x

Komisi B DPRD Kabupaten Bandung Bahas Perubahan RKPD 2026, Venny Noveny Tekankan Anggaran Efisien dan Berdampak Nyata

waktu baca 8 menit
Senin, 10 Agu 2026 22:39 4 siberadmin

KABUPATEN BANDUNG, JAWA BARAT| AnalisasiberNews.com  – Komisi B DPRD Kabupaten Bandung menggelar rapat kerja dalam rangka membahas perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan pembahasan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Agustus 2026.

INGIN BERLANGGANAN BERITA TERKINI?
Ikuti Saluran WhatsApp AnalisasiberNews.com — Semua Berita Langsung di HP Anda
IKUTI SEKARANG

Rapat kerja tersebut menjadi bagian penting dalam proses pencermatan terhadap rencana program dan alokasi anggaran perangkat daerah agar pelaksanaannya semakin efektif, kreatif, efisien, transparan, serta selaras dengan skala prioritas pembangunan daerah dan kebutuhan nyata masyarakat Kabupaten Bandung.

Dalam pembahasan tersebut, Komisi B DPRD Kabupaten Bandung melakukan pencermatan terhadap sejumlah rencana kerja dan perubahan anggaran pada perangkat daerah yang berkaitan dengan bidang perekonomian, keuangan, perindustrian, perdagangan, serta sektor-sektor lain yang menjadi ruang lingkup tugas Komisi B.

Salah satu anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bandung yang turut aktif dalam pembahasan tersebut adalah Venny Noveny, S.S., anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Daerah Pemilihan 3 Fraksi Partai Demokrat.

Venny Noveny menyampaikan bahwa pembahasan perubahan RKPD Tahun Anggaran 2026 dilakukan secara mendalam agar setiap perubahan program maupun anggaran benar-benar memiliki arah yang jelas dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, perubahan dalam perencanaan pembangunan daerah tidak boleh hanya bersifat administratif, melainkan harus menjadi upaya untuk memperbaiki kualitas program dan memastikan penggunaan anggaran daerah dapat menjawab kebutuhan masyarakat.

“Dalam rapat ini kami mencermati berbagai perubahan rencana kerja dan anggaran agar berjalan aktif, kreatif, efisien, serta sesuai dengan prioritas pembangunan daerah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Kabupaten Bandung,” ujar Venny Noveny.

Dorong Anggaran Tepat Sasaran dan Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Venny menegaskan bahwa Komisi B DPRD Kabupaten Bandung memiliki komitmen untuk terus mendorong tata kelola keuangan daerah yang terbuka, dapat dipertanggungjawabkan, tepat sasaran, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

Menurutnya, setiap anggaran yang dialokasikan pemerintah daerah harus memiliki tujuan yang jelas dan dapat diukur manfaatnya. Dengan demikian, program yang dilaksanakan tidak hanya terserap secara administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak positif terhadap kehidupan masyarakat.

“Melalui rapat kerja ini, kami Komisi B terus mendorong pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, tepat sasaran, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dengan perencanaan anggaran yang semakin baik, diharapkan program pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan hasilnya dapat dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Politisi Fraksi Partai Demokrat tersebut menilai bahwa transparansi dan akuntabilitas merupakan dua hal penting dalam pengelolaan anggaran daerah.

Masyarakat, kata dia, memiliki hak untuk merasakan hasil dari setiap program pembangunan yang dibiayai melalui anggaran pemerintah daerah.

Oleh karena itu, proses perencanaan harus dilakukan secara matang, melalui pembahasan yang objektif, serta mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan yang benar-benar ada di lapangan.

Perubahan RKPD Menjadi Tahapan Penting dalam Pembangunan Daerah

Pembahasan perubahan RKPD Tahun Anggaran 2026 menjadi salah satu tahapan penting dalam rangka menyesuaikan program pembangunan daerah dengan berbagai kebutuhan dan kondisi yang berkembang.

Perubahan perencanaan diperlukan agar program yang telah disusun sebelumnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan, kemampuan anggaran, serta skala prioritas yang harus didahulukan.

