x
Hotline News

Gubernur Koster Resmi Buka Pesta Kesenian Bali ke-48 Melalui Pelepasan Pawai Peed Aya

waktu baca 2 menit
Sabtu, 13 Jun 2026 22:32 4 Aziz Redaksi Jabar

ANALISASIBERNEWS.COM

DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster, secara resmi membuka Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 Tahun 2026 melalui pelepasan pawai budaya Peed Aya yang berlangsung di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandhi, Denpasar, Sabtu (13/6/2026).

Prosesi pembukaan dimulai tepat pukul 14.00 WITA dan dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Sang Made Mahendra Jaya, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama Prof. I Nengah Duija, Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, serta jajaran Forkopimda se-Bali.

Sebagai simbol dimulainya PKB ke-48, Gubernur Koster memukul kulkul sebanyak lima kali yang melambangkan persatuan dan kebersamaan masyarakat Bali. Suara kulkul kemudian disambut alunan gamelan Gong Gede Desa Adat Kesiman, Semar Pagulingan, serta iringan Maha Merdangga Kalpa yang menambah semarak suasana pembukaan.

Kemegahan acara semakin terasa melalui kolaborasi tari Siwa Nataraja yang dipersembahkan oleh Komunitas Seni Usadhi Langu bersama Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar. Sementara itu, pertunjukan Maha Merdangga Kalpa menghadirkan refleksi tentang makna waktu yang kekal serta keharmonisan semesta.

Pada penyelenggaraan tahun ini, PKB mengusung tema “Atma Kerthi Jiwa Sida Parisudha”, yang bermakna memuliakan jiwa menuju kesempurnaan. Tema tersebut diharapkan menjadi inspirasi dalam memperkuat nilai-nilai kebijaksanaan, spiritualitas, dan kebudayaan Bali yang adiluhung.

Pawai budaya Peed Aya diawali oleh kontingen Kabupaten Jembrana dan ditutup oleh penampilan dari Kota Denpasar. Beragam atraksi seni dan budaya yang ditampilkan menjadi daya tarik tersendiri bagi ribuan masyarakat yang memadati kawasan Bajra Sandhi.

Seluruh rangkaian Pesta Kesenian Bali ke-48 akan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 13 Juni hingga 11 Juli 2026, bertempat di Taman Budaya Provinsi Bali (Art Center) Denpasar. Festival budaya terbesar di Pulau Dewata ini menjadi ruang ekspresi sekaligus pelestarian seni, adat, dan tradisi Bali.

Di penghujung acara pembukaan, Gubernur Wayan Koster juga menyempatkan diri berjalan menyapa masyarakat yang hadir dan memberikan apresiasi atas antusiasme warga dalam mendukung pelaksanaan PKB ke-48.

(Wid)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x