MENU Sabtu, 12 Sep 2026
x

Dari Lahan yang Nyaris Terlupakan, Harapan Petani Munjul Kembali Tumbuh: Program Optimasi Lahan Pertanian Non Rawa 2026 Disambut Haru

waktu baca 4 menit
Sabtu, 8 Agu 2026 19:05 5 Redaksi

ANALISASIBERNEWS.COM I PANDEGLANG – Harapan baru tumbuh di tengah hamparan lahan pertanian Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang. Program Optimasi Lahan Pertanian Non Rawa (OPLAH) Tahun 2026 yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Munjul mendapat apresiasi dari sejumlah kelompok tani dan masyarakat.

INGIN BERLANGGANAN BERITA TERKINI?
Ikuti Saluran WhatsApp AnalisasiberNews.com — Semua Berita Langsung di HP Anda
IKUTI SEKARANG

Bagi para petani, program tersebut bukan sekadar bantuan pemerintah, melainkan menjadi bentuk perhatian nyata terhadap kehidupan masyarakat yang selama ini menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian.

Sejumlah kelompok tani penerima manfaat yang enggan disebutkan namanya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah, mulai dari Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Pemerintah Provinsi Banten hingga Pemerintah Pusat, khususnya jajaran Dinas Pertanian yang telah menghadirkan program tersebut di tengah masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah. Bantuan dan program seperti ini sangat berarti bagi kami para petani. Mudah-mudahan program ini terus berlanjut karena pertanian adalah sumber kehidupan kami dan keluarga,” ujar salah seorang petani.

Menurut para kelompok tani, perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian memberikan semangat baru bagi masyarakat untuk kembali mengoptimalkan lahan yang selama ini belum dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Mereka berharap program tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan saja, tetapi dapat terus dilanjutkan dengan pendampingan, pembinaan, bantuan sarana produksi, serta program lain yang benar-benar menyentuh kebutuhan petani di lapangan.

“Kami bukan hanya membutuhkan bantuan, tetapi juga pendampingan. Kami ingin lahan kami produktif, hasil pertanian meningkat dan kehidupan keluarga kami juga semakin baik. Kalau petani sejahtera, insyaallah masyarakat juga ikut sejahtera,” ungkapnya.

Apresiasi juga disampaikan kepada jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang, Dinas Pertanian Provinsi Banten, serta pemerintah pusat yang dinilai telah memberikan perhatian terhadap pengembangan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Munjul.

Tak lupa, para petani juga menyampaikan terima kasih kepada Koordinator Penyuluh Pertanian (Korluh) Kecamatan Munjul, Dadang Daryatno, yang dinilai turut memberikan pendampingan dan membantu komunikasi antara petani dengan pemerintah.

Bagi petani, keberadaan penyuluh di lapangan memiliki arti penting karena mereka tidak hanya membutuhkan program, tetapi juga membutuhkan orang yang dapat mendampingi dan memberikan arahan ketika menghadapi berbagai persoalan dalam mengelola lahan pertanian.

Korluh Pertanian: Petani Harus Menjadi Prioritas

Sementara itu, Dadang Daryatno, Korluh Pertanian Kecamatan Munjul, menyampaikan bahwa program optimasi lahan pertanian merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan membantu petani memanfaatkan lahan secara lebih optimal.

“Kami tentu bersyukur program ini bisa hadir dan dirasakan oleh para petani di Kecamatan Munjul. Harapan kami, lahan yang mendapatkan program dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga memberikan hasil dan manfaat bagi kelompok tani,” ujar Dadang.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh pemerintah maupun penyuluh, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh pihak, terutama kelompok tani sebagai penerima manfaat.

Dadang juga mengajak para petani agar menjaga, merawat dan memanfaatkan bantuan pemerintah secara bertanggung jawab sehingga program tersebut dapat memberikan dampak jangka panjang.

“Kami dari penyuluh akan terus berupaya mendampingi petani. Yang paling penting adalah bagaimana program ini benar-benar memberikan manfaat dan meningkatkan produktivitas. Kami berharap para petani tetap semangat mengolah lahannya dan tidak mudah menyerah,” katanya.