Komisi B DPRD Kabupaten Bandung melalui fungsi pengawasan dan penganggaran melakukan pencermatan terhadap berbagai program yang masuk dalam pembahasan.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan anggaran daerah digunakan secara efektif dan tidak terjadi pemborosan dalam pelaksanaan program.

Menurut Venny, perencanaan anggaran yang baik akan menentukan kualitas pelaksanaan pembangunan.

Apabila sejak awal program telah direncanakan dengan matang dan anggaran dialokasikan secara tepat, maka hasil pembangunan juga diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Sebaliknya, perencanaan yang kurang matang berpotensi menimbulkan program yang tidak berjalan optimal atau penggunaan anggaran yang tidak sesuai dengan kebutuhan prioritas.

Karena itu, pembahasan secara mendalam menjadi bagian penting sebelum dokumen anggaran memasuki tahapan selanjutnya.

Efisiensi Anggaran Harus Tetap Menjaga Kualitas Pelayanan Publik

Dalam pembahasan perubahan RKPD 2026, aspek efisiensi juga menjadi perhatian penting.

Efisiensi anggaran bukan berarti mengurangi program secara sembarangan, tetapi memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan pemerintah daerah memberikan hasil dan manfaat yang optimal.

Komisi B DPRD Kabupaten Bandung mendorong agar penggunaan anggaran dilakukan secara bijak dengan mengutamakan program-program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

Belanja daerah harus disusun berdasarkan skala prioritas dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Dengan pengelolaan anggaran yang tepat, pemerintah daerah diharapkan mampu menjaga keberlanjutan program pembangunan tanpa mengabaikan kebutuhan dasar masyarakat.

Efisiensi juga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Program yang didanai melalui anggaran daerah harus mampu memberikan dampak yang dapat dirasakan masyarakat, baik dalam bidang perekonomian, perdagangan, pengembangan usaha, maupun sektor lain yang berkaitan dengan kesejahteraan warga.

Komisi B Fokus pada Penguatan Perekonomian Daerah

Sebagai komisi yang membidangi perekonomian, keuangan, perindustrian, dan perdagangan, Komisi B DPRD Kabupaten Bandung memiliki peran penting dalam memberikan perhatian terhadap program-program yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi daerah.

Perekonomian yang kuat membutuhkan perencanaan pembangunan yang tepat.

Pemerintah daerah perlu memastikan bahwa program yang dijalankan dapat mendorong kegiatan ekonomi masyarakat, memberikan peluang bagi pelaku usaha, serta memperkuat sektor-sektor produktif.

Dalam konteks tersebut, perubahan RKPD Tahun Anggaran 2026 menjadi kesempatan untuk mengevaluasi program yang telah direncanakan dan melakukan penyesuaian apabila diperlukan.

Venny Noveny berharap perencanaan anggaran dapat diarahkan pada program-program yang produktif dan memiliki manfaat jangka panjang.

Menurutnya, pembangunan harus dilakukan secara berkelanjutan dan hasilnya harus dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas.

Pemerintah daerah dan DPRD memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan kebijakan pembangunan benar-benar memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

Transparansi dan Akuntabilitas Jadi Prinsip Utama

Selain efisiensi dan efektivitas, transparansi menjadi salah satu prinsip yang terus didorong dalam pembahasan pengelolaan anggaran daerah.

Transparansi diperlukan agar proses penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Sementara itu, akuntabilitas memastikan bahwa setiap program dan penggunaan anggaran memiliki dasar, tujuan, serta hasil yang dapat dievaluasi.

Dengan penerapan tata kelola yang baik, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan lembaga legislatif diharapkan dapat terus meningkat.

Venny menegaskan bahwa Komisi B akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar program dan anggaran yang telah direncanakan dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pengawasan tersebut penting untuk memastikan bahwa pelaksanaan pembangunan tetap berada pada jalur yang telah ditetapkan.

