

Analisasibernews.com, SANGGAU – Polsek Meliau, Polres Sanggau, menyalurkan bantuan air bersih untuk mendukung kegiatan Perkemahan Rabu, Kamis, Jumat (PERRAKAJU) Gugus IV Kecamatan Meliau. Kegiatan ini berpusat di Bumi Perkemahan Desa Pampang Dua pada Rabu (12/8/2026).
Bantuan air bersih tersebut merupakan hasil kolaborasi Polsek Meliau dengan PT Mandara Prima Nusantara (MPN). Sinergi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan operasional para peserta dan panitia selama kegiatan berlangsung pada 12–14 Agustus 2026.
Antisipasi Krisis Air Bersih :
Dalam aksi sosial ini, PT MPN menyiagakan satu unit truk tangki berkapasitas 8.000 liter langsung di lokasi perkemahan. Pasokan air tersebut kemudian ditampung dalam empat kolam terpal yang telah disiapkan sebelumnya oleh personel Polsek Meliau.
Langkah cepat ini menjadi bentuk antisipasi utama dari pihak kepolisian dan perusahaan. Pasalnya, kondisi air Sungai Boyan yang berada di sekitar lokasi perkemahan saat ini masih keruh. Hal tersebut membuat air sungai tidak dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan sanitasi dan konsumsi sehari-hari.

Pastikan Kenyamanan Peserta :
Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Meliau IPTU Supar mengatakan, dukungan tersebut diberikan untuk memastikan kebutuhan dasar peserta selama perkemahan terpenuhi. Pihaknya berkomitmen penuh untuk membantu seluruh rangkaian kegiatan agar berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman.
“Kami ingin memastikan kegiatan PERRAKAJU dapat berlangsung dengan baik tanpa terkendala kebutuhan dasar. Air bersih merupakan kebutuhan utama selama perkemahan,” ujar IPTU Supar di lokasi kegiatan.
Apresiasi dari Panitia :
Dukungan logistik ini mendapat sambutan hangat dari pihak penyelenggara. Ketua Panitia PERRAKAJU Gugus IV Kecamatan Meliau, Ananto, A.Md., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepedulian Polsek Meliau dan PT MPN.
Menurut Ananto, pasokan air bersih yang melimpah ini sangat meringankan beban panitia dalam mengelola ratusan peserta kemah. Keberadaan armada tangki yang bersiaga penuh membuat jalannya kegiatan menjadi lebih fokus tanpa mencemaskan masalah krisis air. ( Wid )


Tidak ada komentar