Petani: Semoga Perhatian Pemerintah Terus Berlanjut

Para petani Kecamatan Munjul berharap perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian tidak berhenti pada satu program. Mereka berharap ke depan semakin banyak program yang dapat membantu meningkatkan produktivitas, mulai dari pengolahan lahan, benih, pupuk, irigasi, alat mesin pertanian hingga pemasaran hasil panen.

“Kami hanya ingin hidup lebih baik dari hasil bertani. Kalau pemerintah terus memperhatikan kami, kami juga akan berusaha menjaga dan memanfaatkan program ini sebaik-baiknya. Semoga apa yang dilakukan pemerintah menjadi amal dan membawa keberkahan bagi semua,” tutur salah seorang petani.

Program Optimasi Lahan Pertanian Non Rawa Tahun 2026 di Kecamatan Munjul diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Di balik angka, program dan anggaran pemerintah, terdapat harapan para petani yang ingin terus menghidupkan lahan, menanam, memanen dan menghidupi keluarganya dari tanah yang mereka garap.

Bagi mereka, ketika lahan kembali produktif, di situlah harapan keluarga dan masa depan anak-anak kembali tumbuh.

Penulis: Team/Red

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Media AnalisasiberNews.com
Saksikan siaran langsung dan video pilihan Media AnalisasiberNews.com secara langsung melalui kanal YouTube kami.
LIVE STREAMING

🇮🇩 JARINGAN REDAKSI SE-INDONESIA

ANALISASIBERNEWS.COM • Portal Berita Online (Media Siber)

🇮🇩 PROVINSI BANTEN
Kaperwil Banten
Supriyadi / Balon
Wakaperwil Banten
Rohmat
Kabid Investigasi
Jumadi (Leo)
Wartawan Provinsi Banten
Abdul Rohim Muhamad (Nana) Wisnu Azi Febrian
Kabupaten Tangerang — Kepala Biro
Sukendro
Wartawan Kabupaten Tangerang
Suryadin Dayat Hasan Muhamad Rohim / Bewok Karman Aliudin Bondan Samran Azizah Duni Umiyanti Ahmad Rosadi
Kota Tangerang — Kepala Biro
Yusniah
Kabupaten Pandeglang — Kepala Biro
Iwan
Wakil Kepala Biro
Armin
Wartawan Kabupaten Pandeglang
Salbari Mulyadi
🇮🇩 PROVINSI JAWA BARAT
Kaperwil Jawa Barat
Ajun Junaedi
Wakaperwil Jawa Barat
Asep Saepulloh
Wartawan Provinsi Jawa Barat
Boy Manahan Simanjuntak Wawan Purnawan Suparman
Kota Bandung — Kepala Biro
Susi Widia Ningsih
Kabupaten Bandung — Kepala Biro
Saliy
Wakil Kepala Biro
Marwan Wandjani
Wartawan Kabupaten Bandung
Dea Permana Usep Yudi Sutomo
Kabupaten Garut
Misbah
Kabupaten Purwakarta — Kepala Biro
Masih Dalam Proses Pengisian
Wakil Kepala Biro
Hendra Cipta
Kabupaten Indramayu — Kepala Biro
C. Whita
Wakil Kepala Biro
Sutarno Heriyanto
Wartawan Investigasi
Muhamad Muhidin
Wartawan Kabupaten Indramayu
Kasja Ihkwan Bin Kasim
🇮🇩 PROVINSI JAWA TENGAH
Kaperwil Jawa Tengah
Faozi
Wakaperwil Jawa Tengah
Hendine Hartono, S.H.
Sekretaris Provinsi Jawa Tengah
Ujang Haris
Wartawan Provinsi Jawa Tengah
Suhamadi
🇮🇩 PROVINSI JAWA TIMUR
Kaperwil Jawa Timur
Ernita Mangestuti
Wartawan Kabupaten Jombang
M. Faisol
🇮🇩 PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Kaperwil Kalimantan Barat
Samsani
Wakaperwil
Masih Dalam Proses Pengisian
Wartawan Provinsi Kalimantan Barat
Suhai Batul Aslamiyah
🇮🇩 PROVINSI SUMATERA UTARA
Kaperwil Sumatera Utara
M. Syahril Tarigan
Wakaperwil Sumatera Utara
Paulus Limbong
Kepala Biro Deli Serdang
Fendri Tarigan, S.Pd.
Wartawan Kabupaten Deli Serdang
Rudi Sinaga
🇮🇩 PROVINSI JAMBI
Kaperwil Jambi
Masih Dalam Proses Pengisian
Kabiro / Kontributor / Wartawan
Masih Dalam Proses Pengisian
Kabiro Kabupaten Muaro
Kamaludin
🇮🇩 PROVINSI LAMPUNG
Kaperwil Lampung
Tomi
Kabiro / Kontributor / Wartawan
Masih Dalam Proses Pengisian
🇮🇩 PROVINSI DKI JAKARTA
Kaperwil DKI Jakarta Barat
M. Rais
Wakaperwil DKI Jakarta Barat
Hermansyah
Wartawan DKI Jakarta Barat
Herawati Dawan Ervina Winski Silham Cahyadi Gunawan Felix Yassar Haslim Ari Safrudin
Komitmen Jaringan Redaksi
Seluruh jajaran redaksi, Kaperwil, Wakaperwil, Kepala Biro, wartawan, reporter, kontributor dan jaringan AnalisasiberNews.com wajib menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, independen, akurat, berimbang dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik, Pedoman Media Siber serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
TRENDING POST
Memuat berita terbaru...
LAINNYA
x
x
MEDIA INFORMASI & BERITA ONLINE

