

Analisasibernews.com, DEMAK – Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, S.H., S.I.K., M.Si., menginstruksikan seluruh jajaran Polisi Wanita (Polwan) untuk terus mengakselerasi kompetensi dan kualitas pengabdian demi menghadirkan dampak multiplikasi yang nyata bagi eksistensi masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan dalam forum tasyakuran memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Polwan Republik Indonesia, yang diselenggarakan secara khidmat di Aula Wicaksana Leghawa Polres Demak pada Selasa, ( 1/9/2026 ).
Agenda seremonial ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU), Kapolsek di lingkungan Polres Demak, Ketua Bhayangkari Cabang Demak Ny. Serly Samelino beserta pengurus, perwakilan Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) Kodim 0716/Demak, serta seluruh personel Polwan Polres Demak.
Pada orasi sambutannya, AKBP Arrizal Samelino mengontekstualisasikan relevansi tema HUT Polwan tahun ini, yakni “Satu Polwan Memberi Dampak Signifikan Bagi Masyarakat.” Menurutnya, substansi nilai dari tema tersebut mengindikasikan bahwa tolok ukur kontribusi Polwan tidak lagi sebatas pada pemenuhan aspek birokratis dan tugas kedinasan, melainkan pada pemanfaatan konkret yang diresapi langsung oleh publik.
“Sebagai instrumen penegak hukum, Polwan dituntut untuk bertindak secara rigid dan tegas. Namun, dalam manifestasinya sebagai pengayom masyarakat, integrasi antara sentuhan humanis dan empati yang mendalam menjadi instrumen krusial yang sangat dibutuhkan,” ujar AKBP Samelino.

Lebih lanjut, ia menguraikan bahwa metodologi pendekatan humanis tersebut memegang peranan krusial, khususnya dalam penanganan perkara-perkara sensitif yang memproteksi hak perempuan dan anak, serta dalam membangun pola interaksi yang konstruktif dengan elemen masyarakat.
Pada momentum yang sama, Kapolres Demak turut memberikan apresiasi dan respek yang tinggi atas dedikasi ganda yang diemban oleh para Polwan. Ia mengakui kompleksitas dinamika peran di mana para personel harus mampu menyeimbangkan profesionalisme kerja sebagai abdi negara dengan fungsi domestik di lingkungan keluarga.
Guna menjawab tantangan zaman yang semakin dinamis, AKBP Samelino mengimbau seluruh Polwan untuk tidak menghentikan proses pengayaan diri (continuous learning). Ia mereduksi tiga pilar fundamental yang wajib terus diasah dan diinternalisasikan oleh setiap personel, meliputi kepemimpinan yang visioner (leadership), integritas moral (ethics), dan kemahiran teknis yang adaptif (technical skills).
“Polwan bukan sekadar simbol representasi kekuatan gender, melainkan wujud manifes dari kompetensi dan kapabilitas yang utuh,” tegasnya.
Menutup arahannya, Kapolres berharap refleksi HUT ke-78 ini dapat bertransformasi menjadi katalisator bagi seluruh Polwan Polres Demak untuk merevitalisasi profesionalisme kerja. Beliau menekankan agar penguasaan keahlian, keteguhan dedikasi, serta komitmen profesional dapat diaktualisasikan sebagai fondasi utama dalam memberikan pelayanan publik yang akuntabel dan penuh tanggung jawab.
Sumber : Humas Polres Demak.
Editor : Faozi


Tidak ada komentar