

Analisasibernews.com, SINTANG – Menjawab tantangan krisis lingkungan dan kebutuhan dasar masyarakat, Polres Sintang secara resmi menginisiasi pembangunan dan meresmikan fasilitas sumur bor pada Senin (7/9/2026). Langkah strategis ini merupakan manifestasi nyata dari program berkelanjutan “Polri Peduli Air Bersih” sekaligus instrumen preventif dalam penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Sintang.
Seremoni peresmian yang berlangsung di SMP Panca Setya 2 Sintang, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu, Kecamatan Sintang ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan (stakeholders) krusial regional. Di antaranya adalah Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala, Kapolres Sintang AKBP Budi Hartono Sutrisno, S.H., S.I.K., M.Si., Dandim 1205/Sintang Letkol Arm Anggit Wijaksono, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sintang Sampe Ritonga, Kapolsek Sintang Kota Iptu Heru Woldy, S.H., serta Kepala SMP Panca Setya 2 Sintang Rosmiyati Baitanu.
Prosesi peresmian dan penyerahan fasilitas dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala. Fasilitas infrastruktur air yang dibangun ini memiliki spesifikasi teknis kedalaman mencapai 63 meter, yang ditopang dengan integrasi mesin pompa modern, tandon penampung volume tinggi, serta jaringan instalasi pipa distribusi yang siap dioperasikan secara optimal.
Sinergi Multisektoral dan Mitigasi Bencana :

Dalam keterangannya, Kapolres Sintang AKBP Budi Hartono Sutrisno, S.H., S.I.K.,.M.Si., menegaskan bahwa proyeksi pembangunan sumur bor ini tidak sekadar memenuhi aspek domestik kemasyarakatan, melainkan instrumen taktis penanganan bencana.
“Penyediaan sumur bor ini diharapkan dapat memberikan dampak multiplikatif (multiplier effect) bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan hak atas air bersih yang higienis. Di sisi lain, infrastruktur ini disiapkan sebagai sumber pasokan air strategis guna memitigasi dan menanggulangi eskalasi Karhutla, terutama saat memasuki siklus musim kemarau,” ujar AKBP Budi Hartono.
Lebih lanjut, Kapolres menggarisbawahi bahwa reduksi risiko Karhutla mutlak memerlukan kesiapsiagaan kolektif dan sinergi lintas institusi. Oleh sebab itu, Polres Sintang berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi interdisipliner bersama Pemerintah Daerah, TNI, sektor pemadam kebakaran, hingga pelibatan aktif elemen masyarakat.
Apresiasi Pemerintah Daerah :
Aksi responsif korps Bhayangkara ini mendapat respons positif dari jajaran eksekutif daerah. Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menyampaikan apresiasi dan penghormatan tertinggi atas kontribusi progresif Polri yang menyentuh langsung aspek kebutuhan vital publik.
Melalui peresmian fasilitas ini, Pemerintah Kabupaten Sintang optimistis ketahanan sosial masyarakat terhadap pemenuhan air bersih akan meningkat, sekaligus memperkokoh fondasi kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi ancaman Karhutla secara lebih terukur dan optimal. ( Wid )


Tidak ada komentar