

BITUNG, SULAWESI UTARA | AnalisasiberNews.com — Sebanyak 50 pelajar terpilih resmi dikukuhkan sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kota Bitung Tahun 2026. Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting dalam mempersiapkan generasi muda untuk mengemban tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Gedung S.H. Sarundajang, Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Bitung Barat Satu, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Sabtu (15/8/2026).
Komandan Kodim (Dandim) 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ turut menghadiri kegiatan tersebut bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Lintas Sektoral Kota Bitung.

Upacara pengukuhan dipimpin langsung oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota secara resmi mengukuhkan sekaligus menyematkan tanda Perintis Kepemudaan kepada para pelajar yang terpilih.
Ke-50 calon Paskibraka tersebut merupakan siswa-siswi terbaik dari berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Bitung.
Dalam amanatnya, Wali Kota Bitung Hengky Honandar menekankan pentingnya menjaga integritas, kehormatan, disiplin, serta tanggung jawab selama menjalankan tugas sebagai calon Paskibraka.
Menurutnya, kesempatan menjadi bagian dari Paskibraka merupakan pengalaman berharga yang dapat menjadi bekal dalam membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan para pelajar.
Wali Kota berpesan agar seluruh anggota Paskibraka mampu menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, sekolah, dan Kota Bitung.
“Jagalah kehormatan diri, keluarga, sekolah, dan Kota Bitung. Jadikan pengalaman berharga ini sebagai fondasi untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik,” ujar Hengky Honandar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam proses pembentukan dan pembinaan para calon Paskibraka.
Apresiasi tersebut diberikan kepada para pembina, pelatih, pendamping, serta orang tua yang telah memberikan dukungan selama proses seleksi hingga pelatihan.
Dukungan tersebut dinilai memiliki peran penting dalam membentuk mental, kedisiplinan, dan karakter generasi muda Kota Bitung.
Lebih lanjut, Wali Kota mengingatkan para calon Paskibraka bahwa tugas yang akan mereka emban merupakan sebuah amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
“Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Jaga Merah Putih, jaga persatuan, dan teruslah mengukir prestasi untuk Indonesia dan Kota Bitung tercinta,” pesannya.
Ia berharap seluruh proses yang telah dijalani dapat memberikan pengalaman sekaligus membentuk karakter para pelajar agar mampu menjadi generasi penerus yang memiliki integritas dan kepedulian terhadap bangsa.
Wali Kota juga mengaitkan pembinaan generasi muda tersebut dengan visi pembangunan daerah, yakni “Harmonisasi Menuju Bitung Maju.”
Menurutnya, generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah masa depan daerah. Karena itu, pendidikan karakter, kedisiplinan, nasionalisme, serta semangat berprestasi perlu terus ditanamkan sejak dini.
Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ turut memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah melewati proses seleksi dan pembinaan.
Ia menilai kedisiplinan dan keteguhan mental yang ditunjukkan para pelajar merupakan modal penting dalam menjalankan tugas sebagai Paskibraka.
Menurutnya, menjadi bagian dari Paskibraka bukan hanya berkaitan dengan tugas pada saat upacara, tetapi juga merupakan kesempatan untuk menanamkan nilai patriotisme, nasionalisme, disiplin, dan tanggung jawab.
“Menjadi anggota Paskibraka adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab ideologis yang besar. Tugas ini menuntut disiplin tingkat tinggi dan semangat nasionalisme yang kokoh,” tegas Letkol Inf Dewa Made DJ.
Ia berpesan agar seluruh anggota Paskibraka melaksanakan amanah dengan penuh dedikasi demi menjaga kehormatan bangsa dalam pelaksanaan upacara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Laksanakan amanah ini dengan dedikasi terbaik demi kehormatan bangsa pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia nanti,” lanjutnya.
Pengukuhan 50 calon Paskibraka tersebut tidak hanya menjadi persiapan teknis menghadapi upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan karakter generasi muda.
Paskibraka diharapkan mampu menjadi ruang pembelajaran bagi para pelajar untuk memahami arti kedisiplinan, kerja sama, kepemimpinan, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap Tanah Air.
Pengalaman selama menjalani seleksi dan pelatihan juga diharapkan dapat menjadi bekal bagi para pelajar dalam menjalani kehidupan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Para anggota Paskibraka diharapkan mampu menjadi contoh positif bagi teman-teman sebaya dan lingkungan sekitarnya.
Pengukuhan tersebut juga menjadi momen kebanggaan bagi para orang tua dan sekolah yang mengantarkan putra-putrinya menjadi bagian dari Paskibraka Kota Bitung Tahun 2026.
Kehadiran orang tua dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan moral bagi para pelajar yang akan menjalankan tugas negara pada momentum bersejarah peringatan kemerdekaan.
Bagi para pelajar, kepercayaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya.
Prosesi pengukuhan berlangsung dalam suasana tertib, khidmat, dan penuh nuansa patriotisme.
Pengukuhan tersebut sekaligus menjadi simbol kesiapan Pemerintah Kota Bitung bersama seluruh unsur terkait dalam menyukseskan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
Kegiatan dihadiri unsur Forkopimda Kota Bitung, jajaran pejabat Pemerintah Kota Bitung, perwakilan TNI dan Polri, tim pembina dan pelatih, serta para orang tua anggota Paskibraka.
Dengan telah dikukuhkannya 50 calon Paskibraka tersebut, seluruh anggota diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh kedisiplinan, tanggung jawab, dan rasa cinta Tanah Air.
Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam meneruskan perjuangan para pendahulu bangsa.
Kemerdekaan tidak hanya diperingati melalui upacara, tetapi juga harus diisi dengan prestasi, pengabdian, persatuan, dan karya nyata.
Dari Kota Bitung, semangat tersebut diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari perjalanan generasi muda dalam menjaga Merah Putih serta membangun masa depan Indonesia.
(Wid)
Sumber: Informasi Kegiatan
Editor: Redaksi Analisa Siber News


Tidak ada komentar