MEDIA ANALISASIBERNEWS.COM
Media AnalisasiberNews.com terus memperkuat jaringan perwakilan redaksi di berbagai wilayah Indonesia untuk mendukung penyampaian informasi yang cepat, akurat, berimbang, dan profesional kepada masyarakat.

KRESEK, TANGERANG| AnalisasiberNews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) tengah merealisasikan pembangunan jaringan irigasi permukaan Daerah Irigasi (D.I.) Kresek 2 di Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, pada Tahun Anggaran 2026.

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di area persawahan, pembangunan infrastruktur pertanian tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp1.947.364.000, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026.

Adapun pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Harmoni Struktura Nusa dengan jangka waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender.
Informasi pada papan proyek juga mencantumkan bahwa pembangunan tersebut dibiayai dari pajak masyarakat, sebagaimana tertulis dalam slogan, “Proyek ini dibiayai dari pajak yang Anda bayar.”

Pembangunan jaringan irigasi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas distribusi air ke lahan pertanian, menunjang produktivitas petani, serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Kresek yang dikenal sebagai salah satu kawasan pertanian di Kabupaten Tangerang.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada 30 Oktober 2026 sekitar pukul 07.42 WIB, papan informasi proyek terlihat terpasang di kawasan persawahan. Kondisi sebagian permukaan tanah di sekitar lokasi tampak retak dan kering.
Kondisi tersebut menjadi gambaran pentingnya ketersediaan jaringan irigasi yang memadai guna mendukung kebutuhan air bagi lahan pertanian, khususnya ketika memasuki musim kemarau.

Dengan nilai anggaran yang mencapai hampir Rp2 miliar, pembangunan jaringan irigasi D.I. Kresek 2 tentu diharapkan tidak sekadar menyelesaikan pekerjaan secara fisik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat petani.
Sebagai proyek yang menggunakan anggaran publik, pelaksanaan pembangunan ini perlu mendapatkan perhatian dan pengawasan dari berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun lembaga pengawas.
Kesesuaian spesifikasi teknis, kualitas material, ketepatan waktu pelaksanaan, serta hasil akhir pekerjaan menjadi sejumlah aspek penting yang harus diperhatikan agar anggaran daerah benar-benar memberikan manfaat optimal.
Masyarakat juga berhak mengetahui sejauh mana pembangunan tersebut mampu menjawab kebutuhan irigasi para petani di Kecamatan Kresek.
Pada akhirnya, keberhasilan proyek infrastruktur pertanian tidak hanya diukur dari terserapnya anggaran atau selesainya pekerjaan konstruksi, tetapi juga dari manfaat jangka panjang yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Penulis: Nurhaedi Nedi
Editor: Yudi Sayuti
Sumber: Analisasibernews.com

Tidak ada komentar