“Yang terpenting adalah bagaimana anggaran yang tersedia dapat dikelola dengan baik dan hasilnya benar-benar kembali kepada masyarakat dalam bentuk program serta pelayanan yang bermanfaat,” ujarnya.

Setiap Rupiah Anggaran Harus Memberikan Manfaat

Pembahasan perubahan RKPD juga menjadi momentum untuk memastikan setiap alokasi anggaran memiliki manfaat yang jelas.

Anggaran daerah berasal dari sumber-sumber keuangan yang dikelola pemerintah untuk kepentingan pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Karena itu, penggunaan anggaran harus dilakukan secara penuh tanggung jawab.

Program yang tidak memiliki dampak signifikan perlu dievaluasi, sementara program yang terbukti memberikan manfaat kepada masyarakat perlu terus diperkuat sesuai kemampuan anggaran daerah.

Melalui proses pembahasan di DPRD, berbagai program pemerintah daerah dapat dicermati dari berbagai aspek.

Mulai dari kebutuhan masyarakat, efektivitas program, kemampuan anggaran, hingga target dan hasil yang ingin dicapai.

Dengan proses tersebut, diharapkan tidak ada penggunaan anggaran yang hanya berorientasi pada penyerapan, tetapi mengabaikan kualitas hasil pembangunan.

DPRD dan Pemerintah Daerah Harus Bersinergi

Keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh satu pihak.

Dibutuhkan sinergi yang baik antara DPRD, pemerintah daerah, perangkat daerah, serta seluruh elemen masyarakat.

DPRD menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan, sementara pemerintah daerah melaksanakan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.

Melalui pembahasan RKPD dan tahapan anggaran, kedua lembaga tersebut diharapkan dapat membangun komunikasi yang konstruktif.

Setiap masukan dan evaluasi perlu diarahkan untuk memperbaiki kualitas program pembangunan.

Venny berharap proses pembahasan anggaran dapat menghasilkan kebijakan yang realistis, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kabupaten Bandung.

Menurutnya, pembangunan harus terus diarahkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan penguatan ekonomi daerah.

Masyarakat Diharapkan Merasakan Hasil Pembangunan Secara Adil

Tujuan utama pembangunan daerah adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, hasil pembangunan harus dapat dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat secara adil.

Venny Noveny menilai bahwa perencanaan anggaran yang baik akan membantu pemerintah daerah dalam menentukan program yang paling dibutuhkan.

Prioritas pembangunan harus disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan kondisi yang ada di setiap wilayah.

Dengan demikian, pembangunan tidak hanya terpusat pada satu sektor atau wilayah tertentu, tetapi dapat memberikan manfaat secara lebih merata.

“Dengan perencanaan yang baik dan penggunaan anggaran yang tepat, kami berharap hasil pembangunan dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas dan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan warga Kabupaten Bandung,” ungkapnya.

Cegah Pemborosan Melalui Perencanaan yang Matang

Pembahasan perubahan RKPD 2026 juga diharapkan dapat menjadi langkah preventif untuk mencegah terjadinya pemborosan anggaran.

Perencanaan yang matang sejak awal menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan program.

Setiap perangkat daerah diharapkan mampu menyusun program berdasarkan kebutuhan dan target yang jelas.

Program juga perlu disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah agar pelaksanaannya dapat berjalan secara realistis.

Komisi B DPRD Kabupaten Bandung akan terus memberikan perhatian terhadap efektivitas penggunaan anggaran.

Evaluasi terhadap program yang sedang berjalan maupun yang akan dilaksanakan menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan berikutnya.

Dengan adanya pengawasan dan pembahasan yang optimal, penggunaan anggaran diharapkan dapat semakin tepat sasaran.

Komitmen untuk Pembangunan Kabupaten Bandung

Rapat kerja pembahasan perubahan RKPD Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung pada 6 hingga 8 Agustus 2026 tersebut menjadi bagian dari komitmen Komisi B DPRD Kabupaten Bandung dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Melalui pembahasan yang dilakukan secara mendalam, Komisi B berupaya memastikan setiap perubahan rencana kerja dan anggaran dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Venny Noveny menegaskan bahwa DPRD akan terus mendorong tata kelola anggaran yang lebih baik, transparan, akuntabel, efektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Pembahasan tersebut juga menjadi langkah penting sebelum proses anggaran memasuki tahapan berikutnya.

