DEMAK.| AnalisasiberNews.com – Polsek Mijen Polres Demak terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Nasional Eliminasi Tuberkulosis (TB) melalui berbagai kegiatan yang bersinergi dengan tenaga kesehatan dan pemerintah desa. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui pendampingan kegiatan tracing (pelacakan) terhadap penderita TB Paru, keluarga, serta warga yang memiliki riwayat kontak erat di Desa Pecuk, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Pecuk, Briptu Zainal Arifin, S.H., bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Mijen II, kader kesehatan, serta relawan yang secara bersama-sama melakukan kunjungan dari rumah ke rumah. Pelaksanaan tracing bertujuan untuk mendeteksi secara dini kemungkinan penularan, memastikan pasien mendapatkan pengobatan yang tepat, serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan penyakit TB Paru.
Dalam pelaksanaannya, tim gabungan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap penderita dan warga yang memiliki kontak erat, memantau perkembangan kondisi pasien, memberikan obat sesuai standar pelayanan kesehatan, serta membagikan masker sebagai langkah preventif untuk mengurangi risiko penyebaran bakteri penyebab tuberkulosis.
Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga memberikan edukasi kepada keluarga pasien dan masyarakat sekitar mengenai pentingnya kepatuhan menjalani pengobatan hingga tuntas sesuai anjuran tenaga medis. Edukasi tersebut mencakup penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga kebersihan lingkungan, memastikan sirkulasi udara di dalam rumah tetap baik, serta membiasakan penggunaan masker ketika berinteraksi dengan orang lain, khususnya bagi penderita yang masih dalam masa pengobatan.
Kapolsek Mijen, Iptu Akhmad Nurkholis, S.H., mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat. Menurutnya, penanganan TB Paru tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi memerlukan kolaborasi seluruh unsur, termasuk aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat.
“Kehadiran Bhabinkamtibmas di lapangan bertujuan memperkuat koordinasi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat sehingga proses tracing dapat berjalan dengan aman, tertib, dan efektif. Pendampingan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini serta kepatuhan dalam menjalani pengobatan, sehingga upaya eliminasi TB Paru di wilayah Kecamatan Mijen dapat berjalan optimal,” ujar Iptu Akhmad Nurkholis.
Ia menambahkan bahwa Polri akan terus mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, diharapkan masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi kesehatan sekaligus merasa aman dan nyaman selama pelaksanaan kegiatan pelayanan kesehatan berlangsung.
Program tracing TB Paru menjadi salah satu strategi penting dalam upaya memutus mata rantai penularan penyakit. Dengan menemukan secara dini kasus yang berpotensi menularkan, tenaga kesehatan dapat segera melakukan pemeriksaan lanjutan, memberikan terapi sesuai prosedur, serta melakukan pemantauan terhadap pasien hingga dinyatakan sembuh.
Sinergi yang terjalin antara Polri, tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu mempercepat pencapaian target Program Nasional Eliminasi Tuberkulosis. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mewujudkan generasi yang lebih produktif dan bebas dari ancaman TB Paru.
Polres Demak juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala TB seperti batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu, demam berkepanjangan, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, atau berkeringat pada malam hari. Deteksi dini dan pengobatan yang tuntas merupakan kunci utama dalam mencegah penularan sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia bebas Tuberkulosis.
Sumber: Humas Polres Demak. (Wid)

