LANDAK – AnalisaSiberNews.com – Kepolisian Resor (Polres) Landak menginisiasi aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan air bersih secara gratis kepada masyarakat yang terdampak musim kemarau di Dusun Sui Buluh, Desa Hilir Kantor, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk respons cepat dan kepedulian polisional terhadap pemenuhan kebutuhan dasar publik yang kian mendesak.
Kegiatan pendistribusian tersebut berlangsung pada Rabu sore (2/9/2026) dengan berpusat di halaman Masjid Babul Hasanah. Di tengah keterbatasan akses sumber daya air akibat fenomena iklim, intervensi sosial ini dirancang untuk memitigasi dampak kekeringan yang mengganggu aktivitas domestik warga.
Kehadiran armada pengangkut air bersih tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat. Bantuan ini diproyeksikan mampu menjaga ketahanan air harian keluarga di Dusun Sui Buluh, khususnya untuk keperluan sanitasi dan konsumsi mendasar selama periode kemarau berlangsung.
Kapolres Landak, AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud nyata dari representasi Polri yang senantiasa hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat di masa-masa krusial.

“Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian kami untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak langsung oleh musim kemarau. Kami berharap stimulus ini dapat memberikan manfaat instan dan menjaga stabilitas kesejahteraan warga,” ujar AKBP Devi Ariantari.
Lebih lanjut, AKBP Devi Ariantari menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Menurutnya, pemenuhan hak atas air bersih adalah tanggung jawab kolektif yang membutuhkan sinergitas solid antara institusi kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
Melalui momentum ini, Polres Landak tidak hanya berperan dalam koridor penegakan hukum, tetapi juga memanifestasikan fungsi pelayanan publik yang adaptif dan humanis.
Program asistensi sosial seperti ini berkomitmen untuk terus digulirkan guna memastikan masyarakat yang berada dalam situasi rentan tetap mendapatkan atensi dan penanganan yang optimal. ( Wid )

Tidak ada komentar