Harapannya, setiap kebijakan dan alokasi anggaran yang ditetapkan benar-benar mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

Dengan perencanaan yang matang, pengelolaan anggaran yang efisien, serta pengawasan yang berkelanjutan, pembangunan Kabupaten Bandung diharapkan dapat berjalan semakin optimal.

Pada akhirnya, setiap rupiah anggaran daerah harus kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan, pelayanan publik, peningkatan ekonomi, dan program-program yang memberikan manfaat nyata.

Komisi B DPRD Kabupaten Bandung pun berkomitmen untuk terus mengawal proses tersebut agar pembangunan tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bandung.


Jurnalis: Ajunaedi
Editor: Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Media AnalisasiberNews.com
Saksikan siaran langsung dan video pilihan Media AnalisasiberNews.com secara langsung melalui kanal YouTube kami.
LIVE STREAMING

🇮🇩 JARINGAN REDAKSI SE-INDONESIA

ANALISASIBERNEWS.COM • Portal Berita Online (Media Siber)

🇮🇩 PROVINSI BANTEN
Kaperwil Banten
Supriyadi / Balon
Wakaperwil Banten
Rohmat
Kabid Investigasi
Jumadi (Leo)
Wartawan Provinsi Banten
Abdul Rohim Muhamad (Nana) Wisnu Azi Febrian
Kabupaten Tangerang — Kepala Biro
Sukendro
Wartawan Kabupaten Tangerang
Suryadin Dayat Hasan Muhamad Rohim / Bewok Karman Aliudin Bondan Samran Azizah Duni Umiyanti Ahmad Rosadi
Kota Tangerang — Kepala Biro
Yusniah
Kabupaten Pandeglang — Kepala Biro
Iwan
Wakil Kepala Biro
Armin
Wartawan Kabupaten Pandeglang
Salbari Mulyadi
🇮🇩 PROVINSI JAWA BARAT
Kaperwil Jawa Barat
Ajun Junaedi
Wakaperwil Jawa Barat
Asep Saepulloh
Wartawan Provinsi Jawa Barat
Boy Manahan Simanjuntak Wawan Purnawan Suparman
Kota Bandung — Kepala Biro
Susi Widia Ningsih
Kabupaten Bandung — Kepala Biro
Saliy
Wakil Kepala Biro
Marwan Wandjani
Wartawan Kabupaten Bandung
Dea Permana Usep Yudi Sutomo
Kabupaten Garut
Misbah
Kabupaten Purwakarta — Kepala Biro
Masih Dalam Proses Pengisian
Wakil Kepala Biro
Hendra Cipta
Kabupaten Indramayu — Kepala Biro
C. Whita
Wakil Kepala Biro
Sutarno Heriyanto
Wartawan Investigasi
Muhamad Muhidin
Wartawan Kabupaten Indramayu
Kasja Ihkwan Bin Kasim
🇮🇩 PROVINSI JAWA TENGAH
Kaperwil Jawa Tengah
Faozi
Wakaperwil Jawa Tengah
Hendine Hartono, S.H.
Sekretaris Provinsi Jawa Tengah
Ujang Haris
Wartawan Provinsi Jawa Tengah
Suhamadi
🇮🇩 PROVINSI JAWA TIMUR
Kaperwil Jawa Timur
Ernita Mangestuti
Wartawan Kabupaten Jombang
M. Faisol
🇮🇩 PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Kaperwil Kalimantan Barat
Samsani
Wakaperwil
Masih Dalam Proses Pengisian
Wartawan Provinsi Kalimantan Barat
Suhai Batul Aslamiyah
🇮🇩 PROVINSI SUMATERA UTARA
Kaperwil Sumatera Utara
M. Syahril Tarigan
Wakaperwil Sumatera Utara
Paulus Limbong
Kepala Biro Deli Serdang
Fendri Tarigan, S.Pd.
Wartawan Kabupaten Deli Serdang
Rudi Sinaga
🇮🇩 PROVINSI JAMBI
Kaperwil Jambi
Masih Dalam Proses Pengisian
Kabiro / Kontributor / Wartawan
Masih Dalam Proses Pengisian
Kabiro Kabupaten Muaro
Kamaludin
🇮🇩 PROVINSI LAMPUNG
Kaperwil Lampung
Tomi
Kabiro / Kontributor / Wartawan
Masih Dalam Proses Pengisian
🇮🇩 PROVINSI DKI JAKARTA
Kaperwil DKI Jakarta Barat
M. Rais
Wakaperwil DKI Jakarta Barat
Hermansyah
Wartawan DKI Jakarta Barat
Herawati Dawan Ervina Winski Silham Cahyadi Gunawan Felix Yassar Haslim Ari Safrudin
Komitmen Jaringan Redaksi
Seluruh jajaran redaksi, Kaperwil, Wakaperwil, Kepala Biro, wartawan, reporter, kontributor dan jaringan AnalisasiberNews.com wajib menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, independen, akurat, berimbang dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik, Pedoman Media Siber serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
TRENDING POST
Memuat berita terbaru...
LAINNYA
x
x
MEDIA INFORMASI & BERITA ONLINE

