

BITUNG – Atmosfer kebanggaan dan nilai-nilai patriotisme menyelimuti Lapangan Secata Rindam XIII/Merdeka, Kelurahan Girian Indah, Kecamatan Girian, Kota Bitung. Ratusan siswa Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 secara resmi dilantik menjadi prajurit barisan terdepan penjaga kedaulatan NKRI pada Rabu (09/09/2026).
Upacara penutupan pendidikan formal ini dipimpin langsung oleh Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., selaku Inspektur Upacara. Momentum sakral ini turut dihadiri oleh Komandan Kodim 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made DJ, bersama jajaran pejabat teras TNI, elemen Pemerintah Daerah, serta para tamu undangan.
Prosesi ini menandai fase krusial bagi para prajurit muda yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian program pembentukan karakter, mental, dan fisik. Pendidikan intensif ini dirancang secara komprehensif untuk melahirkan prajurit yang memiliki kompetensi dasar keprajuritan yang andal, disiplin tinggi, ketangguhan mental, serta kapabilitas taktis yang siap diimplementasikan di kesatuan masing-masing.
Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) yang dibacakan oleh Pangdam XIII/Merdeka, disampaikan ucapan selamat kepada 19.144 mantan siswa di seluruh Indonesia yang hari ini resmi menyandang pangkat Prajurit Dua (Prada). Ditekankan bahwa keberhasilan ini merupakan manifestasi dari keteguhan disiplin, kerja keras, dedikasi lembaga pendidikan, serta restu dari orang tua. Capaian ini sejatinya disikapi dengan rasa syukur yang mendalam dan dijadikan sebagai batu pijakan awal dalam pengabdian panjang kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Amanat tersebut juga menyoroti akselerasi pembangunan kekuatan TNI AD, khususnya dalam pembentukan satuan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP). Kepercayaan untuk menjadi bagian dari unit strategis ini merupakan sebuah kehormatan besar yang menuntut komitmen, amanah, dan tanggung jawab penuh.
Sebagai pembekalan dalam mengawali karier militer, Pangdam XIII/Merdeka menegaskan empat pedoman strategis bagi para prajurit baru:
1. Mengoptimalkan setiap peluang sebagai media pembelajaran yang berkelanjutan guna pengembangan kapasitas diri.
2. Mempertajam naluri militer melalui pemeliharaan disiplin yang konsisten demi keberhasilan setiap penugasan.
3. Mendedikasikan kemampuan terbaik untuk melahirkan karya nyata bagi satuan dan masyarakat di mana pun ditugaskan.
4. Menjadikan setiap tantangan dan hambatan sebagai instrumen dalam membentuk karakter keprajuritan yang tangguh dan dewasa.
Di akhir amanatnya, Pangdam menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh penyelenggara pendidikan atas keberhasilan penyelenggaraan Dikmata Gelombang II TA 2026 yang berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai target kurikulum.
Pada kesempatan yang sama, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ memberikan pandangan strategisnya. Ia menyatakan bahwa pelantikan ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan gerbang awal dari pengabdian nyata. Para prajurit muda dituntut untuk terus mengasah kapasitas diri dan memegang teguh institusi moral keprajuritan, yaitu Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.
“Integritas, loyalitas, dan kedisiplinan merupakan fondasi fundamental yang wajib dipelihara demi menjaga kehormatan personal, marwah satuan, serta mempertahankan kepercayaan publik terhadap institusi TNI,” ujar Letkol Inf Dewa Made DJ.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa prajurit masa kini tidak hanya bertumpu pada kemahiran bertempur, tetapi juga harus mampu bertindak sebagai elemen humanis yang solutif di tengah masyarakat.
“Prajurit TNI AD harus merefleksikan karakter prajurit petarung yang tetap humanis, menguasai implementasi pembinaan teritorial, serta proaktif dalam mengurai kesulitan masyarakat di wilayah tugas masing-masing,” tegasnya.
Secara keseluruhan, upacara penutupan Dikmata Infanteri ini menjadi momentum strategis dalam meregenerasi sumber daya manusia TNI AD yang adaptif terhadap dinamika pertahanan negara sekaligus akselerator pembangunan nasional melalui kedekatan teritorial.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi militer dan sipil, di antaranya Kasdam XIII/Mdk Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo, S.I.P., Irdam XIII/Mdk Brigjen TNI Esy Suharto, Danrem 131/Stg Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi, S.I.P., M.Han., CGCAE., Kapoksahli Pangdam XIII/Mdk Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, Danrindam XIII/Mdk Brigjen TNI Wempi Ramandei, para Asisten Kasdam, Kabalak, serta Dansat jajaran Kodam XIII/Merdeka. Dari unsur pemerintahan, hadir Walikota Bitung Hengky Honandar, SE., beserta jajaran Forkopimda Kota Bitung, Anggota DPRD Provinsi Sulut Ruslan Abdul Gani, S.Sos., M.M., perwakilan BIN Korwil Bitung Thein H.C. Pakasi, Kadishub Pemkot Bitung Oktavianus Kandoli, M.Si., serta Wakil Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka beserta jajaran pengurus. Acara ditutup dengan penuh khidmat bersama 326 prajurit siswa yang dilantik di Secata Bitung serta dihadiri oleh rekan-rekan media cetak, elektronik, dan online. ( Wid )


Tidak ada komentar