.
PMII UIN Suska Riau menegaskan bahwa gerakan mahasiswa tidak hanya diwujudkan melalui kritik terhadap kebijakan pemerintah, tetapi juga harus mampu menghadirkan aksi konkret yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Bagi PMII, aksi sosial tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa sekaligus upaya membangun kepedulian bersama terhadap persoalan lingkungan.
Dorong Kesadaran Bersama
Kabut asap akibat Karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Karena itu, kesadaran untuk menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan perlu dibangun secara bersama-sama.
PMII Komisariat UIN Suska Riau berharap aksi sederhana tersebut dapat menjadi pengingat bahwa persoalan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama.
Mahasiswa, masyarakat, pemerintah, aparat penegak hukum, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan serta mengurangi dampak yang ditimbulkan.
Melalui kegiatan berbagi masker tersebut, PMII UIN Suska Riau kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat melalui aksi nyata, kepedulian sosial, dan gerakan yang memberikan manfaat.
Sumber: PMII Komisariat UIN Suska Riau
Penulis: L. Hasibuan
Editor: Yudi Sayuti
Tidak ada komentar