

ANALISASIBERNEWS.COM I KABUPATEN BANDUNG — Kunjungan kerja awak media ke Pemerintah Desa Cibeet, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, mendapat sambutan baik dari Kepala Desa Cibeet H. Jumhaya, S.Pd. Pertemuan tersebut diisi dengan wawancara eksklusif mengenai berbagai program desa dan strategi pemerintah desa dalam menjalankan pembangunan di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Dalam suasana penuh keakraban, H. Jumhaya menerima awak media dan membuka ruang dialog terkait arah pembangunan, pelayanan masyarakat, pemberdayaan warga serta program prioritas Desa Cibeet.
Wawancara tersebut menjadi momentum bagi awak media untuk menggali secara langsung bagaimana pemerintah desa menyikapi keterbatasan anggaran tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat.
H. Jumhaya menegaskan bahwa efisiensi bukan berarti menghentikan pembangunan. Menurutnya, pemerintah desa harus mampu menentukan skala prioritas dan memastikan anggaran yang tersedia digunakan secara tepat sasaran.

“Alhamdulillah, kunjungan dan silaturahmi ini berjalan dengan baik. Kami terus berusaha menjalankan amanah untuk masyarakat. Di tengah efisiensi, tentunya program harus disusun berdasarkan prioritas dan kebutuhan warga,” ujar H. Jumhaya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, lembaga desa dan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, setiap program diharapkan dapat dilaksanakan secara efektif dan memberikan manfaat nyata.
Bagi H. Jumhaya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik. Pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, ketahanan sosial, pendidikan, serta penguatan nilai kebersamaan juga menjadi bagian penting dari pembangunan.
Kunjungan awak media tersebut sekaligus menjadi ruang silaturahmi dan keterbukaan informasi. Media memiliki peran untuk menggali informasi dari sumber yang berkompeten dan menyampaikannya kepada masyarakat secara faktual, berimbang dan bertanggung jawab.
Dengan semangat amanah, kebersamaan dan gotong royong, Pemerintah Desa Cibeet berkomitmen tetap bergerak menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat, meskipun harus menyesuaikan diri dengan kondisi dan kebijakan efisiensi anggaran.
“Insyaallah, selama kita bersama-sama dan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat, setiap keterbatasan bisa kita sikapi dengan ikhtiar dan kebersamaan,” kata H. Jumhaya.
Redaksi


Tidak ada komentar