

ANALISASIBERNEWS.COM I RANCAEKEK KABUPATEN BANDUNG JAWA BARAT — Ajengan Abdul Latif resmi terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, untuk masa khidmat 2026–2031. Pelantikan sekaligus penetapan terpilih dilakukan dalam Musyawarah Ranting Nahdlatul Ulama (Musran) yang berlangsung di SBSG Pesona Rancaekek Indah, Kamis (5/8/2026) malam.
Musran dibuka langsung oleh Ketua Tanfidziyah MWCNU Rancaekek, Ajengan Ending Jauharudin, dan dihadiri jajaran pengurus, tokoh NU, serta warga nahdliyin Desa Bojongloa. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tanfidziyah periode sebelumnya, Ustadz Hasan Syarip, dipercaya mengemban amanah sebagai Rais Syuriah PRNU Bojongloa.
Usai terpilih, Abdul Latif menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat peran Nahdlatul Ulama di tengah masyarakat melalui penguatan organisasi, dakwah, pelayanan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi umat.
“Visi kami adalah mewujudkan PRNU Bojongloa yang mandiri, berkah, dan bermanfaat bagi umat,” ujar Abdul Latif.

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia menyiapkan lima program prioritas selama lima tahun ke depan. Di bidang keagamaan, akan diperkuat pengamalan akidah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah melalui pengajian rutin, yasinan, tahlilan, peringatan Maulid Nabi, Rajaban, serta syahriyahan guna menjaga tradisi ke-NU-an di tengah masyarakat.
Sementara di bidang organisasi, kepengurusan baru akan memperkuat sistem kaderisasi dengan mengaktifkan Pengurus Anak Ranting NU (PARNU) di setiap wilayah RW, serta membangkitkan peran badan otonom seperti IPNU, IPPNU, GP Ansor, Fatayat NU, dan Muslimat NU agar organisasi semakin hidup dan berkembang.
PRNU Bojongloa juga berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, penyaluran santunan bagi anak yatim, bakti sosial, serta dukungan terhadap kegiatan keagamaan di masjid dan musala.
Tak kalah penting, pemberdayaan ekonomi umat ditempatkan sebagai salah satu fokus utama. Program Kencleng Koin NU dan penguatan LAZISNU akan terus dikembangkan melalui kolaborasi dengan LPNU dan para pelaku usaha, guna memperkuat kemandirian organisasi sekaligus mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkungan warga nahdliyin.
Abdul Latif juga menegaskan pentingnya membangun sinergi yang erat dengan MWCNU Rancaekek, Pemerintah Desa Bojongloa, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan kemaslahatan bersama. Ia pun mengajak seluruh pengurus dan warga NU menjaga kekompakan dalam menjalankan amanah organisasi.
“Kami menyadari amanah ini tidak ringan. Namun dengan dukungan seluruh warga nahdliyin, bimbingan para sesepuh, dan semangat khidmah, insyaallah kami siap melanjutkan perjuangan untuk menghadirkan NU yang semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Terakhir, Abdul Latif menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada kepengurusan sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian yang telah menjadi fondasi kuat bagi keberlanjutan perjuangan Nahdlatul Ulama di Desa Bojongloa.
Ajunaedi


Tidak ada komentar