

ANALISASIBERNEWS.COM I BANDUNG JAWA BARAT – Rabu, 12/8/26 – Sebagai langkah nyata menjaga kualitas lingkungan hidup, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Kualitas Udara Perkotaan (EKUP) Tahun 2026. Rangkaian kegiatan ini berupa layanan uji emisi kendaraan bermotor tanpa biaya serta pemantauan langsung kualitas udara di pinggir jalan, yang berlangsung mulai 11 hingga 14 Agustus 2026.
Upaya ini menjadi fokus pemerintah kota untuk mengawasi sekaligus menekan tingkat pencemaran udara, yang sebagian besar bersumber dari aktivitas transportasi di tengah kota. Berdasarkan catatan hasil pemantauan, Indeks Kualitas Udara (IKU) Kota Bandung tahun ini tercatat mencapai angka 74,42. Nilai tersebut menempati kategori BAIK sesuai ketentuan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 27 Tahun 2021.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kota Bandung, Fiziarita, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan data akurat mengenai seberapa besar pengaruh emisi kendaraan bermotor terhadap kondisi udara yang dihirup warga. Hasil pengujian ini nantinya akan menjadi dasar penyusunan kebijakan lingkungan yang tepat sasaran.
“Kami ingin mengetahui secara pasti apakah emisi kendaraan berdampak nyata terhadap kualitas udara di Bandung. Kebijakan yang akan kami susun ke depannya akan didasarkan pada data riil yang didapat dari kegiatan ini,” ungkap Fiziarita saat ditemui di lokasi kegiatan.

Layanan uji emisi ini terbuka untuk umum, mencakup kendaraan milik instansi, kendaraan pribadi, berbahan bakar bensin maupun solar. Panitia menargetkan pemeriksaan terhadap sekitar 500 unit kendaraan setiap harinya. Selain uji emisi, tim juga memasang alat pemantau mutu udara di tepi jalan untuk melihat kondisi polusi udara secara langsung di lokasi yang padat lalu lintas.
Kegiatan yang dilaksanakan di beberapa titik berbeda ini, yaitu di Jalan Pajajaran depan Sentra Wyata Guna, Jalan Soekarno Hatta kawasan Astra Biz Center, hingga Jalan Buah Batu, diselenggarakan bekerja sama dengan Asosiasi Bengkel Indonesia (Asbekindo), serta didukung penuh oleh Dinas Perhubungan Kota Bandung, Satlantas Polrestabes Bandung, dan perangkat daerah setempat.
Melalui kegiatan ini, DLH Kota Bandung juga mengajak kesadaran masyarakat agar senantiasa merawat kendaraannya, sehingga asap yang dikeluarkan tidak melampaui batas aman dan turut menjaga kebersihan udara di Kota Bandung.
Jurnalis: Ajunaedi.


Tidak ada komentar