

CyberNewsTv.id I MINAHASA UTARA – Akselerasi pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan vertikal masyarakat terus digalakkan. Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., melaksanakan kunjungan kerja strategis guna meninjau progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda “Kamanga” di Desa Kokoleh Satu, Kecamatan Likupang Selatan, Kabupaten Minahasa Utara, pada Rabu (02/09/2026).

Proyek monumental yang berada di bawah wilayah teritorial Kodim 1310/Bitung ini menjadi manifestasi nyata dari sinergitas tripartit antara TNI, Pemerintah Daerah, dan elemen masyarakat. Kedatangan Pangdam XIII/Merdeka beserta rombongan disambut langsung oleh Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ, jajaran forkopimda, perangkat desa, tokoh adat, serta sekitar 250 warga setempat yang antusias menyambut kehadiran fasilitas interkoneksi antardesa tersebut.
Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen dan kepedulian intensif TNI AD terhadap pemerataan pembangunan yang berorientasi pada kemaslahatan publik (public utility). Keberadaan Jembatan Perintis Garuda “Kamanga” diproyeksikan menjadi katalisator utama dalam memotong urat nadi isolasi geografis, memperlancar mobilitas, dan membuka aksesibilitas yang lebih luas bagi warga Desa Kokoleh Satu serta wilayah sekitarnya.
Dalam peninjauan fisik tersebut, Mayjen TNI Mirza Agus secara cermat memeriksa kelaikan dan kekuatan konstruksi jembatan. Dalam arahannya, Pangdam mengimbau kepada Hukum Tua (Kepala Desa) dan seluruh masyarakat untuk menumbuhkan rasa kepemilikan kolektif (sense of belonging) dengan menjaga dan merawat infrastruktur ini pasca-operasional agar memiliki daur pakai yang panjang.

“Apabila terdapat anomali minor terkait teknis konstruksi dalam beberapa bulan ke depan, segera sampaikan secara hierarkis agar dapat langsung disempurnakan. Orientasi utama kita adalah menghadirkan produk infrastruktur dengan standardisasi terbaik demi kepentingan masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Pangdam XIII/Merdeka.
Lebih lanjut, Pangdam mengungkapkan capaian progresif Kodam XIII/Merdeka yang telah berhasil merampungkan 97 jembatan, dengan sisa 25 jembatan yang ditargetkan selesai secara simultan pada bulan ini.
“Kami memerlukan multiplier support dan dukungan integratif dari seluruh masyarakat serta instansi terkait. Komitmen kami jelas, akselerasi ini difokuskan pada pemenuhan fasilitas vital masyarakat, mulai dari akses pendidikan anak sekolah, mobilisasi pelayanan kesehatan, hingga sektor penunjang lainnya,” tambahnya.
Pada moment yang sama, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ mengartikulasikan bahwa Jembatan Perintis Garuda “Kamanga” dipersiapkan sebagai instrumen pengungkit (leverage) roda perekonomian mikro, sekaligus mempermudah aksesibilitas pelayanan sosial dasar seperti pendidikan dan kesehatan.
Dandim menegaskan pentingnya pembangunan berbasis kebutuhan inklusif masyarakat guna memastikan output dari pembangunan ini dapat dirasakan secara optimal, berdaya guna, dan berkelanjutan (sustainable).
“Kolaborasi taktis antara TNI, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif masyarakat merupakan kunci utama keberhasilan ini. Sinergi ini harus terus dirawat secara konsisten demi kemakmuran bersama,” tegas Dandim.
Agenda peninjauan ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi militer dan pejabat sipil, di antaranya Danrem 131/Stg Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi, S.I.P., M.Han, CGCAE., Kapok Sahli Pangdam XIII/Mdk Brigjen TNI Saptono Siwarudin, Bupati Minahasa Utara Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.Si., M.M., Aster Kasdam XIII/Mdk Kolonel Daniel Lalawi, Kazidam XIII/Mdk Kolonel Czi Karter Joyi Lumi, S.I.P., perwakilan Kementerian Sosial RI Yesmi, Asisten 1 Pemkab Minut Umbase Mayuntu, Ketua DPRD Kab. Minut Vonny Adel Rumipunu, S.E., jajaran pimpinan Komisi DPRD Minut, direksi BUMD, Camat Likupang Selatan David Fransye Talumantak, S.Pd., M.A.P., Hukum Tua Desa Kokoleh Satu Adner Salmon Natan, S.E., serta elemen pelajar dan tokoh lintas agama setempat. ( Wid )


Tidak ada komentar