RATE IKLAN &
KERJA SAMA PUBLIKASI

Media AnalisasiberNews.com membuka kesempatan kerja sama publikasi bagi instansi, perusahaan, organisasi, UMKM, komunitas, dan masyarakat umum.

Promosikan Informasi Anda

Jangkau pembaca melalui berbagai pilihan layanan iklan, advertorial, liputan, dan kerja sama media yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

PILIHAN LAYANAN
01

BANNER IKLAN WEBSITE

Promosikan produk, jasa, program, kegiatan, perusahaan, maupun instansi melalui banner pada area strategis website.

  • Banner promosi
  • Banner instansi
  • Banner produk & jasa
  • Promosi kegiatan
RATE Hubungi Redaksi
03

LIPUTAN & PUBLIKASI

Layanan peliputan kegiatan dan publikasi melalui Media AnalisasiberNews.com sesuai kebutuhan mitra.

  • Kegiatan instansi
  • Event & acara
  • Kegiatan perusahaan
  • Kegiatan sosial
RATE Hubungi Redaksi
04

PROMOSI MEDIA SOSIAL

Perluas jangkauan informasi melalui kanal media sosial resmi Media AnalisasiberNews.com.

  • Promosi konten
  • Publikasi kegiatan
  • Kampanye informasi
  • Promosi produk & jasa
RATE Hubungi Redaksi
05

PAKET KERJA SAMA MEDIA

Paket kerja sama dapat disusun secara fleksibel berdasarkan kebutuhan publikasi dan promosi mitra.

  • Publikasi website
  • Banner iklan
  • Advertorial
  • Liputan kegiatan
  • Media sosial
RATE Konsultasi Redaksi
KERJA SAMA MEDIA

Bangun Publikasi Bersama Kami

Kami terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama publikasi yang profesional, transparan, dan saling menguntungkan.

✓ Publikasi website
✓ Banner iklan
✓ Advertorial
✓ Liputan kegiatan
✓ Publikasi media sosial
✓ Paket kerja sama media
INFORMASI & PEMESANAN

Hubungi Tim Redaksi

Untuk mendapatkan informasi mengenai harga, ukuran banner, posisi iklan, durasi tayang, paket advertorial, liputan, dan kerja sama media.

✉ HUBUNGI REDAKSI
redaksianalisasibernews@gmail.com
CATATAN REDAKSI

Setiap materi iklan dan publikasi akan melalui proses pemeriksaan sesuai ketentuan dan kebijakan redaksi. Materi yang bertentangan dengan hukum, etika jurnalistik, atau kebijakan media dapat ditolak.