RATE IKLAN &
KERJA SAMA PUBLIKASI

Media AnalisasiberNews.com membuka kesempatan kerja sama publikasi bagi instansi, perusahaan, organisasi, UMKM, komunitas, dan masyarakat umum.

Promosikan Informasi Anda

Jangkau pembaca melalui berbagai pilihan layanan iklan, advertorial, liputan, dan kerja sama media yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

PILIHAN LAYANAN
01

BANNER IKLAN WEBSITE

Promosikan produk, jasa, program, kegiatan, perusahaan, maupun instansi melalui banner pada area strategis website.

  • Banner promosi
  • Banner instansi
  • Banner produk & jasa
  • Promosi kegiatan
RATE Hubungi Redaksi
03

LIPUTAN & PUBLIKASI

Layanan peliputan kegiatan dan publikasi melalui Media AnalisasiberNews.com sesuai kebutuhan mitra.

  • Kegiatan instansi
  • Event & acara
  • Kegiatan perusahaan
  • Kegiatan sosial
RATE Hubungi Redaksi
04

PROMOSI MEDIA SOSIAL

Perluas jangkauan informasi melalui kanal media sosial resmi Media AnalisasiberNews.com.

  • Promosi konten
  • Publikasi kegiatan
  • Kampanye informasi
  • Promosi produk & jasa
RATE Hubungi Redaksi
05

PAKET KERJA SAMA MEDIA

Paket kerja sama dapat disusun secara fleksibel berdasarkan kebutuhan publikasi dan promosi mitra.

  • Publikasi website
  • Banner iklan
  • Advertorial
  • Liputan kegiatan
  • Media sosial
RATE Konsultasi Redaksi
KERJA SAMA MEDIA

Bangun Publikasi Bersama Kami

Kami terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama publikasi yang profesional, transparan, dan saling menguntungkan.

✓ Publikasi website
✓ Banner iklan
✓ Advertorial
✓ Liputan kegiatan
✓ Publikasi media sosial
✓ Paket kerja sama media
INFORMASI & PEMESANAN

Hubungi Tim Redaksi

Untuk mendapatkan informasi mengenai harga, ukuran banner, posisi iklan, durasi tayang, paket advertorial, liputan, dan kerja sama media.

✉ HUBUNGI REDAKSI
redaksianalisasibernews@gmail.com
CATATAN REDAKSI

Setiap materi iklan dan publikasi akan melalui proses pemeriksaan sesuai ketentuan dan kebijakan redaksi. Materi yang bertentangan dengan hukum, etika jurnalistik, atau kebijakan media dapat ditolak.